Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

Aakriti Infraa Solutions

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

Erura

dagelan4d

Mystic Sea Brewing

Ribuan Orang Rela Antre Sejam demi Swafoto Depan Cermin di Roma - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Global

Ribuan Orang Rela Antre Sejam demi Swafoto Depan Cermin di Roma

ROMA, KOMPAS.com – Ribuan orang rela antri hingga satu jam hanya untuk berfoto selfie di depan cermin dengan mural langit-langit karya Andrea Pozzo di Gereja St. Ignatius Loyola Kampus Martius di Roma, Italia.

Read More : NEWS INDONESIA Waspadai Tensi Nuklir Dunia

Gereja terkemuka abad ke-17 ini terkenal dengan fasadnya yang megah. Pintu masuk di sebelah kiri diperuntukkan bagi mereka yang ingin menikmati sejarah dan kekayaan seninya, atau mungkin menyalakan lilin dan berdoa sejenak.

Pintu masuk di sebelah kanan diperuntukkan bagi mereka yang ingin mengabadikan bayangan mereka di apa yang disebut sebagai “cermin selfie terbaik” di Roma.

Baca juga: Umat Islam Pilih Trump Kecewa karena Kabinetnya Pro-Israel

Seperti dilansir The Guardian, Jumat (15/11/2024), cermin tersebut ditempatkan secara strategis di gereja beberapa tahun lalu untuk memberikan pengunjung perspektif unik tentang lukisan langit-langit indah di atasnya.

Karya tersebut, dilukis oleh arsitek Italia Andrea Pozzo, menggambarkan Santo Ignatius dari Loyola, seorang biarawan Spanyol yang mendirikan ordo Jesuit.

Sejak TikTok dibanjiri dengan video para influencer yang memamerkan selfie sempurna mereka, ribuan orang telah menghadiri gereja.

Meskipun tiket masuk ke gereja ini gratis, biayanya €1 (17.000 raff) untuk selfie di cermin.

Karena begitu populernya, Colosseum dan Air Mancur Trevi tidak lagi menjadi perhatian utama bagi sebagian pengunjung yang baru pertama kali ke Roma.

“Saya di sini hanya untuk berfoto selfie,” kata Naomi Timli, perempuan berusia 20 tahun asal Puglia, sambil bersiap berfoto bersama temannya.

Read More : Bocah 3 Tahun Tak Bisa Melihat Usai Disuntik Dokter Magang, Kini Meninggal Dunia

“Kami melakukan pencarian cepat di media sosial untuk mengetahui apa yang bisa dilihat di Roma dan ini adalah hal paling menarik yang muncul,” tambahnya.

Ibunya, Mariad, mengatakan dia mendengar tentang gereja tersebut melalui TikTok.

“Bagus karena generasi muda suka hal-hal seperti itu. Namun, menurut saya sebagian besar mungkin tidak peduli dengan seni atau sejarah,” ujarnya.

Alessandro Marinucci sejalan dengan seorang teman yang berpengaruh. Dia pikir fitur cermin itu gila, tapi mau tak mau dia mengagumi ide uniknya.

Baca juga: 5 Foto Momen Bom Israel Seberat 907 Kg Jatuh dan Meledak di Apartemen Lebanon

“Mereka berhasil mengubah gereja menjadi tempat mencari uang,” katanya.

Maksud saya, Anda hanya perlu melihat ke atas untuk melihat muralnya, tapi di sini ada orang yang membayar satu euro untuk berfoto di cermin, katanya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *