Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

Koalisi Pemberontak Mali Tuduh Tentara Bayaran Rusia Bunuh 9 Warga Sipil - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Koalisi Pemberontak Mali Tuduh Tentara Bayaran Rusia Bunuh 9 Warga Sipil

BAMAKO, Kompas.com – Aliansi pemberontak Mali menuduh tentara Rusia dan tentara bayaran menyerang kendaraan di wilayah Segou Mali, menewaskan sembilan warga sipil.

Read More : Malaysia Tangkap 35 WNI dalam Kasus Perdagangan Orang

Hal tersebut dilaporkan pada Sabtu (4/1/2025) malam oleh kelompok masyarakat sipil dan koalisi pemberontak Mali.

Mohamed Almauloud Ramadane, juru bicara koalisi kelompok Tuareg yang memperjuangkan tanah air merdeka di Mali utara, mengatakan kendaraan tersebut sedang melakukan perjalanan dari kota Nyono ke kamp pengungsi di Mauritania ketika diserang pada hari Kamis.

Baca juga: Meski Hari Ini Hari Terakhir, Penyidik ​​Akan Upayakan Perpanjangan Surat Perintah Penangkapan Presiden Korsel

Dia dan asosiasi masyarakat sipil setempat Kal Akal mengatakan serangan itu dilakukan oleh pejuang yang bersekutu dengan angkatan bersenjata Mali dan kelompok kontraktor militer swasta Wagner Russia.

Dalam pernyataan terpisah, ketua Kel Ansar, salah satu kelompok Tuareg terbesar, menyerukan penyelidikan.

Namun, dia mengatakan bukan pasukan Mali yang berada di balik pertumpahan darah tersebut, dikutip Reuters, Minggu (5/1/2025).

Militer Mali tidak menanggapi permintaan komentar. Sedangkan untuk Wagner, belum bisa segera dihubungi.

Read More : [POPULER GLOBAL] Peran Krusial Iran | Polisi China Jiang Tuai Pujian

Pasukan Wagner (tentara bayaran Rusia) berada di Mali setelah tentara merebut kekuasaan dalam dua kudeta pada tahun 2020 dan 2021.

Serta penarikan pasukan Prancis dan PBB. Dia mendukung pasukan Mali dalam perang melawan pemberontak dan separatis Tuareg.

Baca juga: Joe Biden: Jangan Lewatkan Kerusuhan di Gedung Capitol AS pada 2021

Pada bulan Desember, Human Rights Watch mengatakan angkatan bersenjata Mali, yang didukung oleh Wagner dan kelompok bersenjata Islam, telah melakukan pelanggaran serius terhadap warga sipil yang melanggar hukum perang. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *