Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Segera Ganti Busi Mobil Saat Merasakan Gejala Ini - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

Segera Ganti Busi Mobil Saat Merasakan Gejala Ini

KLATEN, KOMPAS.com – Penggantian busi kendaraan bermesin bensin dijadwalkan sesuai petunjuk perawatan pada buku petunjuk pemilik kendaraan.

Read More : Kawasaki Luncurkan Versys 1100, Harga Rp 400 Jutaan

Busi jenis iridium biasanya diganti setiap 100.000 km, sedangkan busi biasa diganti setiap 20.000 km.

Selain berdasarkan jadwal, penggantian busi juga didasarkan pada performa mobil. Lalu apa saja tanda-tandanya?

Baca juga: Kapan Waktu Tepat Mengganti Busi Mobil?

Elin Estanto, pemilik bengkel mobil GK Auto Service Gunung Kidul, mengatakan penurunan performa busi menimbulkan gejala yang bisa dikenali pengguna.

“Saat putaran mesin konstan atau dipercepat, setelah terdengar bunyi knalpot, itu tandanya telah terjadi pembakaran tidak sempurna,” kata Elin kepada Kompas.com baru-baru ini.

Elin mengatakan, tanda selanjutnya adalah akselerasi mobil semakin berat dan tersentak-sentak, tarikan pelan dan kehilangan tenaga.

Baca juga: Hati-hati, Banyak Beredar Busi Mobil Palsu di Pasaran

Karena terjadi pembakaran tidak sempurna, asap knalpot yang dihasilkan tampak lebih menyengat dari biasanya, kata Elin.

Read More : Bos VR46 Racing Team Minta Rossi Kurangi Balap Mobil

“Hal ini bisa dipastikan dengan memeriksa langsung lilinnya, elektroda busi mati lebih basah dari biasanya, hal ini bisa terjadi karena gasnya masih belum terbakar,” kata Elin.

Elin mengatakan, biasanya satu atau dua busi dari beberapa busi di setiap silinder bermasalah. Akibatnya putaran mesin menjadi tidak stabil, namun tetap bisa bekerja meski pengapiannya tidak maksimal.

Baca juga: Cara Membedakan Mesin Mobil Yang Mati Karena Busi atau Koil

“Dengan gejala yang sama, penyebabnya mungkin bukan busi yang rusak, melainkan masalah pada koil pengapian atau kabel busi sehingga perlu dilakukan pengecekan dengan baik,” kata Elin.

Oleh karena itu, ketika tanda-tanda busi bermasalah muncul, langkah paling tepat bagi pengguna mobil adalah melakukan pemeriksaan sebelum menggantinya. Dengarkan berita terkini dan cerita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *