Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Italia Minta Uni Eropa Revisi Pembatasan Mobil BBM pada 2035 - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Internasional

Italia Minta Uni Eropa Revisi Pembatasan Mobil BBM pada 2035

JAKARTA, KOMPAS.com – Italia mendesak Uni Eropa (UE) meninjau kembali larangan penjualan bahan bakar minyak (BBM) kendaraan pada tahun 2035.

Read More : Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina yang Lempar Batu di Tepi Barat

Dikutip Drive, Senin (11/11/2024), permintaan tersebut seiring dengan kesulitan yang dihadapi industri otomotif Italia dalam transisi ke kendaraan ramah lingkungan.

Dalam dokumen yang diserahkan, Italia meminta UE untuk mempertimbangkan solusi yang lebih luas dan tidak hanya fokus pada kendaraan listrik dan hidrogen.

Baca juga: Selamat Datang di ASEAN, Ini Perbedaan Pabrik Aion di Indonesia dan Thailand

“Industri otomotif Italia saat ini berada dalam situasi yang sangat kritis,” kata dokumen tersebut.

“Tantangan besar terkait produksi, lapangan kerja, dan daya saing global memerlukan tindakan segera dan terkoordinasi di tingkat UE,” lanjutnya.

Kebijakan ini terkait dengan Kesepakatan Hijau Eropa, yang menyerukan produsen mobil Eropa untuk mengurangi emisi mobil baru sebesar 55 persen pada tahun 2030.

Larangan penjualan mobil berbahan bakar bensin dan diesel akan mulai berlaku pada tahun 2035, bersamaan dengan target pengurangan emisi sebesar 100 persen. Italia khawatir transisi ini belum siap dan dapat berdampak pada sektor ketenagakerjaan dan perekonomian.

Read More : Meski Paus Fransiskus Sakit, Raja Charles Akan Tetap ke Vatikan

Selain itu, industri otomotif Eropa menghadapi persaingan ketat dari pabrikan asing, terutama China, yang semakin mendominasi pasar kendaraan listrik dengan harga yang semakin kompetitif.

Sebagai tindakan pengamanan, Uni Eropa telah menaikkan tarif impor kendaraan listrik buatan Tiongkok menjadi 45 persen.

Baca Juga: Daftar Harga Mobil Bekas Murah Hingga Akhir Tahun 2024

Italia bukan satu-satunya negara yang menentang larangan tersebut. Negara lain, seperti Jerman dan Republik Ceko, serta Partai Rakyat Eropa (EPP), juga melakukan protes.

EPP menyerukan kepada UE untuk mengizinkan penjualan mobil yang menggunakan bahan bakar tanpa emisi seperti biofuel atau bahan bakar sintetis, karena teknologi pembakaran canggih dianggap sebagai alternatif yang lebih realistis terhadap lingkungan dibandingkan hanya mengandalkan kendaraan listrik. Dengarkan berita dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *