Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Kakinada Institute of Engineering and Technology

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Nasdem: Tak Mungkin Ada Jokowi Tanpa Proses Demokrasi - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Property

Soal Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD, Nasdem: Tak Mungkin Ada Jokowi Tanpa Proses Demokrasi

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya meminta proses demokrasi tidak terganggu karena biaya politik.

Read More : Ini Formula Cat Terbaik untuk Dinding Eksterior Rumah Anda

Dia menegaskan, proses pemilihan kepala daerah (pilkada) merupakan bagian dari demokrasi yang disepakati.

Tanpa sistem ini, presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo, tidak akan terpilih menjadi presiden negara tersebut.

“Tidak mungkin ada Jokowi tanpa politik demokrasi. Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa pematung asal Yogya ini menginspirasi banyak orang,” kata Willy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

“Tidak mungkin ada Jokowi tanpa politik demokrasi. Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa pematung asal Yogya ini menginspirasi banyak orang,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo Desak Bupati Dipilih DPRD, PKS Tak Pilih Posisinya

Ia meminta semua pihak tidak melupakan sejarah Indonesia dalam memperjuangkan demokrasi dan menumbangkan rezim era Orde Baru.

Menurut dia, banyak pihak yang bosan dengan sistem demokrasi terbuka dan hanya menerima pembahasan tentang mempercayakan proses pemilihan gubernur daerah kepada DPRD.

Read More : HP Gaming Asus ROG Phone 9 Segera Masuk Indonesia

“Sekarang tugas sejarah kita adalah jangan sampai kita terjebak dalam kelelahan ini, kelebihan ini. Oh, demokrasi kita itu mahal sekali, semuanya gratis, demokrasi itu mahal. Tidak ada demokrasi bebas yang murah.” Satu-satunya masalah yang kami miliki adalah instrumennya bersifat politis,” jelasnya.

Baca Juga: Soal PPN 12%, DPRD DKI: Berat, Tapi Mau Tidak Mau Akan Diikuti

Willy menegaskan, Nasdem tidak ingin pemerintah atau partai politik utama (parpol) maju dalam pemilu.

Perlu data dan pendekatan ilmiah untuk mengetahui pro dan kontra pemilihan pejabat daerah oleh DPRD.

Ini yang kita inginkan, ujarnya. Dengarkan apa yang terjadi dan berita pilihan kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk menemukan Kompas. com saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *