Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Pasar Sedan Minim, Pengiriman Aion ES Belum Ditentukan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Lifestyle

Pasar Sedan Minim, Pengiriman Aion ES Belum Ditentukan

TANGERANG, KOMPAS.com – Aion Indonesia mengakui penerimaan sedan listrik besutannya, Aion ES, di dalam negeri belum mampu memenuhi ekspektasi perseroan.

Read More : Persebaya Menang Dramatis atas Arema FC, Pujian Perjuangan Bajul Ijo

Menurut Hendry Kurniawan, Sales Manager Aion Indonesia, alasannya pasar sedan listrik di Indonesia masih sangat terbatas, apalagi dibandingkan segmen lain seperti multi-tujuan vehicle (MPV) dan sport utility vehicle (SUV).

Oleh karena itu, pengiriman atau pengantaran produk yang diluncurkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIAS) 2024 belum dapat dikonfirmasi. Berbeda dengan Aion V, SUV baru ini dijanjikan mulai dijual pada Februari 2025.

Baca Juga: Pengiriman Konsumen Aion V Dimulai Februari 2025

“Saya melihat pasar sedan berdasarkan data Gaikindo tidak sebesar pasar MPV dan SUV. Tapi kami masih membuka kantor pusat, menerima pesanan,” ujarnya, Senin (25/11/2024) di ICE BSD, Tangerang.

“Dari segi pengiriman, kita lihat lagi,” lanjut Hendry.

Sejalan dengan kondisi tersebut, terungkap pula beberapa konsumen yang memesan ES beralih ke model lain yakni Aion Y Plus.

Menurut Hendry, alasan utama perubahan tersebut adalah fleksibilitas yang ditawarkan Y Plus, yang lebih mampu beradaptasi dengan kebutuhan perjalanan yang berbeda.

Kabin yang lega dan ruang yang lebih leluasa menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan lebih praktis untuk berbagai aktivitas.

Read More : Marquez Resmi Pisah dari Red Bull, tapi Menolak Monster Energy

“Kami juga melihat banyak konsumen, setelah proses, lebih memilih Y Plus karena keandalan yang dibawanya. Mobil juga lebih fleksibel untuk kebutuhan perjalanan yang berbeda, sehingga mereka beralih ke mobil itu,” ujarnya.

Baca juga: MPV Sultan, Lexus LM 500h Dibanderol Rp 3,3 Miliar

Langkah ini mencerminkan tren yang lebih luas di pasar mobil Indonesia, di mana mobil listrik cenderung lebih populer jika menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas lebih, seperti MPV dan SUV.

Aion Indonesia diketahui resmi menjual ES dengan harga Rp 415 jutaan. Oleh karena itu, diharapkan produk ini berhasil menjangkau pasar, khususnya sedan yang seringkali melaju kencang.

Namun, respons masyarakat terhadap produk ini sepertinya masih menghadapi kendala besar. Berdasarkan data Gaikind, pada periode Januari hingga Oktober 2024, total penjualan sedan sebanyak 3.557 unit.

Jumlah tersebut merupakan bagian terkecil dari total pasar mobil Indonesia yang mencapai 710.406 unit. Dengan angka tersebut, pangsa pasar sedan tersebut sedikit di bawah 1%, tepatnya 0,5%. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *