Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Kesalahan Fatal Pengendara Motor Saat Hujan, tapi Jarang Sadar - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Kesalahan Fatal Pengendara Motor Saat Hujan, tapi Jarang Sadar

JAKARTA, KOMPAS.com – Hujan kerap menyulitkan pengemudi di jalan raya. Namun banyak pengemudi yang mengabaikan keselamatan dengan melakukan beberapa kesalahan fatal saat berkendara di tengah hujan.

Read More : Polisi Akan Terapkan Contraflow dan One Way Saat Mudik Lebaran

Mulai dari penggunaan peralatan yang salah hingga kebiasaan mengemudi yang berbahaya, kecenderungan ini dapat membahayakan Anda atau pengguna jalan lainnya.

Menurut Victor Assani, Ketua Keselamatan Jalan dan Olahraga Motor Asosiasi Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (AISI), pengendara kerap meremehkan bahaya hujan.

Baca juga: Kisaran Harga Pengosongan Tangki Bahan Bakar di Bengkel Umum

Kesalahan paling umum adalah memakai jas hujan model ponco. Hujan ini bisa berayun tertiup angin atau menggantung di roda sehingga bisa menyebabkan kecelakaan, kata Victor kepada Kompas.com, Senin (12/9/2024).

Victor juga menambahkan, sebagian besar pengemudi tidak memperhatikan kondisi teknis kendaraannya sebelum berangkat. Rem, ban, dan lampu merupakan komponen penting yang perlu dijaga kondisinya secara optimal, terutama saat hujan.

“Saat jalan licin dan jarak pandang terbatas, rem atau ban kempes bisa menyebabkan kecelakaan.

Selain itu, kebiasaan mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi atau melewati genangan air juga merupakan kesalahan yang sering dilakukan. Berkendara melewati genangan air tidak hanya membahayakan keselamatan pengemudi, tapi juga berisiko merusak mesin.

Baca juga: Diskon Honda EM1 e: Hingga Rp 30 Jutaan, Kata AHM

“Jika air masuk ke ruang bakar mesin, bisa terjadi water hammer. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin, dan biaya perbaikannya tidak murah,” kata Victor.

Read More : Modifikasi Yamaha F1ZR Caltex, Habiskan Rp 200 Juta

Victor juga mengingatkan pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain saat hujan. Kondisi hujan membuat jarak pengereman menjadi lebih jauh dari biasanya.

“Banyak pengendara yang memaksakan diri untuk menyalip atau melaju kencang di jalan licin, padahal itu sangat berbahaya,” ujarnya.

Mewaspadai kondisi jalan juga merupakan faktor penting. Menurut Koswara, pengemudi sebaiknya memilih jalur biasa untuk menghindari risiko lubang tertutup genangan air.

“Tidak jarang pengendara melewati jalan yang tergenang air sehingga dapat menyebabkan kecelakaan atau kerusakan ban,” ujarnya.

Baca juga: Trijaya Union Siapkan Bus Baru, Hadirkan Teknologi dari Mobil Penumpang

Dengan memahami kesalahan ini, kami berharap pengemudi lebih waspada dan bijak saat berkendara di tengah hujan.

Persiapan peralatan yang tepat, pemeriksaan kendaraan, dan mengemudi dengan hati-hati adalah kunci untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Dengarkan berita terbaru kami dan pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *