Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Sepak Bola Malaysia Belum Cukup Berkembang, Sekalipun Punya Pelatih Timnas yang Mahal - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

Sepak Bola Malaysia Belum Cukup Berkembang, Sekalipun Punya Pelatih Timnas yang Mahal

KOMPAS.com – Mantan pemain tim nasional Malaysia Wan Zamak bin Wan Hassan menuduh Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) membayar RM200.000 atau Rs. Sekitar 730 juta. 

Read More : Jadwal Liga Champions, Barcelona Vs Bayern Muenchen

Menurut Wan, sepak bola Malaysia akan sulit bersaing jika tidak memiliki pelatih timnas yang lolos kualifikasi terlebih dahulu. 

Jika Harimau Malaya mendapatkan pelatih timnas dengan harga mahal, maka target yang ingin dicapai bisa sangat besar.

“Kalau kita punya pelatih bergaji tinggi, kita harus pasang target tinggi, minimal tampil terbaik di Piala Dunia atau Piala Dunia, bukan SEA Games atau Piala Dunia. Kita hanya berharap ke AFF,” kata Wan. , diambil dari bharian.com.

Baca Juga: Jamal Nasir Ismail Bela FAM Usai 8 Negara Digagalkan Malaysia di Laga Persahabatan

“Jika FAM bersedia membayar (gaji RM200.000 per bulan) maka tidak ada masalah karena kami tahu sepak bola adalah olahraga yang membutuhkan investasi besar. Kami tidak memiliki alat dan mentalitas untuk menang,” kata dia. yang berusia 66 tahun ini. 

Ia menilai sepak bola merupakan investasi jangka panjang sehingga tidak cukup hanya mendatangkan pelatih mahal. Wan juga mencontohkan seekor monyet yang sedang memetik bunga.

“Nantinya seperti monyet yang memetik bunga.” Sepak bola itu panjang, jadi kita juga harus melihat perkembangan di akar rumput karena dari sini kita akan melahirkan pemain-pemain untuk tim Harimau Malaya ke depan.

Mantan pemain Johor Darul Tajim II ini merasa dengan pelatih dan pemain yang bagus maka hasilnya akan bagus. 

Read More : Cedera Akibat Tekel Romero, Mbappe Absen di Laga Real Madrid Vs Leganes

Baca juga: FAM Kesulitan Lepas Pemain Timnas Malaysia

“Jadi meskipun kami punya pemain berkualitas, kami punya alat yang diperlukan dan kami sedikit membantu dengan mendapatkan pelatih yang bagus untuk mengelola kelompok pemain ini,” kata Wan.

Timnas Malaysia dijadwalkan menghadapi Selandia Baru pada jeda internasional dalam jadwal FIFA.

Laga antara Malaysia dan Selandia Baru merupakan laga persahabatan. Laga tersebut akan digelar pada Senin (14/10/2024) di Stadion North Harbour. 

Dulu, Federasi Sepak Bola Malagasi (FAM) menawarkan pertandingan latihan ke enam negara, namun semuanya menolak. Kepulauan Solomon, Fiji, Tahiti, Kaledonia Baru, Vanuatu, dan Papua Nugini termasuk di antara negara-negara yang direkomendasikan untuk bersaing. Dengarkan berita dan pilihan terbaru kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran baru favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *