Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

Kemenkes Dekati 3 Kandidat Vaksin TBC dari Negara Berbeda - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Kemenkes Dekati 3 Kandidat Vaksin TBC dari Negara Berbeda

KOMPAS.com-Pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi beberapa produsen vaksin terkemuka di beberapa negara untuk mengembangkan vaksin tuberkulosis (TB).

Read More : Paus Fransiskus Alami Trombositopenia, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat program pengendalian TBC di Indonesia, mengingat Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia.

“Ada 3 kandidat vaksin TBC yang kami dekati, ketiganya dari negara berbeda,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sedikin di Bali, Senin (11/11/2024), seperti dilansir situs Kementerian Kesehatan.

Baca juga: Bagaimana TBC Bisa Menular? Berikut penjelasannya…

Kandidat vaksin pertama adalah vaksin tuberkulosis yang dikembangkan oleh Bill and Melinda Gates Foundation dan GlaxoSmithKline (GSK) dari Amerika Serikat. Vaksin ini dikembangkan dengan protein rekombinan.

Kandidat vaksin kedua dikembangkan bekerja sama dengan perusahaan farmasi Tiongkok, CanSino, dan perusahaan biofarmasi Indonesia, Etana.

Pengembangan vaksin ini menggunakan teknologi vektor virus dan saat ini sedang dalam uji klinis tahap pertama.

Kandidat vaksin ketiga dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, dan perusahaan farmasi Indonesia, Biofarma. Pengembangan vaksin ini menggunakan teknologi mRNA.

Read More : Kasus Rabies Meningkat, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan

“Kami juga akan berkontribusi mengikuti proses uji klinis ketiga produsen vaksin tuberkulosis tersebut,” kata Menkes.

Baca juga: Apa Ciri-Ciri Orang Menderita TBC?

Selain itu, Menkes menyampaikan bahwa vaksin yang sedang dikembangkan ini ditujukan untuk anak-anak dan orang dewasa.

Selain itu, vaksin juga diperuntukkan bagi mereka yang belum tertular atau pernah tertular virus tuberkulosis. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *