Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

Peternak Demo Buang Susu, Satgas Pangan Polri Turun Tangan - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Property

Peternak Demo Buang Susu, Satgas Pangan Polri Turun Tangan

JAKARTA KOMPAS.com – Kelompok Pangan Polri bersama Kementerian Pertanian memantau keamanan, mutu, dan asupan susu segar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, termasuk Boyolali, Blitar, dan Pasuruan.

Read More : Anies Sebut Ada Paslon yang Tak Mencoblos di Jakarta, padahal Ingin Jadi Pemimpin Jakarta

Satgas Pangan Polri turun tangan menyusul keluhan para peternak sapi yang membuang susu pada November 2024, karena kesal karena industri menolak menerima susu yang diproduksi para peternak.

Penyidik ​​perantara Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Teguh Widodo menjelaskan, tujuan operasi ini untuk mengetahui proses dan hasil produksi susu di daerah tersebut.

“Kami bersama Kementerian Pertanian sedang berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Daerah Jawa Timur untuk mendalami industri pengolahan susu tersebut,” kata Teguh dalam keterangan resmi, Kamis (12/12/2024).

Baca Juga: Operasi Buang Susu Segar di Boyolali dan Pasuruan, Dampak Industri yang Lebih Pilih Impor Susu Bubuk?

Parameter yang dianalisis adalah organoleptik (warna, bau, rasa, kekentalan), uji fisik, suhu penerimaan, berat jenis, titik beku, uji alkohol dan uji didih.

Selain itu, penelitian juga mencakup uji kimia (total padatan, lemak, protein, laktosa, keasaman, kadar lemak, cemaran mikroba), ujarnya.

Ia mengatakan, industri sejauh ini telah menolak 10 produk susu yang diproduksi oleh peternak lokal.

Hal ini terjadi karena kualitas susu yang dinilai di bawah standar.

Baca Juga: Akibat Demo Lempar Susu di Boyolali dan Pasuruan, Kementan Larang 5 Perusahaan Impor Susu

Sementara itu, Anggota Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Kombes Piter Yanottama menjelaskan, kunjungan ke Industri Pengolahan Susu (IPS) dilakukan untuk mendalami proses pengolahan susu dan data asupan susu peternak.

Read More : Soal Gencatan Senjata di Laut Hitam, Trump: Putin Tampak Ingin Mengulur Waktu

Dikatakannya, tim meninjau langsung dan melakukan peninjauan langsung ke kandang sapi, proses pemerahan sapi, pengujian kualitas susu sapi, penyimpanan susu (unit pendingin) dan proses pengiriman ke industri pengolahan susu.

“Operasi ini untuk mengatasi permasalahan industri pengolahan susu yang tidak banyak mengimpor susu segar dari peternak karena kualitasnya di bawah standar,” ujarnya.

Bahkan, para peternak merasa sudah menjaga kualitas sesuai standar yang ditetapkan perusahaan agar kualitas susunya tetap baik dan diserap oleh industri pengolahan susu.

“Tapi sering kali ditolak saat kirim susu atau saat kuota tanam dikurangi,” jelas Piter.

Baca juga: Usai Aksi Peternak Buang Susu, Menko Zulhas Perketat Impor Susu: Bawa Produk Peternak Lokal Dulu

Ia mengatakan, langkah beberapa perusahaan yang secara sepihak menolak menerima susu dari peternak dengan alasan kualitas menimbulkan kerugian besar bagi para peternak.

Stok susu yang biasa dikumpulkan setiap hari akan musnah dalam waktu 1-2 hari, ujarnya.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *