Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Penyebab Indikator Overheat pada Skutik Sering Menyala - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Sports

Penyebab Indikator Overheat pada Skutik Sering Menyala

 

Read More : Daftar Olahraga Populer Di Kalangan Anak Muda Urban

KLATEN, KOMPAS.com – Skuter modern kini dibekali teknologi yang lebih canggih. termasuk sistem pendingin mesin.

Kebanyakan skuter memiliki sistem pendingin mesin yang mengandalkan cairan sebagai heat sink.

Dengan cara ini suhu mesin akan menjadi lebih stabil saat mesin hidup dan mencegah terjadinya kerusakan pada komponen.

Baca Juga : Mengatasi Radiator Sepeda Motor Yang Cenderung Mengeluarkan Asap

 

Gio, pemilik bengkel sepeda motor Giovani Motor Cawas, Klaten, mengatakan konsumen sebaiknya memperhatikan lampu indikator air radiator pada skutik modern.

“Jika simbol suhu air radiator berubah menjadi merah berarti sensor suhu mendeteksi panas terlalu banyak sehingga konsumen harus waspada,” kata Gio kepada Kompas.com, Jumat (11/1/2024).

Pak Gio mengatakan, efek lampu overheat kemungkinan disebabkan oleh sistem pendingin mesin yang tidak bekerja maksimal.

Baca Juga : Akibat Serius Mengganti Cairan Radiator Dengan Air Biasa

Read More : Hasil Indonesia Masters 2025, Fajar/Rian ke 4 Besar!

Bisa jadi karena radiasinya terhalang, sehingga proses pendinginannya tidak sesuai, dan karena suhunya tidak terkontrol, bisa jadi ada kebocoran di saluran, kata Gio.

Gio mengatakan, selang radiator pada sepeda motor tidak hanya berada di area radiator saja, melainkan disalurkan melalui pipa-pipa kecil ke komponen-komponen yang membutuhkan pendinginan.

“Jika ada pipa yang pecah, cairan radiator akan cepat turun dan berpeluang menimbulkan gelembung udara di dalam radiator,” kata Gio.

Baca selengkapnya: Maksimalkan performa mesin dengan perawatan radiator yang tepat

Menurut Gio, gelembung udara pada radiator akan memudahkan air mendidih. Oleh karena itu, lampu indikator suhu sering kali berubah menjadi merah.

Gio mengatakan, bagian radiator yang bocor sebaiknya segera diganti. Pasalnya, operasi perbaikan seperti penyambungan kembali tidak akan membuahkan hasil terbaik.

“Tidak cukup hanya menyambung pipa saja, tapi juga harus menahan cairannya agar tidak bocor. Kalau sambungannya buruk, kebocoran tetap terjadi,” kata Gio. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *