Artikel [KABAR DUNIA SEPEKAN] Konflik Keluarga Duterte-Marcos | Banjir Malaysia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sementara itu, banjir melanda Malaysia, menyebabkan 80.000 orang dievakuasi dan tiga orang tewas.
Rangkuman berita dunia sepekan Senin (25/11/2024) hingga Minggu (12/1/2024).
Baca Juga: Penyanyi Malaysia Batal Konser Karena Hanya 98 dari 2.414 Tiket Terjual 1. Karena Wakil Presiden Filipina Ancam Bunuh Konflik Presiden Duterte-Dinasti Marcos.
Wakil Presiden Filipina Sara Duterte kembali mengancam Presiden Filipina Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr.
Kali ini, putri mantan Presiden Rodrigo Duterte mengaku menghubungi pria bersenjata yang akan mengakhiri hidup Marcos jika terjadi sesuatu padanya.
Sara sebelumnya mengancam pada Oktober 2024 akan menggali makam ayah Bongbong, Ferdinand Marcos Sr., dan membuang jenazahnya di Laut Cina Selatan.
Lebih lanjut di sini. 2. Trump mengenakan tarif impor yang tinggi terhadap barang-barang dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok
Presiden terpilih Donald Trump telah mengumumkan tarif sebesar 25 persen pada barang-barang dari Kanada dan Meksiko dan 10 persen pada barang-barang dari Tiongkok.
Tindakan ini, katanya, akan menjadi bagian dari kebijakan perdagangan untuk melindungi pekerja Amerika dan melawan ketidakadilan.
“Pada tanggal 20 Januari, saya akan menandatangani perintah eksekutif yang akan mengenakan tarif pada semua produk Kanada dan Meksiko,” tulis Trump di laman media sosialnya.
Lebih lanjut di sini.
Baca Juga: Akankah Rencana Bulan Trump dan Musk Berhasil atau Gagal? 3. Amerika Serang Suriah Lagi, Apa Tujuannya?
Amerika kembali menyerang Suriah pada Selasa (26/11/2024).
Militer AS mengatakan pihaknya telah melakukan serangan terhadap depot senjata kelompok sekutu Iran yang tidak disebutkan namanya di Suriah.
Mereka mengatakan serangan itu dilakukan sebagai respons terhadap serangan kemarin terhadap tentara AS.
Lebih lanjut di sini.
Artikel [KABAR DUNIA SEPEKAN] Konflik Keluarga Duterte-Marcos | Banjir Malaysia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Sudah Sebar 1.000 Undangan Malah Banjir Saat Resepsi, Ini yang Dilakukan Pengantin Malaysia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Namun, beberapa warga Malaysia berhasil mengubah bencana ini menjadi situasi yang lebih berkesan.
Seperti yang dilakukan Nur Izatul Asma Mustafa (22) dan Muhammad Khairy Muhammad Kamal (28) di negara bagian Kedah.
Baca juga: Banjir di Malaysia Paksa 122.631 Orang Mengungsi, Kenapa Banyak?
Mereka heboh menggelar pesta pernikahan di tengah banjir yang masih melanda wilayah mereka.
Keluarga awalnya membagikan sekitar 1.000 undangan kepada kerabat dan kolega.
Mereka pun melanjutkan acara pernikahan sesuai tanggal yang telah ditentukan.
Nah, saat hari pernikahan mereka tiba, keduanya tampak “damai” dengan situasi banjir.
Salah satunya yang mengenakan gaun pengantin asyik berfoto di tengah banjir.
Seperti dilansir Astro Awani dari Media Malaysia, Sabtu (30/11/2024), Nur Izatul mengaku awalnya tak menyangka pesta pernikahannya akan berubah di menit-menit terakhir.
Namun, dia dan suaminya memutuskan untuk tidak khawatir.
Dia mengatakan rencananya sudah berjalan sejak Mei.
Tak hanya membagikan undangan, mereka juga memesan dekorasi atau gaun pengantin, gaun pengantin, penata rias, dan cinderamata dengan total biaya sekitar 20 ribu ringgit Malaysia (sekitar Rp 70 juta).
Baca Juga: Jenazah WNI Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Malaysia Dipulangkan ke Indonesia
Untungnya, banyak hal yang bisa diselesaikan.
Pertama, makanan dapat dikemas untuk dibagikan kepada rekan kerja dan keluarga ketika banjir semakin parah.
“Pemasok setuju untuk memesan makanan, namun kami harus mengemas semua makanan dan suvenir untuk dibagikan di truk kepada keluarga dan kolega,” kata Noor Izatul.
Artikel Sudah Sebar 1.000 Undangan Malah Banjir Saat Resepsi, Ini yang Dilakukan Pengantin Malaysia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Banjir Malaysia, 3 Orang Tewas, 80.000 Dievakuasi, Pemerintah: Bisa Menjadi Banjir Terburuk pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Pemerintah Malaysia pada Jumat (29/11/2024) menyatakan musim ini bisa menyebabkan banjir terbesar dalam 10 tahun terakhir.
Banjir sering terjadi di sepanjang pantai timur Semenanjung Malaysia selama musim hujan antara bulan Oktober dan Maret.
Baca juga: Banjir di Malaysia merugikan negara Rp 20 triliun
Namun, hujan lebat terjadi pada minggu ini, terutama di negara bagian utara Kelantan yang berbatasan dengan Thailand.
Situs resmi Pusat Komando Bencana Nasional Malaysia menyebutkan tiga orang tewas pada Jumat pagi.
Sekitar 80.000 orang dievakuasi ke 467 kamp sementara di tujuh negara bagian.
Kelantan dan Terengganu adalah negara bagian yang terkena dampak banjir terparah di Malaysia musim ini.
Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri dan Ketua Komite Nasional Penanggulangan Bencana Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengatakan pada Kamis (28/11/2024) bahwa banjir ini diperkirakan akan lebih buruk dari sebelumnya pada tahun 2014, yang membutuhkan hampir 250.000 orang . melarikan diri. rumah mereka.
“Karena gawatnya situasi ini, semua pihak telah dikerahkan untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan mereka yang terkena dampak,” kata kantor berita negara Bernama.
Ahmad Zahid mengatakan pemerintah telah mengerahkan lebih dari 82.000 perahu keamanan dan penyelamat, kendaraan roda empat, dan helikopter.
Baca juga: Kerusakan akibat banjir di Malaysia diperkirakan merugikan hingga Rp 68,4 triliun
Operator kereta api nasional KTM Berhad mengatakan dalam sebuah postingan di Facebook bahwa mereka telah menangguhkan sembilan rute kereta api di sepanjang pantai timur karena banjir.
Pada Rabu (27/11/2024), Departemen Meteorologi Malaysia melaporkan curah hujan lebat diperkirakan akan berlangsung hingga Jumat ini.
Pekan lalu, mereka mengatakan air pasang diperkirakan akan membawa hujan lebat dan berkepanjangan di bagian timur semenanjung hingga 1 Desember.
Dengarkan berita dan pilihan berita kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Banjir Malaysia, 3 Orang Tewas, 80.000 Dievakuasi, Pemerintah: Bisa Menjadi Banjir Terburuk pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel [UNIK GLOBAL] Tiket Konser Hanya Laku 98 | Padang Pasir Arab Jadi Subur pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sementara itu, Arab Saudi berhasil secara khusus mengubah gurun pasir menjadi lahan subur.
Berikut rangkuman artikel Unique Global Minggu (12/1/2024) hingga Sabtu (12/7/2024).
Baca juga: PM Malaysia Ikut Komentari Miftah Hina Penjual Es Teh 1. Penyanyi Malaysia Batalkan Konser Setelah Hanya 98 dari 2.414 Tiket Terjual
Penyanyi Malaysia. Aisha Retno harus rela membatalkan konsernya karena penjualan tiket jauh dari target.
Menurut pihak penyelenggara konser yaitu Kharisma Music International, soal tiket konser Aisyah di Zepp KL yang akan berlangsung pada 16 November 2024 hanya 98 dari 2.414 dari 2.414 tiket.
Tiketnya ada 2.414. Yang terjual hanya 98, dan 100 diberikan kepada teman-teman media, kata Yuka Kharisma selaku pemilik Kharisma Music International dikutip World of Buzz.
Baca lebih lanjut di sini. 2. Konser dibatalkan karena tiket tidak terjual, penyanyi Malaysia Aisha Retno kini harus membayar hutang sebesar Rp 274 juta.
Aisha Retno, penyanyi Malaysia yang batal tampil karena tiketnya tidak terjual, kini digugat utang oleh penyelenggara konser yakni Kharisma Music International (KMI).
Berdasarkan laporan Malay Mail tertanggal 21 November 2024, KMI telah memulihkan sisa utang sebesar 77.000 ringgit (Rp274,73 juta) dari 83.000 ringgit (296,14 juta) yang dipinjamkan kepada manajemen Aisyah yaitu ARE (Aisha Retno Entertainment), untuk membantu dia. akan tampil di Anugerah Juara Lagu 38 (AJL38) awal tahun ini.
Dalam kompetisi tersebut, penyanyi berusia 24 tahun itu menempati posisi kedua dan meraih penghargaan penampilan terbaik.
Baca lebih lanjut di sini.
Baca juga: Banjir di Malaysia Paksa 122.631 Orang Mengungsi, Kenapa Banyak? 3. 1000 Undangan Sudah Terkirim Meski Resepsi Banjir, Ini yang Dilakukan Brides Malaysia
Banjir yang terjadi baru-baru ini di Malaysia menewaskan lebih dari 120.000 orang dan merupakan pengalaman mengerikan bagi mereka yang mengalaminya.
Namun, beberapa warga Malaysia berhasil mengubah bencana ini menjadi situasi yang lebih berkesan.
Seperti yang dilakukan Nur Izzatul Asma Mustafa (22) dan Mohamed Khairie Mohamed Kamal (28) di negara bagian Kedah.
Baca lebih lanjut di sini.
Artikel [UNIK GLOBAL] Tiket Konser Hanya Laku 98 | Padang Pasir Arab Jadi Subur pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Saat Seorang Ayah di Malaysia Terjang Banjir Setinggi Dada demi Carikan Susu Sang Buah Hati… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Salah satunya, seorang ayah di Negeri Terengganu, baru-baru ini kedapatan rela berani menghadapi banjir agar anaknya tidak mati kelaparan.
Seorang pria dengan gagah berani berjalan melewati banjir untuk mengambil susu dan perlengkapan bayi lainnya yang tersisa di rumah.
Baca juga: Banjir di Malaysia Paksa 122.631 Orang Mengungsi, Kenapa Banyak?
Sebuah video yang menunjukkan pengorbanan luar biasa seorang ayah untuk putranya saat banjir menjadi viral di Malaysia.
Seperti dilansir World of Buzz, Senin (12/2/2024), video tersebut diunggah oleh pengguna TikTok @misshaa1 yang tak lain adalah istri dari pria dalam video tersebut.
“Bayi kehabisan susu dan popok, toko tutup, dan dalam perjalanan pulang ketinggian air naik setinggi dada,” tulisnya di samping video yang diposting, Sabtu (30/11/2024).
Berbicara kepada World of Buzz, Mishaa menjelaskan kronologi kejadian yang memaksa suaminya berani menghadapi banjir untuk pulang ke rumah.
Pertama, pada Rabu (27/11/2024), ia meninggalkan rumah untuk menghadiri acara sekolah putranya dan sudah mengemas susu dan popok putranya terlebih dahulu. @misshaa1 Bayinya kehabisan susu…simpanannya masih ada…tidak ada air yang bisa masuk ke dadamu???? #mangasbanjir #banjir2024? Suara Hujan (Interior, Pembukaan Jendela) (837944) – Suara oleh Yuki Shizuoka
Saat dia berjalan pulang dari acara sekolah, Mishaa menemui air banjir yang menghalangi jalannya.
Kemudian dia dan suaminya memutuskan untuk kabur bekerja.
Ya, pada malam ketiga evakuasi, bayi mereka yang berusia 1 tahun dan 10 bulan kehabisan ASI. Sementara itu, semua toko tutup karena banjir sehingga tidak ada susu.
“Keesokan harinya kami memutuskan untuk kembali melihat apakah air di dekat rumah kami sudah surut, namun sayangnya air masih terlalu tinggi untuk dilintasi,” jelasnya.
Baca Juga: Banjir Malaysia, 3 Meninggal, 80.000 Orang Mengungsi, Pemerintah: Bisa Jadi Banjir Terburuk Sejak Hari Ayah
Mishaa kemudian menceritakan bagaimana suaminya meyakinkannya bahwa semuanya akan baik-baik saja dan menawarkan untuk berjalan melewati genangan air untuk mengambil susu, mengingat putra mereka terus menangis karena lapar.
“Saya khawatir karena kalaupun kami minta bantuan, bantuannya tidak akan datang secepat itu, dan kami tidak punya susu lagi. Namun suami saya mengatakan kepada saya bahwa semuanya baik-baik saja dan dia akan berusaha melewati air tersebut,” jelasnya.
Dia tersentuh dengan wasiat suaminya.
“Cinta dan pengorbanan seorang ayah tidak bisa dibeli. Hormatilah selalu suami dan ayahmu, kata Mishaa.
World of Buzz memberitakan, beberapa netizen Malaysia menyatakan simpati atas apa yang dilakukan suami Misha.
“Kasihan, kamu tidak bisa mendapatkan susu dan popok untuk bayi. Silakan siapa yang bisa turun membantu mereka yang terkena dampak banjir. “Aku menangis saat melihat ini,” kata salah satu warganet.
Baca juga: Banjir Malaysia Terus Meningkat, Lebih dari 125.000 Orang Mengungsi
“Mengapa tidak memanggil pasukan pertahanan sipil atau pemadam kebakaran untuk meminta bantuan? Sangat berbahaya berjalan di perairan yang begitu dalam. Arusnya sangat kuat dan kita tidak dapat memprediksinya. Saya harap kamu dan suami tetap aman,” kata yang lain. cemas
Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Saat Seorang Ayah di Malaysia Terjang Banjir Setinggi Dada demi Carikan Susu Sang Buah Hati… pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Banjir Malaysia Paksa 122.631 Orang Mengungsi, Kenapa Bisa Begitu Banyak? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sayangnya, para pejabat bencana di “negara-negara tetangga” khawatir bahwa jumlah tersebut akan terus bertambah karena hujan lebat yang belum juga berhenti.
Wakil Perdana Menteri (PM) yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Penanggulangan Bencana di Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, memperkirakan banjir di Malaysia kali ini bisa lebih parah dibandingkan banjir tahun 2014 yang menyebabkan hampir 250.000 orang terpaksa mengungsi. . menyelamatkan rumah mereka.
Baca juga: Banjir di Malaysia-Thailand Tewaskan 8 Orang, Diperkirakan Lebih Parah dari Tahun 2014
Menurut data terbaru dari Komite Nasional Penanggulangan Bencana Malaysia, Negara Bagian Kelantan mengalami banjir terparah, menyebabkan 63 persen dari 122.631 orang yang mengungsi.
Sementara itu, sekitar 35.000 orang telah dievakuasi dari Terengganu, dan lainnya dari tujuh negara bagian lainnya.
Sementara jumlah korban tewas dalam banjir Malaysia yang dilaporkan masih empat orang di Kelantan, Terengganu, dan Sarawak. Kata para korban banjir Malaysia
Hujan deras yang dimulai awal pekan ini terus melanda kota Pasir Puteh di Kelantan, di mana orang-orang terlihat berjalan melewati air setinggi pinggang.
“Daerah saya terendam banjir sejak Rabu. Air telah mencapai koridor rumah saya dan hanya berjarak dua inci sebelum masuk ke dalam rumah,” kata warga Pasir Puteh dan petugas kebersihan sekolah, Zamrah Majid (59) kepada AFP.
“Untungnya, kedua mobil saya saya pindahkan ke bagian atas sebelum air naik,” tambahnya.
Baca juga: Malaysia Banjir, 3 Meninggal, 80.000 Mengungsi, Pemerintah: Banjir Bisa Lebih Parah
Ia mengaku membiarkan cucunya bermain air di depan rumahnya karena air selalu kekurangan.
“Tapi kalau airnya naik, bahaya, takutnya hanyut,” imbuhnya.
Ia mengaku tidak menerima bantuan apa pun dari bencana banjir kali ini.
“Baik itu bantuan kesejahteraan atau dukungan lainnya,” kata Zamrah.
Muhammad Zulkarnain (27), yang tinggal bersama orang tuanya di Pasir Puteh, mengatakan mereka diisolasi.
“Tidak ada mobil yang boleh keluar masuk di lingkungan tempat tinggal saya. Saya takut sekali…Untungnya kami mendapat bantuan dari LSM, mereka memberi kami makanan seperti biskuit, mie instan, dan telur,” jelasnya.
Banjir merupakan fenomena tahunan di negara Asia Tenggara berpenduduk 34 juta jiwa ini akibat angin muson timur laut yang membawa hujan lebat pada bulan November hingga Maret.
Baca juga: Malaysia mencabut tuduhan korupsi terhadap mantan Perdana Menteri Najib Razak dalam kasus 1MDB
“Ribuan pekerja darurat telah dikirim ke negara bagian yang dilanda banjir bersama dengan perahu penyelamat, kendaraan roda empat, dan helikopter,” kata Wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi, yang mengetuai Komite Nasional Penanggulangan Bencana Malaysia.
Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Banjir Malaysia Paksa 122.631 Orang Mengungsi, Kenapa Bisa Begitu Banyak? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Banjir Kuala Lumpur Malaysia, Sidang Parlemen Sampai Ditunda dan Anak-anak TK Naik Meja pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Banjir bandang akibat hujan deras pada pagi hari menyebabkan sidang DPR terhenti sementara dan menyebabkan tanah longsor di Taman Melawati.
Universitas negeri paling bergengsi di Malaysia, Universiti Malaya, yang berjarak dua puluh menit berkendara dari pusat kota, juga tak luput dari naiknya air.
Baca juga: Banjir Malaysia merugikan negara Rp 20 triliun
Seperti dilansir The Straits Times pada Selasa malam, sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan air yang mengalir deras membanjiri jalan-jalan kampus.
Sementara itu, video lain yang banyak dibagikan memperlihatkan siswa taman kanak-kanak (TK) di Gombak, Selangor, berdiri di atas meja saat air naik di sekitar mereka.
Kawasan Lembah Klang, termasuk Kuala Lumpur, mengalami curah hujan yang sangat deras dalam beberapa pekan terakhir.
Hujan tersebut turun beberapa minggu lebih awal dibandingkan musim hujan yang biasanya berlangsung pada bulan November hingga Januari.
Rekaman CCTV Sistem Informasi Transportasi (DBKL) Balai Kota Kuala Lumpur menunjukkan beberapa ruas jalan di kota itu terendam banjir.
Masalah lalu lintas yang serius terlihat di jalan-jalan utama menuju kota seperti Jalan Perak, Jalan Travers (dekat Bangsar) dan Jalan Raia Sultan Iskandar.
Pengukuran DBKL dari stasiun cuaca Pusat Bandar (di pusat KL) menunjukkan curah hujan lebih dari 114 mm dalam satu jam, dibandingkan dengan rata-rata 60 mm per jam hampir sepanjang tahun di ibu kota.
Di Parlemen, Ketua Parlemen Johari Abdul harus menghentikan sementara sidang karena beberapa anggota parlemen menahan banjir yang melanda Jalan Parlimen dan sekitarnya.
Baca juga: Banjir Hebat di Malaysia Diperkirakan Kerugian Hingga Rp 68,4 Triliun
Sidang yang sedianya dimulai pukul 10.00 WIB ditunda setengah jam.
Husna Aliaa Mohd Annuar, 36, seorang pegawai bank yang bekerja di dekat Menara Kembar Petronas, beberapa kilometer dari Gedung Parlemen, mengatakan kepada The Straits Times bahwa dia melihat permukaan air naik saat dia berkendara ke tempat kerja sekitar jam 9 pagi.
Namun, area sekitar gedung pencakar langit tidak terkena dampaknya.
Di Taman Melawati, Wakil Komisaris Mohd Azam Ismail, Kapolsek Ampang Jaya, mengatakan mereka menerima laporan adanya tanah longsor di kota tua tersebut pada pukul 10.30 pagi.
Artikel NEWS INDONESIA Banjir Kuala Lumpur Malaysia, Sidang Parlemen Sampai Ditunda dan Anak-anak TK Naik Meja pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>