Artikel Mahasiswa USU dan Telkom Wakili Indonesia di AYDA International Summit pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Keduanya berhak mewakili Indonesia pada AYDA International Summit 2024 di Chennai, India pada 3-5 Juli 2024.
Kelvin menjadi pemimpin industri dengan karyanya Unchain. Kali ini Alifiah tampil sebagai pemenang kategori desain interior bertajuk Rumah Payabo.
Bagi pemenang utama, AYDA menawarkan hadiah uang tunai sebesar Rp 20 juta, sebuah kesempatan kerja.
Selain itu, ia juga berhak mewakili Indonesia di AYDA International Summit 2024, memperebutkan gelar Young Designer of Asia dan kesempatan menerima beasiswa $10,000 untuk lulus dari Harvard School of Design. Pemenang Emas
Baca Juga: Finalis Asian Young Designer Awards 2023-2024
Sebagai peraih emas pada bidang desain, Kelvin mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaannya bisa membawa reputasi baik kampus.
“Ini hasil kerja keras. Bukan hanya saya saja, tapi para dosen dan teman-teman yang telah mendukung kami sehingga karya kami bisa meraih penghargaan,” kata Kelvin.
Alifia, peraih emas kategori desain interior, turut hadir. Ia berharap karyanya dapat memberikan manfaat bagi kelangsungan kehidupan di Bumi.
Salah satu juri kategori desain interior, Grace Hartanti, pendiri Grace Hartanti Design Lab, memuji para finalis.
Menurutnya, ajang kompetisi desainer muda seperti ini harus terus menjadi wadah yang baik bagi tumbuhnya bakat-bakat luar biasa yang terpendam.
Selain itu, mereka juga berkesempatan untuk tampil di kancah internasional bersama negara-negara Asia lainnya.
“Saya percaya bahwa pekerja anak mempunyai daya saing global,” kata Grace.
Selain AYDA, Nippon Paint telah ditetapkan sebagai sponsor acara kompetisi Creative Color Awards (CCA) yang akan diluncurkan pada akhir tahun 2022.
Kompetisi ini terbuka untuk desainer kreatif dan interior.
Tahun ini batas waktu pendaftaran dibuka hingga 12 April 2024. Oleh karena itu, masih ada peluang untuk bersaing dengan arsitek dan desainer interior dari negara lain yang juga bersaing di CCA.
Direktur pemasaran proyek Nippon Paint Indonesia Ramdan Effendi mengatakan antusiasme dan semangat bersaing para peserta khususnya desainer dan arsitek muda Indonesia sangat tinggi.
“Hal ini membuat perusahaan semakin percaya diri untuk terus menghargai dan mendukung beliau dalam memberikan waktu dan membuka kesempatan berkarya bagi talenta-talenta muda berbakat Indonesia,” tandasnya. Pantau terus berita dan pilihan berita kami di perangkat seluler Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mendapatkan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.
Artikel Mahasiswa USU dan Telkom Wakili Indonesia di AYDA International Summit pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Mahasiswa ITB dan UGM Wakili Indonesia dalam AYDA Internasional di Vietnam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Keduanya adalah Arya Putra dari ITB dan Salsabila Novitasari dari UGM. Ia berhasil meraih Medali Emas pada AYDA Indonesia yang diumumkan pada Rabu (15/2/2023).
Arya Putra menjadi pemenang pada kategori desain interior dengan karyanya bertajuk Silih Hub dan Salsabila Novitasari pada kategori arsitektur dengan karyanya RE-STACK!.
AYDA Indonesia dan Internasional merupakan acara penghargaan yang dibuat oleh Nippon Paint sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).
Tujuannya untuk membimbing mahasiswa arsitektur dan desain interior ke jenjang profesional, serta mengembangkan industri arsitektur dan desain interior di Indonesia, kata Marketing Manager Nippon Paint Indonesia, Linda Kam, menanggapi Kompas.com.
Acara ini sudah ada sejak tahun 2008 secara internasional dan sudah ada di Indonesia sejak tahun 2012.
Linda menuturkan, peserta dari kategori desain interior dan arsitektur yang mengikuti AYDA Indonesia 2022/2023 berjumlah 409 orang.
Baca Juga: Desain Interior Kantor Modern Kontemporer, Berkelas dan Elegan
Setelah melalui proses seleksi peserta yang memakan waktu lebih dari 6 bulan, Nippon Paint Indonesia kemudian menyerahkan 10 peserta terbaik kepada dewan juri.
Kemudian juri melakukan penilaian obyektif terhadap maket yang dibuat oleh peserta sehingga menghasilkan 5 finalis.
Selanjutnya karya kedua pemenang AYDA Indonesia dari masing-masing kategori akan bersaing dengan perwakilan pemenang dari 17 negara lainnya di ajang AYDA Internasional.
Sementara itu, Juri AYDA Indonesia dan Pendiri W Office (WOF) Joe Willendra menjelaskan, tantangan dalam penilaian tahun ini adalah peserta harus menciptakan karya yang sesuai dengan situasi pascapandemi.
“Kualitasnya pasti akan terus meningkat, temanya berbeda-beda setiap tahunnya dan yang paling menantang adalah ini pertama kalinya sejak pandemi,” kata Joe.
Sebagai informasi, AYDA juga menjalin kerja sama dengan Harvard University Graduate School of Design.
Oleh karena itu, pemenang utama kompetisi AYDA International berkesempatan mendapatkan beasiswa Design Discovery Program selama 3 minggu di Boston, Amerika Serikat. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Mahasiswa ITB dan UGM Wakili Indonesia dalam AYDA Internasional di Vietnam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>