Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

SP NEWS GLOBAL Solusi Mengatasi Getaran Berlebih pada Motor Matik - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Otomotif

SP NEWS GLOBAL Solusi Mengatasi Getaran Berlebih pada Motor Matik

JAKARTA, KOMPAS.com – Getaran berlebihan pada sepeda motor matic saat pertama kali dihidupkan menjadi masalah yang sering dikeluhkan pengendara.

Read More : Hyundai Rilis Mobil Listrik Konsep Baru RN24

Meski terkesan sepele, namun getaran tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan berkendara dan menandakan adanya masalah pada komponen transmisi sepeda motor.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika sepeda motor baru saja dihidupkan atau kembali melaju setelah lama berhenti. Jika dibiarkan, hal ini dapat memperpendek umur komponen mesin.

Menurut Purnomo, pemilik Bengkel Mesin Tamaro, getaran yang dirasakan saat start biasanya berasal dari komponen CVT (Continuously Variable Transmision) yang mulai aus.

Baca Juga: Tim Balap Ini Beli Mobil Baru dan Dikontrak Rizal Sungkar

Getaran berlebihan saat menstarter sepeda motor biasanya disebabkan oleh kondisi belt yang sudah tidak bagus atau pulley CVT yang sudah aus. Kedua komponen ini berperan penting agar pergerakan sepeda motor tetap lancar, ujarnya kepada Kompas. com.Minggu (13 Oktober 2024).

Dijelaskannya, sabuk yang aus dapat menyebabkan gesekan yang tidak merata sehingga menimbulkan getaran saat menstarter sepeda motor.

Selain itu, roller CVT yang sudah aus atau bentuknya tidak rata dapat menyebabkan pergerakan tidak konsisten, terutama saat pertama kali menghidupkan sepeda motor, tambah Purnomo.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Purnomo menyarankan pemilik sepeda motor matic untuk melakukan perawatan rutin dan mengganti komponen sesuai jadwal.

Read More : Alasan Honda ICON e: dan CUV e: Tidak Pakai Baterai Lokal

“Penggantian V-belt dan pulley CVT secara berkala sangat penting untuk menjaga performa sepeda motor. Biasanya, V-belt disarankan untuk diganti setiap 20.000 kilometer, namun tergantung kondisi pengoperasian,” jelasnya.

Selain itu, kebersihan komponen CVT juga tidak boleh diabaikan.

“Debu dan kotoran yang menumpuk pada bagian CVT dapat mempengaruhi kinerja transmisi. Membersihkan CVT secara rutin juga dapat membantu mengurangi getaran yang berlebihan,” tutup Purnomo.

Baca juga: Quartararo Akui Tak Senang Namun Tetap Memilih Setia di Yamaha

Perawatan yang tepat dapat meminimalisir getaran berlebihan saat menstarter sepeda motor bertransmisi matic sehingga membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan aman. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita pilihan Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *