Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Mencegah Nyeri Bahu karena Tidur Miring - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Mencegah Nyeri Bahu karena Tidur Miring

KOMPAS.com – Tidur miring memiliki banyak manfaat, salah satunya mengurangi gejala mendengkur dan sleep apnea. Selain itu, posisi tidur ini menjaga tulang belakang tetap berada pada posisi netral.

Read More : [POPULER NASIONAL] Uang Rp 920 Miliar di Rumah Eks Pejabat MA | Prabowo Bersyukur Ada 6 Lulusan Terbaik di Kabinet

Namun kebiasaan tidur miring juga mempunyai dampak negatif yaitu dapat membangunkan kita dengan rasa nyeri dan kaku pada bahu.

“Tidur miring memberikan tekanan berkepanjangan pada bahu bagian bawah, yang dapat menyebabkan kekakuan, nyeri, dan nyeri pada bahu tersebut,” kata ahli bedah ortopedi Charles A. Su.

Sebuah penelitian kecil terhadap 58 orang dewasa dengan cedera rotator cuff menunjukkan hasil yang serupa.

Sekitar 52 orang di antaranya tidur menyamping, empat orang tidur tengkurap, satu orang tidur telentang, dan satu orang tidur dalam ketiga posisi tersebut—menunjukkan bahwa posisi tidur ini mungkin sangat berkorelasi. Risiko cedera bahu.

Seperti yang dijelaskan oleh Michael Stone, M.D., seorang ahli bedah ortopedi di Cedars-Sinai Orthopaedics di Los Angeles, meskipun banyak orang mengasosiasikan nyeri bahu dan nyeri dengan tidur menyamping, kecil kemungkinannya posisi tidur menjadi penyebab nyeri tersebut.

Baca juga: Posisi Tidur Pengaruhi Kesehatan Leher

Tidur miring tidak akan menyebabkan nyeri bahu, tapi bisa memperburuk gejalanya.

Jika Anda sering mengeluh nyeri bahu setelah bangun tidur, sebaiknya temui dokter ortopedi untuk mengetahui apakah ada penyebab yang tidak diketahui.

“Penting untuk memeriksakannya jika Anda merasakan mati rasa di lengan, karena itu bisa menjadi tanda penyakit cakram serviks,” ujarnya.

Read More : Batuk Berdahak Tak Kunjung Sembuh: Penyebab, Dampak, dan Penanganannya

Kondisi ini dapat terjadi ketika cakram yang melindungi tulang belakang leher mulai melemah, sehingga sering menyebabkan nyeri leher dan mati rasa pada lengan.

Pencegahan

Jika tidur miring menyebabkan nyeri bahu, cobalah beberapa cara untuk meredakan nyeri. Misalnya, coba ubah posisi tidur Anda. Kemudian latihan bahu dan peregangan efektif dalam mengurangi rasa tidak nyaman.

Tergantung pada gejalanya, mengoleskan air panas atau es ke bahu dapat menghilangkan rasa sakit. Kompres hangat mengendurkan otot dan persendian yang kaku. Sementara jika terjadi pembengkakan, kompres dingin dapat mengurangi pembengkakan sehingga mengurangi rasa nyeri.

Untuk mengurangi tekanan pada bahu saat Anda tidur, coba letakkan bantal di bawah lengan untuk memberikan dukungan ekstra.

Baca Juga: Kenapa Tetap Mengantuk Meski Tidur Cukup? Inilah alasannya… Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *