Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

Man City Krisis, Guardiola Merasa Tak Cukup Bagus, Pemain Masih Percaya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Man City Krisis, Guardiola Merasa Tak Cukup Bagus, Pemain Masih Percaya

KOMPAS.com – Pep Guardiola merasa tidak cukup baik setelah kekalahannya dari Man City dari Man United. Meski demikian, para pemain City tetap percaya pada Guardiola.

Read More : Ole Romeny dan Dua Pemain Lain Akan Jalani Sumpah WNI pada 8 Februari

Man City asuhan Pep Guardiola tak bisa lepas dari masalah ini. Publik menyimak kekalahan kedelapan dalam 11 pertandingan terakhir semua kompetisi dalam derby Manchester.

Laga pekan ke-16 Liga Inggris 2024-2025 antara Man City kontra Man United di Etihad Stadium, Minggu (15/12/2024) berakhir 1-2 untuk tim tamu.

Usai kalah dalam derby Manchester, pelatih Man City, Pep Guardiola, merasa tidak becus mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi tim. 

Baca juga: Man City Ditahan MU, Guardiola Kurang Bagus Bermain di Tim U15

Meski demikian, manajer Man City Phil Foden menilai Guardiola masih menjadi sosok yang tepat untuk bertahan di klub. 

“Kami belum berada di level kami, tapi saya masih yakin kami bermain cukup baik untuk mendapatkan poin dan hasil,” kata Phil Foden seperti dikutip AFP.

Saat kalah dari MU, Man City sudah sangat dekat dengan kemenangan. Hingga menit ke-87, City masih unggul melalui sundulan Josko Gvardiol (36′).

Man United kemudian berhasil mengubah segalanya berkat gol Bruno Fernandes (88′ pen.) dan Amad Diallo (90′).

“Ini soal fokus sepanjang 90 menit, tapi kami waspada pada momen krusial. Kami hanya harus fokus.”

“Kami masih bersatu, kami berkembang dan kami percaya pada diri kami sendiri setelah apa yang kami lakukan di masa lalu.

Baca juga: Guardiola Tak Cari Solusi atas Keterpurukan Man City

Read More : Hasil Atalanta vs AC Milan 2-1: I Rossoneri Takluk, Atalanta ke Puncak Klasemen

“Kami masih percaya pada sistem dan pemimpinnya. “Saya yakin jika kami melakukan itu, kami akan kembali ke jalur kemenangan dan kembali ke level kami,” kata Foden penuh harap.

Man City tak boleh terlalu lama menyesalinya mengingat tantangan baru sudah di depan mata.

Pasukan Guardiola harus memusatkan perhatian mereka pada pertandingan Liga Premier melawan Aston Villa di akhir pekan.

Setelahnya, City akan menjamu Everton pada 26 Desember sebelum menutup tahun 2024 dengan lawatan ke Leicester City.

Menurut Foden, kelompoknya hanya perlu bekerja sebagai organisasi untuk keluar dari masalah ini.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi,” kata Foden.

“Saya pikir penampilan kami lebih dari yang seharusnya, tapi kami tidak mendapatkan poin, dan sepertinya ceritanya sama sekarang. Kami harus bersama.”

“Ruang ganti akan merasa sedih dan sedih saat ini, tapi kami tidak akan terlalu memikirkannya,” kata pemain Stockport yang akrab dipanggil Iniesta itu. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih cerita yang ingin Anda masukkan di Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *