Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Kenapa Setelah Ban Ditambah Udara, Mobil Jadi Lebih Responsif? - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Kenapa Setelah Ban Ditambah Udara, Mobil Jadi Lebih Responsif?

KLATEN, KOMPAS.com – Penambahan udara pada ban mobil tidak berhubungan langsung dengan mesin. Jadi, tidak bisa disebut sebagai penambah energi.

Read More : Patwal Arogan di Puncak, Bukti Banyak Oknum Polisi yang Minim Etika

Namun, menambahkan udara pada ban mobil yang kempes atau kurang angin dapat meningkatkan performa kendaraan.

Muchlis, pemilik Garasi Auto Service Sukoharjo, bengkel spesialis Toyota Mitsubishi, mengatakan menambahkan udara pada ban akan meningkatkan tekanan udara di dalamnya.

Baca juga: Tanda Tekanan Ban Mobil Rendah, Pengendara Harus Hati-hati

Tekanan ban mobil yang lebih rendah dari ketentuan dapat menambah beban kerja mesin, kata Machlis. Sebab, tarikannya terasa berat dan akselerasinya lambat.

“Jika tekanan udara ban rendah berarti gaya gesek antara tapak ban dengan permukaan jalan tinggi sehingga mempengaruhi kecepatan kendaraan, seperti melaju di atas pasir, sehingga akselerasi menjadi lambat dan juga sia-sia. . bahan bakar.” kata Muchlis baru-baru ini.

Menurut Machlis, penambahan udara sesuai tekanan udara, tergantung beban, membuat performa ban lebih baik. Sehingga tercipta tarikan yang proporsional.

Baca Juga: Begini Cara Akselerasi Scoopy Lebih Responsif Tanpa Modifikasi ECU

Read More : Salah Injak Pedal, Pajero Sport Tabrak Toko Percetakan di Surabaya

“Kalau tekanan udaranya pas, roda lebih mudah berbelok, tapi kalau rata, butuh tenaga lebih untuk memutarnya, sehingga pengemudi harus mendorong gas lebih dalam,” kata Muchlis.

Namun, Machlis mengatakan konsumen tidak bisa langsung menambahkan angin pada ban jika dirasa mobil kurang responsif.

“Produsen menetapkan standar tekanan udara pada ban mobil berdasarkan bebannya, dan setiap mobil berbeda-beda berdasarkan jenis mobil dan beban yang dibawa,” kata Muchlis.

Machlis mengatakan, informasi tekanan ban ditempel di pilar kanan pintu depan agar konsumen memperhatikan dan memantau penggunaannya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstall.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *