Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Hyundai Nilai Tanpa Insentif Justru Dorong Pasar Hybrid - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Hyundai Nilai Tanpa Insentif Justru Dorong Pasar Hybrid

JAKARTA, KOMPAS.com – Hyundai akan meluncurkan All New Santa Fe pada Kamis, 24 Oktober 2024. Santa Fe generasi kelima akan hadir dengan dua mesin, hybrid dan bensin konvensional.

Read More : Rumor SPBU Shell di Indonesia Mau Tutup, Begini Faktanya

Keputusan Hyundai memperkenalkan Santa Fe bermesin hybrid memang menarik, apalagi Menteri Koordinator Perekonomian Airlanga Hartarto pada Agustus lalu mengatakan tidak ada insentif untuk kendaraan hybrid.

Baca Juga: Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2024 Sukses Diselenggarakan

Airlanga menegaskan, tidak ada perubahan kebijakan di bidang otomotif pada tahun ini, yang berarti tidak ada insentif untuk kendaraan hybrid pada tahun 2024.

Chief Operating Officer (COO) Hyundai Motors Indonesia (HMID), Franciscus Sorzopranotto, melihat situasi ini dari sudut pandang positif.

“Poin saya cuma, mau mobil listrik atau mobil hybrid, yang pembakarannya (mesin konvensional) selalu sama, kalau dipikir-pikir dan pasti akan bertindak, lebih baik kirim sinyal ke masyarakat atau distributor dan APM., agar distributor, APM dan konsumen bisa bersiap,” kata Perancis di Jakarta, Selasa (22/10/2024).

“Karena kalau tidak tiba-tiba harganya bisa turun sehingga konsumen yang sudah membeli akan kecewa,” ujarnya.

Baca Juga: Gresini Racing Berharap Marquez Tembus Tiga Besar Klasemen Akhir

Read More : Cegah Pemerasan, Polisi Perketat Pengawasan di Jalur Puncak

Sejauh ini, desakan pemerintah yang tidak memberikan insentif bagi mobil hybrid justru mendorong pengembangan hybrid. Menjadikan pasar hibrida lebih mandiri.

Baca selengkapnya: Dealer Mobil Bekas Penipuan yang Menyebabkan Masalah Mesin

“Kemarin sangat positif karena Pak Airlanga mengatakan karena tidak ada insentif, maka mereka yang ingin membeli hybrid lebih percaya diri untuk membelinya,” kata Prancis.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan hybrid (dari pabrik hingga diler) tercatat 40.702 secara nasional pada Januari hingga September 2024.

Jumlah tersebut sebanyak 34.135 unit, meningkat 19,23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengarkan pilihan berita dan berita terkini kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *