Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Bivitri Susanti Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/bivitri-susanti/ Berita Seputar Global Indonesia Tue, 06 May 2025 10:11:10 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png Bivitri Susanti Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/bivitri-susanti/ 32 32 RUU TNI Disebut Cacat Legislasi, Drafnya Tak Bisa Diakses Publik https://sp-globalindo.co.id/ruu-tni-disebut-cacat-legislasi-drafnya-tak-bisa-diakses-publik/ https://sp-globalindo.co.id/ruu-tni-disebut-cacat-legislasi-drafnya-tak-bisa-diakses-publik/#respond Tue, 06 May 2025 10:11:10 +0000 https://sp-globalindo.co.id/ruu-tni-disebut-cacat-legislasi-drafnya-tak-bisa-diakses-publik/ Jakarta, Compas.com – Pakar Hukum Konstitusi, Bivitri Susanti, menyatakan bahwa rancangan undang -undang (RUU) TNI, yang akan diratifikasi hari ini, memiliki proses legislatif yang salah. “(RUU TNI) Faktanya, proses legislatif salah,” kata Bivitri dalam tabel satu forum yang dikutip dari...

Artikel RUU TNI Disebut Cacat Legislasi, Drafnya Tak Bisa Diakses Publik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jakarta, Compas.com – Pakar Hukum Konstitusi, Bivitri Susanti, menyatakan bahwa rancangan undang -undang (RUU) TNI, yang akan diratifikasi hari ini, memiliki proses legislatif yang salah.

“(RUU TNI) Faktanya, proses legislatif salah,” kata Bivitri dalam tabel satu forum yang dikutip dari YouTube Compas, Rabu (03/03/2025).

Salah satu sifat kecacatan ini dapat dilihat dari tidak dapat diaksesnya rancangan RUU yang tersedia bagi masyarakat. “Dia harus (menyiapkan tagihan TNI) Situs (tempat) DPR, yang normal,” lanjut Bivitri.

Namun, sehari sebelum diskusi tentang diet pleno, Bivitri mengklaim bahwa ia tidak menerima proyek tertentu.

Baca Juga: Menteri Hukum tidak memerlukan keandalan militer dalam RUU TNI

Selama waktu ini, Bivitri dan Masyarakat Sipil hanya menerima anggota Koalisi RUU TNI dari WhatsApp.

Proyek yang dihasilkan juga dipertanyakan – yang terakhir atau apa yang dibahas oleh anggota dewan.

“Mengapa ini ingin disadap besok.

Dilaporkan bahwa revisi undang -undang (RUU) Gambar 34 tahun 2004 hanya satu langkah untuk menyetujuinya sebagai undang -undang.

Rabu (03/03/2025) kemarin, Komisi Dewan Perwakilan Rakyat dan Pemerintah sepakat untuk membawa peninjauan undang -undang TNI pada sesi pleno kepada DNR pada hari Kamis (20.03.2025) besok untuk diterima.

Baca juga: RUU TNI hanya membahas posisi dan pensiun di mana strategi perang masa depan?

Pada pertemuan kemarin, delapan faksi bergabung dengan komisi dan menyetujui Undang -Undang TNI, yang akan segera disetujui pada sesi pleno, meskipun RUU itu masih menelan protes dari masyarakat.

“Selain itu, saya meminta persetujuan untuk amandemen hukum no. 34 tahun 2004 untuk TNI akan dinegosiasikan pada 2. Tingkat sesi DPR Ri Ri -plenum yang akan disetujui oleh hukum. Bisakah disetujui?” – meminta ketua komisi untuk Dewan Perwakilan Rakyat, saya tahu Adianto, pada hari Selasa (18.03.2025).

“Setuju,” jawab semua pertemuan.

Pertemuan ini dilakukan segera pada hari yang sama setelah komisi bahwa saya mengadakan pertemuan untuk melaporkan hasil kata -kata dan sinkronisasi RUU TNI dari kelompok resep dan sinkronisasi parlemen Indonesia. Lihat berita dan berita tentang pilihan kami secara langsung di ponsel Anda. Pilih akses ke andalan saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/chanel/0029vafbpbpbpzrk13ho3d3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel RUU TNI Disebut Cacat Legislasi, Drafnya Tak Bisa Diakses Publik pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/ruu-tni-disebut-cacat-legislasi-drafnya-tak-bisa-diakses-publik/feed/ 0
Pakar Sebut Banyak Pelanggaran Diabaikan Penyelenggara Pemilu, MK Jadi “Keranjang Sampah” https://sp-globalindo.co.id/pakar-sebut-banyak-pelanggaran-diabaikan-penyelenggara-pemilu-mk-jadi-keranjang-sampah/ https://sp-globalindo.co.id/pakar-sebut-banyak-pelanggaran-diabaikan-penyelenggara-pemilu-mk-jadi-keranjang-sampah/#respond Sat, 28 Dec 2024 20:20:52 +0000 https://sp-globalindo.co.id/pakar-sebut-banyak-pelanggaran-diabaikan-penyelenggara-pemilu-mk-jadi-keranjang-sampah/ Jakarta, KOMPAS.com – Pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti, penyelenggara dan pengawas pemilu kerap mengabaikan berbagai undang-undang dan mengajukan pengaduan yang harus diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Pernyataan itu diungkapkan Bwitri dalam buku bertajuk “Sidang Litigasi Hasil Pemilu (PHPU) 2024:...

Artikel Pakar Sebut Banyak Pelanggaran Diabaikan Penyelenggara Pemilu, MK Jadi “Keranjang Sampah” pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jakarta, KOMPAS.com – Pakar hukum tata negara, Bivitri Susanti, penyelenggara dan pengawas pemilu kerap mengabaikan berbagai undang-undang dan mengajukan pengaduan yang harus diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pernyataan itu diungkapkan Bwitri dalam buku bertajuk “Sidang Litigasi Hasil Pemilu (PHPU) 2024: Upaya Mewujudkan Keadilan Pemilu dan Demokrasi Nyata” di kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (8/12/2024).

Baca Juga: Mengakhiri Kebrutalan Pemilu Melalui Uji Hukum

Bivitri menilai banyak pelanggaran yang terjadi selama proses pemilu.

“Perludem dan banyak aktivis pemilu lainnya menyoroti fakta bahwa KPU dan Bawaslu pada dasarnya sudah jelas bahwa penyelenggara pemilu tidak lepas dari campur tangan kekuasaan.”

Ia mengatakan, penyelenggaraan pemilu 2024 akan lebih brutal dari apa pun karena akan mempertemukan pihak yang punya kekuasaan dan pihak yang tidak punya kekuasaan.

Dalam prosesnya, banyak pengaduan yang masuk ke Bawaslu sebagai pengawas pemilu, namun sayangnya banyak pula yang tidak dihiraukan.

Bahkan ada beberapa aduan yang harus dibawa ke Mahkamah Agung (MA), seperti kasus keterwakilan perempuan yang disebut salah oleh MA.

“MA bilang salah, diabaikan KPU. Ke Bawaslu. Bawaslu bilang salah, diabaikan lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Mengakhiri Kebrutalan Pemilu Melalui Uji Hukum

Bivitri juga menegaskan, komentar dan kritik banyak diterima dari berbagai pihak, termasuk pasangan calon dan juru kampanye pemilu.

Namun peringatan tersebut tetap diabaikan oleh penyelenggara pemilu dan lembaga pengawas pemilu hingga akhirnya digugat oleh Mahkamah Konstitusi.

“Akhirnya MK harus menerima semuanya, Prof Saldi (Hakim MK) juga MK, misalnya bukan sampah,” ujarnya.

Hal ini, menurut profesor di Sekolah Tinggi Hukum Jentera di Indonesia, mengamati adanya kecenderungan penyelenggara dan pemantau pemilu untuk “menghilangkan bola”.

Baca selengkapnya: Pimpinan Komisi II menilai jeda waktu pilkada dan pilpres akan menjadi pertimbangan dalam pembahasan UU Pemilu.

Menurutnya, tidak ada yang berani mengambil sikap tegas ketika menyatakan pelanggaran tersebut sebagai pelanggaran.

“Saya pikir mereka sudah berpikir bahwa tidak apa-apa jika mereka menentang hasil,” kata Bivitri.

Buku terbitan Lulusdem ini menyajikan foto proses dan materi PHPU pada Pemilu 2024, merangkum permohonan, dalil pemohon, dan putusan hakim sehingga memudahkan pembaca memahami prosesnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Pakar Sebut Banyak Pelanggaran Diabaikan Penyelenggara Pemilu, MK Jadi “Keranjang Sampah” pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/pakar-sebut-banyak-pelanggaran-diabaikan-penyelenggara-pemilu-mk-jadi-keranjang-sampah/feed/ 0