Artikel UPDATE Belanda “Chaos”: Pengadilan Amsterdam Larang Demo Pro-Palestina pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Keputusan tersebut mendukung larangan yang diberlakukan Walikota Amsterdam, pasca perselisihan antara penggemar sepak bola Israel Ann dan pemuda tiga hari lalu.
Seperti diketahui, pada Kamis (7/11/2024), di kota Belanda terjadi bentrokan antara suporter sepak bola Maccabi Tel Aviv dengan orang-orang yang mengendarai skuter di berbagai wilayah kota.
Baca Juga: Belanda Kisruh, Israel Evakuasi Warganya dari Amsterdam ke Tel Aviv
Lima pendukung Maccabi Tel Aviv dilaporkan dirawat di rumah sakit dalam serangan itu. Konflik tersebut bermula dari protes internasional sejak konflik Israel-Palestina dengan kelompok Hamas dimulai di Gaza.
“Walikota telah memutuskan bahwa akan ada larangan protes di kota tersebut pada akhir pekan ini,” demikian pengumuman Pengadilan Negeri Amsterdam di X, seperti dilansir AFP.
Oleh karena itu, kata dia, pengadilan menolak permintaan demonstrasi tersebut.
Aktivis Belanda Frank van der Linde menyerukan protes segera di Dam Square yang terkenal di Amsterdam, meskipun ada larangan sementara protes yang diumumkan oleh Walikota Femke Halsema pada Jumat (8/11/2024).
Kantor berita nasional Belanda, Algemeen Nederlands Persbureau (ANP), melaporkan bahwa Van der Linde ingin berjalan di danau pada hari Minggu ini untuk memprotes pembunuhan di Gaza dan karena menurutnya dia membantu hak mogok kelompok tersebut telah dihapus.
Baca Juga: Penyebab Kekacauan Belanda, Jelang Pertandingan, Suporter Israel Bakar Bendera Palestina dan Rusak Taksi.
Sementara itu, tindakan darurat yang diminta Perdana Menteri pada hari Jumat juga mencakup Perlindungan Polisi dan penggunaan masker, dan akan dilakukan pada Senin (11/11/2024). di pagi hari.
Polisi Amsterdam mengatakan ada ketegangan menjelang pertandingan Ajax melawan Tel Aviv Maccabi di Johann Cruyff Arena, Kamis.
“Pendukung Maccabi membakar bendera Palestina di Dam Square dan merusak sebuah taksi,” kata kepala polisi Amsterdam Peter Holla.
Dalam insiden “Kekacauan” Belanda, para pendukung Maccabi dituduh meneriakkan slogan-slogan anti-Palestina, dan mendapat tanggapan dari kelompok pemuda yang melakukan protes.
Usai pertandingan, sekelompok pria yang mengendarai skuter melakukan “tabrak lari” terhadap pendukung Maccabi di berbagai wilayah kota.
Polisi mengatakan para penyerang terinspirasi oleh seruan di media sosial untuk menargetkan orang Yahudi.
Baca selengkapnya: PM Belanda membatalkan konferensi iklim PBB demi perselisihan
Halsema mengatakan kelompok itu menargetkan fans klub Israel tersebut dengan memukul dan menendang mereka.
“Ini adalah tindakan anti-Semitisme yang saya harap tidak akan terjadi lagi,” kata Halsema, sambil menambahkan bahwa dia “malu” dengan kekerasan tersebut.
Setidaknya 63 orang telah ditangkap sejauh ini, polisi telah melancarkan penyelidikan besar-besaran dan diperkirakan akan melakukan lebih banyak penangkapan.
Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih berita yang Anda suka untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel UPDATE Belanda “Chaos”: Pengadilan Amsterdam Larang Demo Pro-Palestina pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Penyebab Belanda “Chaos”, Sebelum Pertandingan, Suporter Israel Bakar Bendera Palestina dan Rusak Taksi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Seorang penggemar sepak bola Israel diketahui diserang setelah meninggalkan stadion.
Dikutip dari AFP Sabtu (9/11/2024) Fans Israel dipukuli dan ditendang sebelum penyerang melarikan diri.
Baca juga: Belanda Kisruh, PM Malu dengan Bentrokan Suporter Israel di Amsterdam
Namun apa penyebab kekacauan di Belanda? Mengapa terjadi kekerasan antar suporter di Amsterdam?
Kapolres Peter Holla mengatakan suporter sempat terlibat tawuran kecil pada Rabu (6/11/2024) malam, kurang dari 24 jam jelang laga Ajax kontra Maccabi Tel Aviv.
Pendukung klub Israel menghancurkan bendera, merusak taksi dan membakar bendera Palestina di alun-alun utama Amsterdam pada Rabu malam.
Polisi kemudian turun tangan untuk mencegah bentrokan antara pendukung Israel dan sopir taksi di kasino.
“Para petugas bisa saja mengusir tentara Israel dan menghindari konfrontasi besar,” kata Hola.
Saat laga berlangsung, suasana laga Ajax kontra Maccabi Tel Aviv berlangsung tenang.
Ajax memuji kedua kubu suporter atas perilaku mereka selama pertandingan yang dimenangkan tim tuan rumah dengan skor 5-0.
Baca Juga: Netanyahu Kirim 2 Pesawat untuk Pendukung Israel yang Terluka di Belanda
Namun, kekerasan bermula saat suporter meninggalkan stadion.
Walikota Amsterdam Halsema mengatakan sekelompok pria yang mengendarai skuter menyerang pendukung klub Israel tersebut.
“Pendukung Israel dipukuli dan ditendang sebelum para penyerang kembali melarikan diri, sehingga menyulitkan polisi untuk campur tangan,” kata Peter Hola.
Lima penggemar Israel dibawa ke rumah sakit karena cedera akibat insiden tersebut, namun kemudian diizinkan pulang pada hari Jumat.
Sementara itu, sekitar 20 hingga 30 fans lainnya mengalami luka ringan.
Artikel Penyebab Belanda “Chaos”, Sebelum Pertandingan, Suporter Israel Bakar Bendera Palestina dan Rusak Taksi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>