Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

NEWS INDONESIA Sulit Mencapai Level Messi, Yamal Ingin Jadi Diri Sendiri - SP NEWS GLOBAL INDONESIA

SP NEWS GLOBAL INDONESIA

Berita Seputar Global Indonesia

Bola

NEWS INDONESIA Sulit Mencapai Level Messi, Yamal Ingin Jadi Diri Sendiri

KOMPAS.com – Pemain muda Barcelona Lamine Yamal mengaku ingin menjadi dirinya sendiri.

Read More : Jadwal Pertandingan Liga Champions: Inter Vs Arsenal, PSG Vs Atletico

Ia menilai tidak adil membandingkannya dengan Lionel Messi karena ia mungkin tidak bisa meraih ketenaran di Argentina.

Yamal masuk radar dunia sepak bola berkat bermain sebagai pemain bintang Barcelona di usianya yang masih sangat muda.

Profilnya semakin menanjak musim panas ini setelah membantu Spanyol menjuarai Piala Eropa 2024.

Baca Juga: Tottenham vs Arsenal, Ambisi Menyenangkan Fansnya

Selain menjadi bintang turnamen di Jerman, ia juga mencetak rekor baru sebagai pemain termuda di Kejuaraan Eropa saat melawan Kroasia di babak penyisihan grup.

“Saya senang dibandingkan dengan pemain hebat dalam sejarah sepak bola, tapi saya ingin menjadi diri saya sendiri. Mustahil mencapai level Messi,” ucapnya.

Read More : Real Madrid Vs Barcelona: Rekor Lamine Yamal, Selebrasi ala Ronaldo

Yamal bertemu Messi sekali. Hal itu terjadi saat Messi memandikan Jamal pada 2007 saat sesi pemotretan. Saat itu Yamal masih berusia enam bulan.

“Dia memberi saya kekuatannya. Masih banyak yang bisa saya berikan,” jelasnya.

Yamal sudah mengindikasikan akan bertahan cukup lama di Barcelona hingga menjadi legenda.

“Saya harap saya tidak punya niat untuk pergi. Saya ingin menjadi legenda sebuah klub,” jelasnya. Dengarkan berita terkini dan penawaran berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *