Artikel Verde Two Raih Sertifikat EDGE Zero Carbon pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Edge adalah bangunan hijau yang diakui secara internasional dalam internasional dan pengembangan perusahaan keuangan internasional (IFC), anggota Bank Dunia.
Direktur Investasi di Area Investasi
Penghuni akan menikmati mengurangi biaya manfaat dan lingkungan yang sehat.
Baca lebih lanjut: Apartemen Shangri-La dan koneksi hotel selesai
Adapun agen properti, pencapaian ini memberikan perbedaan pasar, meningkatkan permintaan, dan peningkatan nilai properti.
Selain itu, keberhasilan ini menegaskan posisi tertulis pada hari Kamis (31/2/2025).
Pada saat yang sama, ini menjadi penting untuk implementasi properti berkelanjutan di Indonesia.
Floloint telah membentuk mitra strategis dengan real estat Asia hijau yang berbagi tanggung jawab dan lingkungan.
Kedua Verde dibangun dengan investasi hampir Rp 2 triliun. Meskipun ada banyak hal yang berkaitan dengan pengeluaran mahal dengan penggunaan konsep hijau, bahkan jika perusahaan terus berkelanjutan.
Baca lebih lanjut: 5 cara untuk membuat apartemen kecil terasa lebih lebar dari
“Kami ingin menjadi pelopor standar baru untuk pembangunan dan kontribusi berkelanjutan kami ke dunia,” tambah Heru.
Bentuk kacamata yang berkelanjutan untuk menyebabkan sinar matahari tetapi mengurangi panas untuk pendingin udara menjadi minimal.
Dari penggunaan konsep hijau ini, tabungannya setara dengan ribuan pohon
Meskipun hari ini, kedua Verde menyerap 70 persen dari 312 unit yang diusulkan dengan komponen 50:50 antara pengguna dan investor.
Lihatlah berita terbaru dan berita tentang pilihan kami secara langsung di ponsel Anda. Pilih akses ke saluran utama Anda Kompas.com Whatsapp Channel: https://www.whatapp.com/chchanpp.com/chchanpp./00292vowbdbd. Pastikan Anda menginstal program WhatsApp.
Artikel Verde Two Raih Sertifikat EDGE Zero Carbon pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Bank Dunia: Perang, Kerugian Ekonomi di Lebanon Rp 80 Triliun Lebih pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kerusakan diperkirakan dari sudut pandang ekonomi. Sementara itu, kerusakan struktural bangunan masih melebihi miliaran dolar.
Sementara itu, lebih dari 3.440 orang telah terbunuh sejak Oktober 2023, ketika kelompok Hizbullah dan Israel mulai saling menembak.
Baca juga: 5 Foto Momen Bom Israel Seberat 907 Kg Jatuh dan Meledak di Sebuah Apartemen di Lebanon
Selain itu, sejak 23 September 2024, Israel semakin mengintensifkan kampanye udaranya di Lebanon, bahkan mengirimkan pasukan darat ke Lebanon.
Baru-baru ini, pada Sabtu (16/11/2024), serangan udara Israel menghantam bagian selatan Beirut, ibu kota Lebanon.
Serangan itu terjadi setelah Israel menyerukan penarikan diri dari daerah tersebut karena merupakan basis Hizbullah.
Video AFPTV menunjukkan tiga kepulan asap mengepul di atas rumah-rumah di daerah tersebut pada Sabtu pagi.
Sesaat sebelum serangan, juru bicara militer Israel Avichay Adrei mengirim seruan ke X untuk mengevakuasi penduduk di lingkungan Haret Harik.
“Ini dekat dengan materi dan kepentingan terkait Hizbullah, yang akan dihancurkan oleh militer Israel dalam waktu dekat,” tulis postingan tersebut dalam bahasa Arab.
Israel mengidentifikasi bangunan tertentu dan meminta warga untuk pindah setidaknya 500 meter.
Sementara itu, Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) menyebutkan musuh telah melancarkan tiga serangan udara, termasuk satu serangan di dekat Haret Harik.
“Serangan pertama di dekat Haret Harik menghancurkan bangunan dan merusak kawasan itu,” katanya.
Serangan udara Israel yang berulang kali terjadi di Beirut Selatan telah mengusir sejumlah besar warga sipil dari wilayah tersebut, meskipun beberapa telah kembali pada siang hari.
Baca juga: Rudal Israel menghantam pangkalan UNIFIL yang dijaga pasukan Italia
Menurut NNA, di Lebanon selatan, Israel melakukan beberapa serangan pada Jumat malam dan Sabtu dini hari.
Semalam, Hizbullah juga mengklaim bahwa dua serangan roket menargetkan kamp infanteri di Israel utara. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Bank Dunia: Perang, Kerugian Ekonomi di Lebanon Rp 80 Triliun Lebih pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>