Artikel Astra Honda Racing Team Kirim Pebalap Indonesia ke Balapan Eropa pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Cikarang, Copyos.com – Astra Motor (AHY) berkomitmen 14 karyawan muda di berbagai acara nasional dan internasional.
Pada tahun 2025 Ambus dengan sekelompok ARSA Handa yang dapat dibuang (ethrtained) untuk kembali ke nasional dan juara dan Champhophana.
Baca juga: Pengendara MotoGP HRC Lihat Hounds Produksi PCX
Direktur AHM Octavianus DWI Putro mengatakan, oleh program balap Mys, AHM mencoba memperkenalkan balapan Indonesia.
“Kami percaya bahwa Indones, Encoule berakhir, dengan demikian mereka bekerja dengan aman di mana rumah, Ciank, Cianaragng, Cabaver, Cabaud, Cavarangabl, Cavaraked, Cobade, Cobabech, Cobabech, Cabaraba. Cianaang, Cianarang
Di Asia Championship, Arred dan Thailand Talent Talent Cup (TTC), Asia Talent dan Asia Road Racing Chance (Arc.).
Selama Kejuaraan Eropa di Piala Bakat Eropa (dll) dan Shims Junior Jamor Jamor Championship Motivary World Cup
Dan baca: Pusat Listrik Elektrik Electi Murah dijadwalkan untuk menghadirkan 2025
Dengan AHRC Event Ride paragraf baru, subsecion, bagian 1000 (ASB1000). Dan dalam juara Kristen Mich dari Bakat Eropa Calctes (EC).
Coupetori Piala Tutan Eropa dari Oanos dan Iazen untuk mengembangkan keterampilan kecil dalam raception dan Eropa.
Kompetisi adalah kesempatan untuk memposting 12 hingga 20 tahun Piala Dunia. Banyak pengendara ETC Almumi juga bersaing di kelas MotoGP Premier sekarang.
Mex Kejuaraan Nasional
1. Arsenio Algifari
Piala Bakat Thailand
1. Bintang panata Sukma2. Zune rozul salim abiy salim
Bakat bakat bakat bakat
1. Davino Britani2. Alvaro Hotta Mahondra3. Muh Bad Ayatullah Masrng4. Nelson Cakilili yeyyhenhena
Artikel Astra Honda Racing Team Kirim Pebalap Indonesia ke Balapan Eropa pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Kiandra Ramadhipa Jadikan Pengalaman ARRC 2024 Sebagai Pelajaran Berharga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal itu diungkapkan Ramadhipa saat ditemui sejumlah media di Barcode Gokart, MOI, Selasa (10/12/2024).
Ramadhipa menjadi pesaing kuat Astra Honda Racing Team (AHRT) di ajang ARRC.
Gandeng AHRT, ia mengendarai CBR250RR untuk bersaing di kelas Asia Production 250cc (AP250).
Kontestan yang belum berusia 17 tahun ini akan bersaing dengan rekan dan rekannya Herjun Atna Firdaus.
Dalam rangkaian enam turnamen di Thailand, China, Jepang, Indonesia, Malaysia, dan Thailand, Ramadhipa berhasil menyamai Herjun di klasemen perebutan gelar juara Asia.
Baca juga: Musim Hebat Tim Balap Astra Honda, Dominasi Kelas ARRC AP250 2023
Di penghujung seri Malaysia, Ramadhipa berada di peringkat kedua dengan 122 poin, tertinggal 10 poin dari peringkat pertama Herjun.
Sayangnya, pembalap bernomor punggung 212 itu tidak lolos ke balapan kedua seri terakhir di Thailand karena ada kendala di sana.
“Di nomor tunggal, alhamdulillah, saya menemukan kecepatan dengan baik dan menemukan ritme yang sangat bagus sejak awal. Dan saya mampu memimpin balapan, saya tetap di depan dan saya mampu mengatur strategi saya di lap terakhir. , “ucap Ramadhipa.
“Di balapan kedua saya benar-benar kecewa. Saya sudah memberikan yang terbaik, tapi saya belum mendapat keberuntungan dan mungkin keberuntungan datang bersamanya,” lanjutnya.
“Tetapi saya tidak akan menyerah. Pengalaman ini akan saya gunakan untuk memperkuat diri di tahun 2025,” kata kompetitor AHRT itu.
Baca Juga: Rheza Podium, Tim Balap Astra Honda Rebut Trofi ARRC
Dalam enam seri yang dimainkannya, Ramadhipa menempati peringkat ketiga dengan 147 poin.
Meski nasibnya tak berakhir baik, Rama mengincar hasil lebih baik di musim depan.
“Iya, saya mengincar hasil yang lebih baik dari tahun ini, semoga bisa juara di musim 2025,” pungkas Rama.
Sementara itu, Herjun yang berhasil menjadi juara Asia menyayangkan rekannya yang tidak bisa menyelesaikan kompetisi tersebut.
“Sangat disayangkan juga kemarin Rama mengalami masalah pada motornya di seri terakhir. Itu bukan hasil yang diinginkan Herjun karena Herjun dan Rama ingin balapan bersama di putaran yang sama, tidak ada yang bermasalah,” jelasnya. . Herjun Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Kiandra Ramadhipa Jadikan Pengalaman ARRC 2024 Sebagai Pelajaran Berharga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Herjun Atna Ungkap Kunci Keberhasilan Menjadi Juara di ARRC pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Herjun menjadi juara Asia dengan motor CBR250RR di kelas Asian Production 250cc (AP250).
Pebalap berusia 20 tahun itu menjadi juara setelah kembali melalui enam putaran balapan di Thailand, China, Jepang, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Herjun menyelesaikan seri AP250 dengan total 165 poin. Ia unggul 13 poin dari pesaingnya asal Indonesia, Muhammad Faerozi Toreqottulla (Yamaha Racing Indonesia).
Ia menunjukkan keberhasilannya menjadi juara tidak lepas dari keyakinan batinnya untuk terus berusaha, meski tak selalu meraih hasil bagus di setiap balapan.
“Kuncinya, meski di awal hingga pertengahan seri banyak yang kurang beruntung, ada yang terjatuh, hasil buruk di balapan-balapan sebelumnya, namun hingga akhir seri pun Herjun berusaha mencari kepercayaan diri. kabarnya tidak ke mana-mana,” kata Herjun kepada awak media di Go Kart Barcode, Rabu (10/12/2024).
“Persiapkan terus sebelum lomba. Persiapkan diri sebaik mungkin. Kuncinya terus berusaha, tetap lakukan yang terbaik dalam latihan fisik,” ujarnya.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Tolak Pernyataan Marquez soal APAR
Pada seri sebelumnya, Herjun sempat bersaing ketat dengan rekan setimnya yakni Muhammad Kiandra Ramadhipa.
Pada seri kelima di Malaysia, keduanya hanya terpaut 10 poin, dengan Herjun mengungguli Ramadhipa yang berada di posisi kedua klasemen.
“Kalau kita bertanding di Ramadhipa, kita tidak ada yang namanya heat. Tapi di sirkuit kita tetap bertanding secara realita,” kata Herjun.
Namun nasib sial menimpa Ramadhipa di babak final.
Baca Juga: Tim Balap MS Glow Putra Ingin Gabung ARRC, Masih Persiapan
Herjun menyayangkan Ramadhipa tidak bisa menyelesaikan balapan kedua di etape terakhir atau keenam di Thailand. Sebab, sepeda motornya bermasalah.
“Sangat disayangkan juga kemarin di seri terakhir Rama mengalami masalah pada motornya. Ini bukan hasil yang diinginkan Herjun karena Herjun dan Rama ingin bersaing di level yang sama, keduanya tidak ada masalah,” jelasnya. . Harjun.
Jika ia mengambil musim 2025, ia ingin performa lebih tinggi lagi. Salah satu cita-cita Herjun adalah bisa naik kelas.
“Tahun 2025 kita tunggu saja. Targetnya raih prestasi setinggi-tingginya. Lebih banyak prestasinya dibandingkan tahun ini. Karena Herjun sudah lama ingin naik ke kelas tertinggi,” pungkas AHRT Racer langsung melalui sambungan telepon seluler. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mendapatkan akses ke saluran Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPzjZrk13D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Herjun Atna Ungkap Kunci Keberhasilan Menjadi Juara di ARRC pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>