Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Penyakit Jantung Rematik: Ancaman Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Kesehatan

Penyakit Jantung Rematik: Ancaman Tersembunyi yang Perlu Diwaspadai

KOMPAS.com – Banyak orang mengenal kata rematik sebagai penyakit yang merusak tulang. Namun, ada jenis penyakit rematik lain yang sangat berbahaya, yaitu penyakit jantung rematik (RHD) yang setiap tahunnya banyak memakan korban jiwa, terutama di negara-negara miskin.

Read More : Apakah Keramas Bisa Memperparah Demam? Ini Penjelasannya…

Berbeda dengan rematik yang merusak tulang, penyakit ini merusak katup jantung yang berfungsi menjaga aliran darah ke seluruh tubuh.

Baca juga: Dokter: Bayi Lahir Biru, Waspada Penyakit Jantung Apa Itu Penyakit Jantung Rematik?

Menurut Departemen Kesehatan Yankes, penyakit jantung rematik merupakan komplikasi demam rematik yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes, kelompok bakteri yang sama yang menyebabkan sakit tenggorokan.

Jika penyakit ini tidak diobati dengan baik, gejala rheumatoid arthritis bisa muncul setelah tiga minggu.

Pada beberapa orang yang rentan, penyakit ini menyebabkan peradangan autoimun yang mempengaruhi katup jantung sehingga menyebabkan kerusakan permanen.

Katup jantung yang rusak, terutama katup mitral (sisi kiri jantung), dapat menghambat aliran darah sehingga menyebabkan komplikasi serius seperti gagal jantung.

Pada stadium lanjut, kerusakan katup dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung yang serius, bahkan kematian. Penyakit jantung inflamasi umum terjadi di negara-negara berkembang

Prevalensi penyakit jantung rematik di negara berkembang, termasuk Indonesia, lebih tinggi dibandingkan negara maju.

Di negara-negara berisiko tinggi, seperti Indonesia, Afrika sub-Sahara, Timur Tengah, dan Oseania Pasifik, terdapat sekitar 444 kasus per 100.000 orang.

Read More : Apakah Bisa Terjadi Pandemi Baru? Ini Kata Ahli…

Sedangkan di negara maju jumlahnya sekitar 3,4 kasus per 100 ribu penduduk.

Di seluruh dunia, diperkirakan lebih dari 40 juta orang menderita PJR, dengan perkiraan 300.000 kematian per tahun.

Salah satu faktor yang membuat negara berkembang semakin menderita adalah kondisi sosial dan ekonomi yang buruk, seperti kemiskinan, kurangnya perumahan, dan kurangnya layanan kesehatan.

Baca juga: RS Harapan Kita sukses melakukan operasi jantung robotik di Indonesia untuk gejala penyakit jantung rematik

Demam rematik akut biasanya diawali dengan gejala demam rematik, antara lain: Demam tinggi Nyeri sentral terutama pada lutut, siku, dan tangan yang tidak ada apa-apa.

Namun, gejala penyakit jantung rematik baru muncul bertahun-tahun setelah penyakit awal. Gejala yang sering dilaporkan oleh pasien PJR antara lain: Nyeri dada Sesak napas terutama saat berbaring atau beraktivitas Pembengkakan pada perut, tangan, atau kaki Kelelahan atau rasa lelah yang ekstrem Denyut jantung yang konstan atau cepat.

Jika tidak ditangani dengan baik, PJR dapat menyebabkan karditis, yaitu peradangan pada jantung, pada jantung (perikardium), otot jantung, dan katup jantung.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *