Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Pemerintah Janji Tak Akan Alihkan Kuota Tambahan Haji Reguler ke ONH Plus Tahun 2025 - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Pemerintah Janji Tak Akan Alihkan Kuota Tambahan Haji Reguler ke ONH Plus Tahun 2025

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Agama (Kemenag) berjanji tidak akan mengalokasikan tambahan kuota haji reguler untuk haji plus, seperti yang terjadi pada tahun 2024.

Read More : Anthony Davis Ucap Selamat Tinggal kepada Lakers Usai Pertukaran Sensasional dengan Doncic

Tahun ini, Kementerian Agama mengalokasikan hampir 50 persen dari total tambahan kuota sebanyak 20.000 untuk memenuhi kebutuhan kuota haji plus atau furoda.

Padahal, sesuai aturan, kuota haji plus atau furoda tidak boleh lebih dari 8 persen dari 20.000 orang.

Janji tersebut disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) Muhammad Syafi’i saat bertemu dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, pada Jumat (27-12) di Kompleks Istana Kepresidenan. Jakarta Pusat. /2024).

Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Kemungkinan Waktu Perjalanan Haji Lebih Singkat dari Sebelumnya pada 2025

Tapi (masalahnya) sudah selesai di Komisi III dan Menteri berjanji kedepannya tidak akan terjadi lagi, kata Syafi’i di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat.

Diakui Syafii, banyak alasan Kementerian Agama (Kemenag) mengalihkan kuota haji reguler ke haji khusus tahun ini.

Salah satu pertimbangannya adalah kesediaan untuk menunaikan ibadah haji reguler, yang bisa terganggu jika pemerintah Saudi memberikan tambahan 20.000 jamaah.

Haji Khusus atau ONH Plus dinilai lebih bersedia menerima tambahan kuota. Meski tak menampik, namun tetap melanggar aturan yang semula ditetapkan sebesar delapan persen.

Read More : Pemerintah Pastikan Beri Pendampingan Maksimal untuk WNI yang Ditembak di Malaysia

Namun tetap dianggap tidak mengikuti keputusan Panja dan tidak sesuai Keppres. Namun kami siap memperbaikinya untuk tahun ini, ujarnya.

Tahun 2025 13 Januari Kementerian Agama akan bertemu dengan Menteri Haji Saudi.

Pertemuan ini membahas pengaturan dan pelaksanaan ibadah haji meski ada tuntutan tambahan kuota.

Pemerintah juga belum berencana membicarakan permintaan tambahan kuota dengan pemerintah Arab Saudi.

Baca juga: Prabowo Minta Desa Indonesia di Arab Saudi untuk Jamaah Haji dan Umrah agar Unggul

“Karena siapa tahu, mungkin tambahan kuota dalam pelaksanaan ibadah haji itu berat sekali. Tapi kalau bisa untuk semua profesional, bukan tidak mungkin (tambahan kuota),” kata Syafi’i. Dengarkan berita terbaru dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *