Artikel Kronologi Penangkapan Sindikat Judi Online asal China di Batam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Penangkapan asosiasi game online dilakukan berkat kolaborasi dengan imigrasi, manajemen pemantauan dan penerapan imigrasi dan Interpol Indonesia.
Direktur Imigrasi dan Penerapan Imigrasi, Yuldi Yusman, menjelaskan bahwa YZ, seorang pengungsi berdasarkan jumlah interpol pesan merah A-7619/7/2024, mencoba memasuki Indonesia dengan kapal-kapal megah di Singapura.
Baca Juga: Sindikat Perjudian Online Interpol Fugitive dari Tiongkok Ditangkap di Batam
Pada tanggal 2 Desember 2024, para perwira Batam Center International Immigration Immigration Place (TPI) menemukan keadaan keberhasilan BCM (manajemen kontrol perbatasan) di YZ.
Oleh karena itu, tim intelijen imigrasi membuat kendali sekunder dan memastikan bahwa YZ adalah pesan merah atas permintaan Interpol Beijing.
YZ dicurigai terlibat dalam jaringan kriminal yang menangani platform game online di Macao Diana, pencucian uang dan kisaran 130 juta yuan atau RP yang setara
Pada tanggal 3 Desember 2024, jam 10:00 WIB, YZ dikirim oleh Kantor Imigrasi Batam ke arah pemantauan dan penerapan imigrasi untuk musim gugur -Depth dan koordinasi dengan Interpol Indonesia NCB
Baca juga: Kisah suaminya di Sumatra Barat berlari setelah dibungkus oleh istrinya karena permainan online, ingin bunuh diri
Hari ini, 5 Desember 2024, YZ disampaikan oleh Direktorat Umum Imigrasi ke Departemen Hubungan Internasional (NCB Interpol Indonesia) untuk penyelidikan lebih lanjut oleh polisi.
Sekretaris NCB Interpol Indonesia, jenderal brigade widyatmoko untung, mengatakan partainya telah menghubungi Interpol Beijing untuk mempercepat proses pengiriman kecurigaan kepada otoritas Cina.
“Kami menghubungi Interpol Beijing untuk segera mengelilingi kecurigaan ini karena kecurigaan adalah pengungsi Interpol Beijing,” kata Costung.
Dia menekankan bahwa komitmen dari kepala imigrasi untuk melindungi Indonesia dari ancaman dari orang asing yang merusak stabilitas nasional.
“Kami berkomitmen untuk membuat wilayah Indonesia bukan surga bagi pemain interpole atau pengungsi yang dalam hal ini melakukan kejahatan transnasional,” katanya. Lihatlah berita dan berita terbaru yang kami pilih langsung di ponsel Anda. Pilih Akses Saluran Utama Anda ke Kompas.com Saluran WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzjzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Kronologi Penangkapan Sindikat Judi Online asal China di Batam pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Dirjen Imigrasi: Buronan Interpol Asal China Masuk Indonesia Pakai Paspor Turki pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim mengatakan buronan berinisial LQ alias Joe Lin itu ditemukan dan ditangkap setelah mendapat red notice dari Interpol pada 27 September 2024.
Mereka menyebut LQ atau Joe Lin masuk ke Indonesia dengan nomor paspor Turki U23358200. Ia masuk ke Indonesia menggunakan Singapore Airlines SQ0944 yang tiba pukul 19.00 pada tanggal (26/9/2024).
Baca juga: Imigrasi Surabaya Deportasi WN Pakistan
Tim kemudian menemukan dan mengidentifikasi penumpang tersebut dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah, sehingga membuahkan identifikasi seorang penumpang bernama Joe Lin yang masuk ke Indonesia menggunakan nomor paspor Turki U23358200 yang identik dengan LQ, kata Silmy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (10). /10/2024).
Lalu dia masuk daftar hitam karena tidak bisa meninggalkan Indonesia, lanjutnya.
Silmy mengatakan LQ diketahui secara ilegal memperoleh lebih dari 100 miliar yuan (atau sekitar Rp 220 triliun) dari lebih dari 50.000 orang dengan janji palsu pembayaran pokok dan bunga serta imbal hasil tahunan yang tinggi sebesar 6 persen hingga 10,1 persen sebagai umpan.
Dikatakannya, LQ atau Joe Lin yang berpaspor Turki hendak menyeberang dari Indonesia melalui autogate Bandara Ngurah Rai, namun terhenti karena namanya masuk dalam Daftar Larangan Imigrasi Umum.
Berdasarkan pemeriksaan tersebut, petugas memastikan Joe Lin atau LQ adalah orang yang sama di DPO Interpol, ujarnya.
Silmy mengatakan, setelah menjalani sidang selama tiga hari di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, LQ akhirnya dilimpahkan ke Ditjen Imigrasi pada (4/10/2024) dan selanjutnya diserahkan ke Interpol pada Rabu (10/10). ). 10) / 2024).
Silmy mengatakan seluruh pos pemeriksaan imigrasi di Indonesia telah terintegrasi dengan Global Police Communication System (IGCS) Interpol. ICGS adalah jaringan komunikasi Interpol yang beroperasi 24 jam sehari.
Baca juga: Dharma Pongrekun: Kalau Internet Aman, Harus Ada Migrasi Data
Selain itu, autogate telah dioperasikan di beberapa bandara dan pelabuhan besar di Indonesia. Pemeriksaan imigrasi menggunakan autogate yang memadukan teknologi pengenalan wajah dan Border Control Management (BCM).
“Jadi, meski pintu otomatis ini lebih memudahkan pejalan kaki karena pemeriksaan imigrasi membutuhkan waktu lima belas detik, bukan berarti aspek keamanannya tidak diperhatikan. Kami juga memeriksa para pedagang Autogate apakah masuk dalam daftar terlarang. atau red notice Interpol. Kalau masuk daftar, otomatis jadi merah. Itu buktinya kalau kasus LQ,” ujarnya.
Terakhir, Silmy menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi terus memperbaiki sistem keamanan yang telah ada agar pengelolaan keimigrasian dapat berjalan secara efektif dan efisien.
“Aku bersikeras lagi. Indonesia bukanlah negara tujuan pengungsi internasional. “Kami akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum, nasional dan internasional, untuk memastikan hal tersebut,” ujarnya. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Dirjen Imigrasi: Buronan Interpol Asal China Masuk Indonesia Pakai Paspor Turki pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>