Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Pakai Motor dengan Rem ABS, Begini Cara Merawatnya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Pakai Motor dengan Rem ABS, Begini Cara Merawatnya

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbagai sepeda motor di Indonesia dilengkapi ABS untuk pengereman. Sistem pengereman ABS atau anti-lock mencegah roda terkunci saat pengemudi mengerem secara tiba-tiba, sehingga risiko tergelincir pun berkurang.

Read More : Perubahan Regulasi Kendaraan dan Dampaknya bagi Industri Pelumas

Namun secara fitur, ABS harus tetap dijaga agar tetap berfungsi maksimal. Jangan sampai sistemnya salah dan roda malah selip saat direm mendadak.

Dustin, pemilik Bengkel Garasi +62 di Jakarta Barat, mengatakan ABS pada sepeda motor banyak bermasalah karena banyak orang yang tidak tahu cara merawatnya.

Baca juga: Ternyata ABS Berperan Cegah Ban Kempes

Dustin kepada Kompas.com, Selasa (1/10/2024), “Perawatan ABS sangat mudah, cukup menguras minyak rem secara rutin. Orang belum paham.

Dustin menjelaskan, jika sepeda motor non ABS tidak mengeluarkan minyak rem, sebagian besar kontaminasi ada di selang. Tapi kalau ABS, minyak remnya mengumpul di modul dan kalau sudah tua bisa berkarat.

“Modul ABS sebenarnya terbuat dari besi. Kalau terendam minyak rem akan berkarat. Bisa macet dan menimbulkan kemacetan,” kata Dustin.

Read More : Waspada, Aksi Pencurian Spion Mobil Semakin Marak

Baca juga: Mesin Mobil Lambat, Mungkin Akibat Penurunan Kompresi

Memang ada kalanya hanya sensor yang dibersihkan. Namun jika sudah jelas dan lampu ABS masih menyala, kemungkinan masalahnya ada pada modulnya.

Untuk menguras minyak rem, Dustin menyarankan dua tanda, jarak atau waktu. Tergantung pada jarak, perubahannya setiap 15.000 km, seiring berjalannya waktu, setiap 11 bulan, mana saja yang lebih dulu.

“Mau pakai minyak rem (motor) atau tidak, itu ada usianya,” kata Dustin. Dengarkan berita dan jajak pendapat kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *