Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

Kata Gerard Pique soal Era Keemasan bersama Guardiola di Barcelona - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Kata Gerard Pique soal Era Keemasan bersama Guardiola di Barcelona

KOMPAS.com – Mantan bek Barcelona Gerard Pique mengenang kembali masa kejayaannya di Barcelona saat bermain di bawah asuhan Pep Guardiola. 

Read More : GLOBAL NEWS Rencana Timnas Indonesia Usai Lawan Bahrain, Sewa Pesawat ke China

Gerard Pique mengumumkan pengunduran dirinya dari Barcelona pada Kamis (3/11/2022).

Pique menyebut Guardiola adalah sosok yang jenius tiada tara terutama dalam menyusun strategi dan menjaga motivasi pemain.

“Kami punya talenta yang luar biasa, tapi yang paling spesial adalah kombinasi dengan Pep. Kami datang bersama, saya sebagai pemain dan dia sebagai pelatih,” ucapnya. 

Ada Messi, Xavi, Iniesta, Puyol, Busquets, mereka semua berkembang di La Masia. Kami selalu saling kenal dan semuanya terasa natural, kata Pique dikutip Corriere dello Sport.

Baca juga: Real Sociedad vs Barcelona: Reaksi Pedro atas kekalahan mengejutkan Barca

Pique menilai Guardiola sebagai pelatih yang mampu membaca permainan dengan baik, memberikan instruksi taktis yang tajam, dan memberikan pemain alat yang lengkap dalam menyerang dan bertahan. 

“Dia tak tertandingi dalam menyampaikan pesan-pesan motivasi. Dia menjaga fokus kami tetap tinggi selama bertahun-tahun,” katanya.

Meski mengenang masa-masa emas itu dengan penuh kebanggaan, Pique mengakui bahwa bermain dengan intensitas tinggi terkadang bisa melelahkan, apalagi dengan padatnya jadwal klub-klub besar. 

Ia merasa rutinitas bermain tiga hari sekali membuatnya bosan. 

“Beberapa tahun di klub besar seperti Manchester United dan Barcelona, ​​​​di mana Anda harus bermain setiap tiga hari dan pada akhirnya Anda tidak bisa mengatasinya lagi,” kata Pique.

Read More : SP NEWS GLOBAL Olahraga Jadi Alat Diplomasi Efektif untuk Tangkal Ekstremisme

Meski demikian, Pique tetap mengingat momen-momen tersebut sebagai kenangan indah. 

“Saya punya kenangan indah, saya beruntung bisa memenangkan banyak gelar dan mewujudkan impian masa kecil saya untuk bermain di Camp Nou.

Baca juga: Hans Flick mengungkap rahasia di balik kemenangan sempurna Barcelona di Liga Champions

Di bawah asuhan Pep Guardiola, Gerard Pique menjadi bagian penting dominasi Barcelona di berbagai kompetisi. 

Di level domestik, ia membantu tim memenangkan tiga gelar La Liga, dua Copa del Rey, dan tiga Piala Super Spanyol. 

Di Eropa, Pique berjasa memenangkan Liga Champions dan dua Piala Super UEFA. 

Selain itu, Barcelona juga telah memenangkan dua Piala Dunia Antarklub FIFA di kancah internasional. 

Era ini mengukuhkan kejayaan Barcelona dan peran penting Pique di dalamnya. Dengarkan berita dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *