Artikel [POPULER OTOMOTIF] Update Isu Mobil Rusak karena Pakai BBM Jenis Pertamax | Jetour Siapkan SUV Boxy Penantang Chery J6 | Berburu LSUV Baru di Akhir Tahun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Tak lupa, banyak juga pembaca yang dibuat penasaran dengan artikel seputar perburuan LSUV baru di penghujung tahun. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman artikel mobil terpopuler Rabu (4/12/2024):
1. Update kendaraan yang rusak akibat penggunaan bahan bakar Pertamax
Isu kerusakan kendaraan akibat penggunaan bahan bakar minyak Pertamax (BBM) terus marak. Investigasi sedang berlangsung dan penyebabnya diyakini telah diketahui.
Tri Yuswidjajanto Zaenuri, dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), yang juga tergabung dalam tim Lembaga Penelitian dan Industri (LAPI) ITB, mengatakan kemungkinan terdapat bahan anti korosi pada dinding tangki.
Baca juga edisi ini: Update isu kendaraan rusak akibat penggunaan bahan bakar Pertamax
2. Garansi Pabrik Airlangga, Ini Jawaban BYD Indonesia
BYD Indonesia buka suara usai Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto meminta kepastian komitmen investasi di Indonesia pada Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 akhir pekan lalu, Jumat (1/12/2024).
Manajer Marketing PR dan Government Relations BYD Indonesia Luther T. Panjaitan dalam keterangan tertulis yang dikirimkan kepada Kompas.com menegaskan, pihaknya akan terus membuat rencana investasi sesuai pedoman pemerintah, termasuk ekspor.
Baca Juga: Komitmen Pabrik Airlangga, Ini Jawaban BYD Indonesia
3. Jetour menyiapkan SUV kotak untuk menantang Chery J6 yang akan diluncurkan tahun depan
Produsen otomotif asal China Jetour resmi memasuki pasar Indonesia di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Jetour telah meluncurkan dua SUV andalannya, Dashing dan X70 Plus. dari Rp 390 juta.
Berbicara rencana tahun depan, Jetour akan meluncurkan SUV mulai dari T2 untuk bersaing dengan Chery J6.
Baca Juga: Jetour Siapkan SUV Tantang Chery J6, Akan Diluncurkan Tahun Depan
4. Cek harga motor akhir tahun 2024, Supra X 125 mulai Rp 19 jutaan
Jika jatuh pada akhir tahun 2024 atau Desember, banderol harga beberapa moped akan cukup stabil. Dari keempat jenis moped yang terjual, terlihat tidak ada perubahan harga jual pada bulan ke-12.
FYI, harga bebek Yamaha mengalami kenaikan pada Oktober lalu. Misalnya saja MX King 150 yang kini dibanderol Rp 26,780 juta, naik dari sebelumnya Rp 26,625 juta.
Baca Juga: Cek Harga Motor Akhir 2024, Supra X 125 Mulai Rp 19 Jutaan
5. Saat berburu LSUV baru di akhir tahun, cek daftar harganya
Harga sport utility vehicle (LSUV) berbiaya rendah atau SUV yang seringkali murah tidak akan berubah pada Desember 2024. Berdasarkan penelusuran situs resmi masing-masing merek, banderolnya masih stabil, tak naik sejak November lalu. Ini bisa menjadi kabar baik bagi Anda yang sedang mencari kendaraan baru, khususnya LSUV. Selain itu, seringkali banyak diskon menarik yang ditawarkan retailer di akhir tahun.
Baca juga: Jika Anda sedang mencari LSUV baru di akhir tahun, simak daftar harga terbaik dan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk masuk ke saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel [POPULER OTOMOTIF] Update Isu Mobil Rusak karena Pakai BBM Jenis Pertamax | Jetour Siapkan SUV Boxy Penantang Chery J6 | Berburu LSUV Baru di Akhir Tahun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Airlangga Ungkap Jepang Berkomitmen Tambah Investasi di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal itu disampaikan Airlangga usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto menjamu puluhan pengusaha dan investor asal Jepang di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2024).
Hal ini juga menyebabkan pertemuan dengan pengusaha Jepang selama dua hari terakhir. Alasannya, Prabowo ingin mendengar dan bertemu satu lawan satu.
Kemarin belum semuanya, dan juga dengan Jakarta Club Association of Japan, Jepang menjadi salah satu investor terbesar di Indonesia dan berkomitmen untuk meningkatkan investasinya, kata Airlangga di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat.
Makanya Presiden ingin mendengar satu per satu dan juga bertemu satu per satu, imbuhnya.
Baca juga: Dasko Sebut Prabowo Setuju PPN Multitarif
Dari rincian komitmen tersebut, pihaknya akan mewujudkan proyek-proyek yang sejalan dengan visi dan misi Indonesia.
“Jadi kami harus mengumumkan proyek-proyek baru kepada mereka,” kata Airlangga.
Sedangkan komitmen yang sudah dilaksanakan adalah komitmen investasi pada proyek gas permanen blok Masela, yaitu SIA Inpex Masela.
Proyek ini memerlukan investasi sekitar $21 miliar, dengan fase saat ini termasuk penyelesaian desain teknik lanjutan. Investasi di industri otomotif juga akan dijajaki nantinya.
“Komitmen yang saya berikan kemarin adalah 21 miliar untuk proyek Masela. Lalu ada berbagai investasi lain di bidang otomotif, lalu Pelabuhan Patimban. Ada juga kerja sama mereka di bidang petrokimia yang tentunya membutuhkan pasokan gas yang sesuai dan sebagainya,” ujarnya. menjelaskan. Airlangga.
Baca juga: Mifta Bakal Hadapi Presiden Prabowo Pekan Depan Usai Mundur
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto menjamu puluhan pengusaha dan investor asal Jepang di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (12 Juni 2024).
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan pertemuan antara Prabowo dengan puluhan pengusaha Jepang yang tergabung dalam Persatuan Jakarta-Indonesia (Japinda) di lokasi yang sama pada Kamis (5/12/2024).
Sejumlah pihak turut mendampingi pertemuan para kepala negara tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie, Arsjad Rasjid, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Menteri BUMN Eric Tohir.
Sementara itu, delegasi Jepang didampingi Menteri Perekonomian Ueda Hajime dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Airlangga Ungkap Jepang Berkomitmen Tambah Investasi di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Airlangga Tagih Janji Pembuatan Pabrik BYD di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Selain melihat produk dan teknologi terkini, beliau juga berkesempatan berbincang langsung dengan para manajer dan/atau direktur perusahaan terkait, salah satunya BYD.
Menariknya, saat Airlang ditemui General Manager BYD Asia Pacific Automotive Sales Liu Xueliang, Airlang langsung meminta raksasa otomotif China itu memenuhi kewajibannya di Indonesia.
Baca juga: Airlangga Sebut Insentif Kendaraan Listrik Belum Selesai Tahun Depan
Mengingat BYD merupakan salah satu produsen mobil yang telah mendapat sejumlah insentif atau peluang dari pemerintah untuk melebarkan sayap usahanya ke Indonesia. Beberapa di antaranya adalah pembebasan bea masuk dan pajak penjualan barang mewah (LGST).
“Jadi bangun pabriknya nggak? Bukan hanya untuk dalam negeri tapi juga untuk ekspor,” kata Airlangga saat mengunjungi booth BYD di ICE BSD City, Tangerang, Minggu (1/12/2024).
“Kalau tidak ekspor, saya batalkan status kawasan ekonomi khusus BYD,” ujarnya.
Menanggapi pertanyaan spontan, Liu membenarkan bahwa fasilitas yang diusulkan akan selesai pada akhir tahun 2025 dan mulai beroperasi pada tahun yang sama. Saat ini pabrik BYD di Kawasan Industri Smartpolitan Subang, Jawa Barat sedang dalam tahap persiapan.
“Pabriknya akan selesai akhir tahun depan. Jadi bisa segera beroperasi di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga: MPV Listrik Premium Denza D9 Akan Diproduksi di Indonesia
Liu juga mengatakan, fasilitas seluas 106 hektare tersebut tidak hanya akan memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, namun juga fokus pada ekspor sesuai dengan pedoman pemerintah.
Sayangnya, dia belum merinci produk apa saja yang akan dirakit secara lokal pada tahap pertama.
“Yang pasti kami akan menjadikan Indonesia salah satu yang terbesar di dunia,” kata Liu.
Diketahui, BYD telah mengumumkan komitmen investasi hingga Rp 11,7 triliun untuk mendirikan pabrik perakitan mobil listrik di Indonesia, menjadikan negara ini sebagai salah satu basis produksinya.
Baca juga: Hyundai Recall 220.000 Lagi Kendaraan, Termasuk Santa Fe Hybrid, Ini Alasannya
Tanggung jawab tersebut kemudian diambil alih oleh Pemerintah dalam hal ini Menteri Koordinator Perekonomian dan Kementerian Bisnis. Hal ini memberikan insentif bagi perusahaan untuk dibebaskan bea masuk dan PPnBM mobil impor hingga akhir tahun 2025.
Insentif terkait tercermin dalam peraturan no. 6 dari Menteri Penanaman Modal dan Hilir atau Kepala BKPM Tahun 2023 yang kemudian direvisi menjadi Peraturan Menteri Penanaman Modal dan Hilir atau Kepala BKPM No. 1 tahun 2024.
Fasilitas produksi BYD dilaporkan memiliki kapasitas produksi 150.000 unit per tahun. Perusahaan bertujuan untuk memulai aktivitas produksi awal dalam waktu dua tahun setelah penjualan resmi atau pada akhir tahun 2025. Lihat berita terbaru dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Airlangga Tagih Janji Pembuatan Pabrik BYD di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Prabowo Tunjuk Airlangga Hartarto Jadi Menko Perekonomian Lagi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Airlanga juga pernah menduduki jabatan tersebut pada pemerintahan sebelumnya.
“Dr. Ir. Airlanga Hartarto, Menteri Koordinator Perekonomian, kata Menteri Koordinator Perekonomian di Istana Negara, Minggu (20 Oktober 2024), seperti dikutip YouTube Sekretaris Kabinet.
Airlangga lahir di Surabaya, Jawa Timur. Ia merupakan Ketua Umum Partai Golkar namun mengundurkan diri pada pertengahan Agustus.
Baca Juga: Datangkan Jokowi ke Solo, Panglima dan Kapolri: Atas Perintah Presiden Prabowo
Sebelum menjabat Menko Perekonomian, Airlanga merupakan Menteri Perindustrian (Menperin) di kabinet Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Karir Airlangga panjang baik di bidang bisnis maupun politik.
Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Emiten Indonesia pada tahun 2011 hingga 2014, Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) pada tahun 2006 hingga 2009, dan Ketua Dewan Insinyur PII pada tahun 2009 hingga 2012.
Di bidang politik, selain menjabat sebagai menteri, Airlanga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VII DPR RI dan menjabat Ketua Komisi VI pada tahun 2006-2009 dan 2009-2014. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita pilihan Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Prabowo Tunjuk Airlangga Hartarto Jadi Menko Perekonomian Lagi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>