Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

wegen india

fucan - Your Ultimate Sports Hub

tradedial

Mizoram Ground Water Authority

Whoogle Expo

Raksasa Otomotif Stellantis Bakal PHK 1.100 Karyawan, Ini Alasannya - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Raksasa Otomotif Stellantis Bakal PHK 1.100 Karyawan, Ini Alasannya

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu raksasa otomotif, Stellantis, menyatakan akan memberhentikan 1.100 pekerja di pabrik Jeep Gladiator di Toledo, Ohio, Amerika Serikat (AS).

Read More : Menghindari Penjual Motor Bekas Nakal di Pasaran

Dikutip dari Reuters, Kamis (07/11/2024), keputusan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan menyesuaikan produksi dengan kebutuhan pasar di Amerika Utara.

Stellentis menjelaskan langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi tingkat persediaan dan memastikan produksi sesuai dengan permintaan yang ada, terutama mengingat fluktuasi penjualan dan perubahan tren konsumen yang mempengaruhi industri otomotif.

Baca juga: Raksasa Mobil Volkswagen Batalkan PHK Besar-besaran dan Tutup 3 Pabriknya

PHK di pabrik Toledo mencerminkan upaya perusahaan dalam menyesuaikan kapasitas produksi dengan perubahan kondisi pasar.

“Ini adalah tindakan yang sulit untuk dilakukan, namun diperlukan agar perusahaan dapat memperoleh kembali keunggulan kompetitifnya dan pada akhirnya mengembalikan produksi ke tingkat sebelumnya,” kata Stellantis dalam sebuah pernyataan.

Meski langkah tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi, Stellantis tidak mengungkapkan rincian jadwal pasti PHK atau pesangon yang akan diberikan kepada pekerja yang terkena dampak.

Jeep Gladiator yang diproduksi di pabrik ini merupakan salah satu model andalan Stellanti di lini truk ringan dan SUV yang menjadi andalan perusahaan di pasar Amerika Utara.

Industri otomotif sendiri menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari gangguan rantai pasok hingga perubahan permintaan konsumen. Menghadapi situasi tersebut, Stellantis terus berusaha menyesuaikan operasionalnya untuk menjaga kinerja berkelanjutan.

Baca juga: Hyundai Garansi Suku Cadang Mobil Hingga 15 Tahun Pelayanan Terus Menerus

Read More : Marc Marquez Sebut Bagnaia dan Martin Enggak Butuh Team Order

Pengurangan tenaga kerja terkait mengikuti langkah-langkah efisiensi yang diterapkan sebelumnya, termasuk pengurangan jumlah karyawan dan perombakan eksekutif senior untuk memperbaiki penurunan penjualan.

Tahun ini, saham Stelantis anjlok sekitar 39 persen, menunjukkan besarnya tekanan yang dihadapi perseroan.

Keputusan tersebut tak hanya menuai reaksi balik dari para pekerja, namun juga mengundang respon keras dari serikat pekerja United Auto Workers (UAW) yang mewakili para pekerja di Toledo.

Presiden UAW Shawn Fain mengancam akan mengadakan pemogokan nasional jika perusahaan melanjutkan kebijakan PHK.

Baca Juga: Hindari Beli Motor Bekas Terendam Banjir, Ini Tipsnya 

Selain itu, ia juga mengkritisi keterlambatan Stellanti berinvestasi di pabrik baterai di Belvidere, Illinois, yang dianggapnya melanggar perjanjian kerja yang telah disepakati sebelumnya.

Pemberitahuan penghentian tersebut juga menarik perhatian sejumlah politisi, termasuk Wakil Presiden Kamala Harris dan Presiden terpilih Donald Trump, yang bahkan mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada Stellantis jika perusahaan tersebut memindahkan lapangan kerja dari Amerika Serikat ke Meksiko. Dengarkan berita terkini dan rangkaian berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *