Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

Balaji School of Sports Science - Sri Balaji University, Pune

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Pemain Como Dihukum FIFA karena Ujaran Rasialisme terhadap Hwang Hee-chan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Pemain Como Dihukum FIFA karena Ujaran Rasialisme terhadap Hwang Hee-chan

KOMPAS.com – Pemain Como Marco Curto dilarang bermain 10 pertandingan oleh FIFA karena melakukan pelecehan rasial terhadap penyerang Wolves Hwang Hee Chan.

Read More : Cedera, Kylian Mbappe Absen dari Laga Terpenting Real Madrid Awal Musim Ini

Tindakan rasisme ini terjadi pada paruh kedua laga pramusim antara Como melawan Wolves di Marbella, Spanyol pada Juli 2024.

Kata-kata Kurt yang ditujukan kepada Hwang Hee Chan membuat marah banyak anggota Wolves.

Bahkan, salah satu pemain Wolverhampton Wanderers, Daniel Podens, seharusnya mendapat kartu merah setelah ia dijegal saat mencoba membela Hwang Hee Chan.

Wolves telah mengajukan keluhan ke Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dan UEFA atas masalah ini.

Baca Juga: Como 1907: Pernyataan Permintaan Maaf Resmi Klub Italia Indonesia

Namun UEFA mengaku tidak punya wewenang untuk bertindak karena tidak mengontrol pertandingan eksibisi tersebut.

Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) yang merasa bertanggung jawab terhadap pemainnya Hwang Hee Chan pun turun tangan dan melaporkan kejadian tersebut ke FIFA.

FIFA menindaklanjuti laporan KFA dan memberikan larangan 10 pertandingan kepada Curto, yang kini dipinjamkan Como ke klub Serie B Cesena.

Lima dari 10 larangan bermain akan ditangguhkan selama dua tahun.

Read More : Van Nistelrooy Bawa Man United Pesta 5 Gol: Saya di Sini untuk Membantu

“Marco Curto dinyatakan bertanggung jawab atas perilaku diskriminatif dan mendapat skorsing 10 pertandingan,” Sky Sports mengutip perkataan perwakilan FIFA.

“Setengah dari pertandingan ditangguhkan selama dua tahun dan pemain yang bersangkutan juga diharuskan melakukan pelayanan masyarakat dan berpartisipasi dalam pelatihan dan pendidikan melalui organisasi yang disetujui FIFA.”

Baca juga: Hasil 3-1 Napoli vs. Seperti. Lukaku menjadi bintang ketika mencetak gol dalam 25 detik

Sanksi Kert akan tetap berlaku meski saat ini ia tidak membela Comeau.

Pemain berusia 25 tahun itu dipinjamkan ke Cesena sepanjang musim hanya beberapa minggu setelah insiden Hwang Hee Chan.

“Skors pemain tersebut mengirimkan pesan yang jelas bahwa rasisme dan perilaku diskriminatif tidak akan ditoleransi dalam sepak bola atau di masyarakat,” kata direktur operasi dan manajemen sepak bola Wolves, Matt Wild.

Hasil ini menggarisbawahi komitmen FIFA untuk memastikan bahwa tindakan serius mempunyai konsekuensi yang berarti.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *