Jakarta, Compass.com – Sekretaris Jenderal PDI -Hasto Kristiyanto mempertanyakan manajemen Komisi Estradikasi Korupsi (KPK), yang baru saja ditunjuk dengan sangat cepat untuk menentukan kliennya sebagai tersangka.
Hasto diakui sebagai mencurigakan dalam dugaan suap dengan mantan tim PDI-P Maspik dan investigasi.
Ini diserahkan oleh pengacara Hasto, Ronny Talapessa, yang membaca kesimpulan selama persidangan sebelumnya di Jakarta Selatan (Jakarta Selatan (Jakarta Selatan).
“Keputusan pemimpin responden sebagai pemimpin yang baru saja diresmikan sangat cepat untuk menentukan pemohon sebagai tersangka karena pemimpin KPK 2024-2029 hanya diberikan pada 20 Desember 2024,” kata Ronny di ruang sidang, Rabu (5/2/ 2025).
Baca Juga: Para Hakim diminta untuk membatalkan status Hasto Kristiyanto yang mencurigakan di Kode Prosedur Pidana
Ronny mengatakan bahwa hanya tiga hari setelah pemindahan posisi dan secara resmi menyelesaikan PKC, mereka segera mengeluarkan perintah investigasi (Sprindik), yang ia sebut Hasto sebagai tersangka.
Selain Sprindik, CCP segera mengeluarkan surat pemberitahuan pada awal penyelidikan (SPDP) pada 23 Desember 2024.
“Responden Sprindik dan SPDP, mengeluarkan petisi, diadakan dengan cepat dan tak lama setelah manajemen terdakwa mengatakan sumpah,” kata Ronny. “Kami telah melihat ini sejak periode sejak transfer posisi manajemen KPK pada 20 Desember 2024, di mana kami memutuskan keberadaan dua tindakan kriminal pada saat yang sama dalam kasus yang diduga terkait dengan pemohon” – Ronny melanjutkan.
Baca Juga: Ketika KPK merasa terluka karena Hasto Camp meningkatkan permintaan sebelumnya 2 kali …
Dalam kasus ini, Hasto, bersama dengan mantan staf PDI Paephul Bahri dan Donna Tri Istiqomah, diduga terlibat dalam penyuapan yang diberikan oleh Harun Masiku yang mencurigakan dengan mantan Komisaris KPU Wahyu Setiawan.
“Tindakan HK (Hasto Kristiyanto) saudara laki -laki dengan saudaranya HM dan teman -temannya dalam memberikan suap setiawan Wahyu (mantan Komisaris KPU) dan Agustiani,” kata presiden Setyo Budyanto di sebuah konferensi pers di KPK Red and White Building, Jakart, Jakart, kata Jakart, kata KPK, Jakart, Jakart, Jakarart, Jakarta, Jakarta, Jakarta, Jakarta, Jakarta, Jakart, Selasa 24 Desember 2024
Hasto dengan Maspikik, Saephul Bahri dan Donny Tri Istiqomah disuap oleh Wahyu Setiawan dan Agustina Tio Frideelina dalam jumlah $ 19.000 Singapura dan $ 38 350 Dolar Singapura pada Desember 2019 hingga 23 Desember 2019.
Uang pelumas ini disebut KPK, jadi Mason Harun saya harus digambarkan sebagai anggota Parlemen Indonesia untuk 2019-2024 dari bagian selatan pemilihan I.
Mengingat KPK pra -trial ini, adalah optimis bahwa ia dapat membuktikan keterlibatan Hasto Kristiyanto dalam penyuapan kasus saya.
Presiden Kode Prosedur Pidana, Setyo Budiyanto, menyatakan bahwa KUHP Kasus Pidana tidak sewenang -wenang dalam menentukan status dugaan Hasto.
“Kami telah menyiapkan semua yang kami miliki tim. Seperti kata, ini adalah bukti formal yang telah kami siapkan – kata Styo di gedung KPK, Jakarta, Selasa (14.02.2025). Periksa berita utama dan pesan yang dipilih oleh pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih akses utama –canal Anda ke Compass.com Saluran Whatsapp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbppzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.