Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Mensos Sebut Pendamping PKH Sering Lihat Bansos Tak Tepat Sasaran - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Nasional

Mensos Sebut Pendamping PKH Sering Lihat Bansos Tak Tepat Sasaran

SLEMAN, KOMPAS.com – Menteri Perlindungan Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mengatakan, para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) kerap merasa pemberian bantuan (bansos) tidak sesuai dengan peruntukannya.

Read More : Saksi Mengaku Diancam Dimutasi Kabasarnas jika Tak Ikuti Perintah meski Langgar Aturan

Pengumuman itu disampaikan Gus Ipul saat memberikan arahan kepada ratusan relawan Kementerian Sosial (Kemensos) pada upacara perayaan Hari Solidaritas Nasional (HKSN) di Kantor Pemerintah Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

“Iya, rekan-rekan pemudik sendiri sering melihat ada orang yang tidak berhak mendapat bansos, malah mendapat bansos. Setuju atau tidak?” kata Gus Ipul, Rabu (18/12/2024).

Baca juga: Cara Cek NIK Penerima Bansos Desember 2024 Lewat Ponsel

Gus Ipul mengatakan, persoalan bansos yang diterima pihak yang tidak berkepentingan, diangkat oleh Wali Kota.

Gus Ipul mengatakan, di Kementerian Perlindungan Sosial saat ini ia bekerja dengan menggunakan Statistik Sosial Terpadu (DTKS).

Informasi ini hanya diproses oleh Kementerian Perlindungan Sosial.

Sementara itu, informasi serupa juga dimiliki oleh banyak kementerian/lembaga lain seperti Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Menyadari banyaknya informasi di kementerian/lembaga, menurut Gus Ipul, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan koordinasi kegiatan untuk mewujudkan kesatuan statistik nasional.

Read More : Abdul Mu’ti: Kami Akan Bantu Program Prioritas Presiden

Presiden memerintahkan Badan Statistik (BPS) membandingkan data nasional.

Gus Ipul mengatakan, “Saat ini kita sudah dalam tahap akhir, Insya Allah Inpres akan segera keluar, informasi ini akan kita kelola dengan baik, sehingga bapak dan ibu semoga mendapat informasi yang akurat”.

Baca juga: Cara Cek Bansos BPNT Sudah Terbayar atau Belum, Dibayar Sejak Desember 2024.

Lebih lanjut Gus Ipul menyatakan, penyambungan data dilakukan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dimiliki Dinas Pencatatan Sipil dan Masyarakat Sipil (Dukcapil).

Gus Ipul mengatakan, “Mari kita mulai berkarya dengan informasi baru ini, informasi terkait NIK, informasi yang disebutkan dan dituju serta termasuk keluarga penerima manfaat akan lebih jelas dari sebelumnya.” Dengarkan berita terbaru dan pilih berita di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *