JAKARTA, sp-globalindo.co.id – Subsidi penggantian sepeda motor listrik belakangan ini meningkat dari Rp 7 juta menjadi Rp 10 juta. Sementara untuk pembelian sepeda motor listrik baru, belum ada kabar jumlahnya akan bertambah.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia Budi Setiadi mengatakan, pihaknya belum pernah mendengar adanya kenaikan subsidi untuk pembelian sepeda motor listrik baru, hanya perubahan saja.
“Saya dengar uang kembaliannya dinaikkan menjadi Rp 10 juta ya, tapi peraturan menterinya akan diselaraskan. Kalau sepeda motor listrik (baru), ini aturan terbaru, bukan dari segi jumlah uangnya, tapi dari segi Terbukanya kesempatan bagi semua yang semula tergabung dalam 4 golongan: “Siapapun bisa membeli sepeda motor listrik dengan 1 NIK,” Sobat pada Selasa (28/11/2023) di Jakarta. kata
Baca Juga: Hambatan Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Capai Target
Sebelumnya, subsidi sepeda motor listrik hanya terbatas pada kelompok tertentu. Oleh karena itu, mencapai target penjualan 200.000 kendaraan nampaknya sangat sulit.
Pasca perubahan, terjadi peningkatan penjualan sepeda motor listrik. Tercatat hingga akhir November, sepeda motor listrik telah terjual sebanyak 15.000 unit, sedangkan target penjualan hingga akhir tahun adalah 25.000 unit sepeda motor listrik.
Baca Juga: Ekspresi Márquez Usai Uji Coba Ducati Pertama Kali di Valencia
Budi berharap subsidi untuk UMKM ke depan bisa ditingkatkan, tidak hanya berbasis NIK.
“Misalnya mungkin pabrik tahu harus pakai motor listrik, jadi itu juga subsidi,” kata Bodi. Lihat berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp sp-globalindo.co.id: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.