Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Kim Jong Un: AS dan Barat Perluas Cakupan Intervensi Militer secara Global - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Kim Jong Un: AS dan Barat Perluas Cakupan Intervensi Militer secara Global

PYONGYANG, KOMPAS.com – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menuduh Amerika Serikat dan Ukraina Barat menggunakan tentara untuk memperluas cakupan intervensi militer mereka di dunia.

Read More : Kebijakan Trump yang Kontroversial: Keluar dari Paris Agreement dan WHO, Bebaskan 1.583 Perusuh Gedung Capitol

Korea Selatan dan Amerika Serikat sebelumnya menuduh Korea Utara mengirimkan lebih dari 10.000 tentara untuk membantu Rusia melawan Ukraina.

Sebagai imbalannya, para ahli mengatakan, Kim Jong-un menginginkan teknologi canggih Rusia untuk pasukannya, serta pengalaman tempur.

Baca juga: Inilah Rudal Jarak Jauh yang Akan Digunakan Ukraina untuk Menyerang Rusia

Namun, Korea Utara membantah pengerahan tersebut dan Kim Jong Un tidak menyebutkannya dalam pidatonya di depan komandan batalion yang disiarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).

“AS dan negara-negara Barat memanfaatkan konflik di Ukraina untuk memperluas skala intervensi militer mereka di seluruh dunia,” kata Kim.

“Mereka juga berusaha meningkatkan pengalaman tempur mereka dengan menggunakan Ukraina sebagai kekuatan penyerang melawan Rusia,” tambahnya.

Ia juga mencatat bahwa kelanjutan bantuan militer AS ke Ukraina menimbulkan kekhawatiran mengenai Perang Dunia III.

Kim telah berjanji untuk memperkuat pertahanan nuklir negaranya tanpa batas.

Peringatannya muncul setelah Seoul mengatakan pekan lalu bahwa pasukan Korea Utara telah memulai operasi militer bersama pasukan Rusia di perbatasan dengan Ukraina.

Read More : Ledakan Bom Mobil di Suriah, 15 Tewas Mayoritas Perempuan

“Kim kemungkinan akan mengerahkan pasukan tambahan untuk mendukung perang Rusia di Ukraina,” kata Hong Min, analis senior di Institut Unifikasi Nasional Korea.

Selain itu, Korea Utara baru-baru ini meluncurkan rudal balistik dan menguji ICBM berbahan bakar padat baru.

Baca juga: 59 Drone Ukraina Ditembak Jatuh Rusia Tadi Malam

Pengerahan pasukan oleh negara bersenjata nuklir ke Rusia telah menimbulkan kekhawatiran di Korea Selatan.

Korea Selatan sejauh ini dilaporkan menolak seruan untuk mengirim senjata mematikan ke Kiev.

Namun, baru-baru ini diumumkan bahwa mereka akan beralih ke kebijakan baru tanpa aturan. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *