Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

NEWS INDONESIA MGPA Bantah Salah Pakai APAR Saat Padamkan Motor Marquez yang Terbakar - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

NEWS INDONESIA MGPA Bantah Salah Pakai APAR Saat Padamkan Motor Marquez yang Terbakar

JAKARTA, KOMPAS.com – Marc Marquez menyebut alat pemadam api ringan (APAR) yang digunakan marshal MotoGP Indonesia 2024 itu rusak. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor lokal memberikan jawabannya.

Read More : Motor Listrik ECGO 3 Baru Dapat Subsidi, Banyak Persiapan

Pada balapan utama yang digelar Minggu (29/9/2024), Ducati Desmosedici GP23 milik Márquez mengalami kerusakan mesin. Dia terpaksa meninggalkan lintasan dan tidak dapat terus berlari.

Baca juga: Sepeda Márquez rusak total karena penggunaan APAR yang salah

Saat ia meninggalkan lintasan, bagian bawah sepeda Márquez terbakar. Márquez yang menyadari hal itu segera turun dari sepeda motornya.

 

Ia terlihat menjatuhkan sepeda motornya lalu langsung disemprot oleh petugas sheriff dengan alat pemadam kebakaran yang ada. Namun menurut Márquez, penggunaan APAR yang salah dan justru menyebabkan kerusakan total pada sepedanya. ???????? SEPEDA @marcmarquez93 BERTARUNG!

Pembalap Spanyol itu mundur dari balapan ????#IndonesianGP ????????? pic.twitter.com/1Ro5FkTNE4 – MotoGP™???? (@MotoGP) 29 September 2024

Márquez mengaku langsung mengecek saat melihat asap putih tersebut dan sayang sekali karena alat pemadam kebakaran yang digunakan marshal di sini tidak berfungsi dan sepeda motor rusak total, semuanya termasuk rem.

“Sangat disayangkan bagi tim karena merupakan pengeluaran yang besar bagi tim privateer. Namun salah satu hal adalah alat pemadamnya harus tepat atau berteknologi terkini, jika tidak maka akan merusak motor.” ujar pebalap Gresini Racing itu seperti dikutip Crash.net, Senin (30/9/2024).

Read More : MG Bicara Peluang Pasarkan Mobil PHEV di Indonesia

Baca juga: MotoGP Indonesia 2024 Live, Motor Marc Márquez Terbakar

Dirjen MGPA Priandhi Satria mengatakan penggunaan APAR sudah menjadi aturan mutlak FIM. Jika aturan tersebut tidak dipatuhi, Sirkuit Mandalika tidak akan disetujui. GP23 Marc terbakar! ??????@marcmarquez93 harapan comeback benar-benar hilang hari ini ????#IndonesianGP ???????? pic.twitter.com/emvHBXAU3V – MotoGP™???? (@MotoGP) 29 September 2024

“Sebagai kontribusi kita semua, sebelum balapan, trek kita sudah dihomologasi, salah satunya APAR dan kita lolos grade A. Maksudnya apa? Kita sudah memenuhi semua standar yang disyaratkan FIM dalam pelaksanaannya. MotoGP dua, balapan di atas roda,” kata Priandhi saat dihubungi Kompas.com, Senin (30/9/2024).

Priandhi menambahkan, jika ada permintaan pembalap untuk mengganti jenis APAR, bisa dilakukan jika FIM mengeluarkan aturan baru sebagai acuan homologasi lintasan.

Meski hanya sekedar omongan di media tanpa ada tindak lanjut FIM dalam bentuk regulasi, namun menurut kami, kita hanya perlu menyikapinya secara diplomatis, kita tunggu saja laporan FIMnya, kata Andhi.

Peraturan yang dikeluarkan FIM menyebutkan, setiap pos jaga harus dilengkapi dua jenis mesiu serba guna APAR atau ABC, masing-masing seberat 6 kg. Selain itu, disarankan menggunakan alat pemadam api AFFF (Aqueous Film Forming Foam) 1 liter. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *