Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Khusus Mobil Matik, Radiator Sudah 150.000 Km Wajib Diganti - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Khusus Mobil Matik, Radiator Sudah 150.000 Km Wajib Diganti

KLATEN, KOMPAS.com – Mobil matic umumnya memiliki karakteristik pengoperasian yang berbeda dengan mobil manual. Tentunya konstruksi mesinnya juga berbeda, terutama pada sistem pendingin atau radiatornya.

Read More : Kawasaki Serius Bikin Motor Hidrogen, Muncul Paten Model Skutik

Tak hanya mendinginkan mesin, radiator pada mobil juga bertugas menjaga suhu radiator agar tidak terlalu panas. Oleh karena itu, bila performanya menurun maka harus segera diganti.

Hardy Vibovo, pemilik bengkel mobil Aha Motor Yogyakarta, mengatakan radio memiliki umur yang panjang sehingga bisa rusak jika digunakan.

Baca juga: Kasus Patah Gardan Mobil Akibat Barang Patah

Khusus mobil matic, dampak kerusakan radiator bisa merusak transmisi, kalau mobil manual hanya berdampak pada mesinnya saja, kata Hardy kepada Kompas.com, Kamis (17/10/2024).

Hardy mengatakan, radio pada mobil matic wajib diganti jika sudah tua atau mobil sudah menempuh jarak 150.000 km, baik rusak maupun tidak.

“Wah, karena kita tidak bisa memprediksi secara pasti kapan tabung pendingin oli di tabung pendingin yang lebih kecil akan rusak, jadi saran saya tunggu dan lihat saja,” kata Hardy.

Hardy mengatakan, perangkat tersebut harus diganti ketika kendaraan otonom mencapai jarak 150.000 km, karena kendaraan pada usia tersebut rentan terhadap kerusakan radio.

Baca juga: Catatan, Kerusakan Radiator Pengaruhi Kinerja Transmisi

Read More : Hyundai Mau Bikin Tempat Berkumpul dan Bermain buat Penggemar N Brand

“Tentu saja mengganti radiator lebih murah, tapi jika mengendarai mobil yang radiatornya bermasalah, dampak kerusakannya bisa lebih parah, termasuk pada mesin dan transmisinya,” kata Hardy.

Hardy mengatakan, jika selang oil cooler yang berfungsi mendinginkan oli transmisi rusak dan bocor, efek sampingnya adalah oli transmisi akan bercampur dengan air di dalam cooler. Sebab, komponen transmisi rentan mengalami keausan.

“Dampak terburuknya adalah jika transmisi dan gardan rusak (pada penggerak roda depan), karena mekanik internal telah rusak dan dinding luarnya aus, oli transmisi cepat habis dan mobil rusak.” Jangan mulai, kata Hardy.

Baca juga: Ini Bencana Mobil matic CVT

Selain kerusakan pada transmisi, menurut Hardy, jumlah air di radiator bisa berkurang karena sebagian mengalir ke ruang oli transmisi. Jadi ada kemungkinan mesin akan overheat.

Jadi kalau mempertimbangkan dampak kerusakannya, bisa besar dan luas. Oleh karena itu peralatan radio yang sudah habis masa pakainya harus diganti untuk mencegah kerusakan yang serius. Dengarkan berita terbaru dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://vvv.vhatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *