Artikel Harga Jual Apartemen di Surabaya Rp 22,33 Juta Per Meter Persegi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Rata-rata harga jual rumah di Surabaya pada tahun 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,8 persen menjadi Rp 22,33 juta per meter persegi dibandingkan tahun sebelumnya.
Pergerakan harga melambat karena keputusan produsen menahan harga, terutama untuk proyek yang sedang berjalan.
“Harga rumah di Surabaya belum mengalami kenaikan yang signifikan karena tujuan utama pengembang adalah memanfaatkan unit inventaris yang tersedia,” kata Colliers Indonesia dalam Laporan Tren Pasar Surabaya Semester II-2023.
Baca juga: Proyek Perumahan Baru Belum Diserahkan, Pembangunnya Tunggu Pilkada
Strategi penetapan harga yang diusulkan dikombinasikan dengan manfaat PPN dan diskon khusus dari produsen.
Selain itu, tekanan harga berasal dari persaingan penjualan rumah bekas, dan permintaan yang masih rendah.
“Ke depannya, permintaan akan terus tumbuh pada tingkat 1 hingga 2 persen antara tahun 2024 dan 2026,” kata Colliers.
Baca juga: Tahun 2024 adalah waktu terbaik untuk membeli rumah
Berikut informasi harga jual 1 rusun di Surabaya berdasarkan lokasi. Surabaya Pusat 1 harga apartemen hingga Rp 32,1 juta per meter persegi Surabaya Timur 1 harga apartemen hingga Rp 17,3 juta per meter persegi Surabaya Selatan 1 harga apartemen hingga Rp 20,7 juta per meter persegi harga Surabaya Barat Hingga 22,9 juta rupiah untuk 1 apartemen rupee per meter persegi. Dengarkan berita terbaru dari pilihan berita kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Harga Jual Apartemen di Surabaya Rp 22,33 Juta Per Meter Persegi pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel SP NEWS GLOBAL Tahun 2024, Saat Terbaik Beli Apartemen pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Tahun 2024 adalah tahun terbaik untuk membeli apartemen, kata Direktur Riset Colliers Indonesia Ferry Salanto.
Baca juga: Cek Disini Kisaran Harga Apartemen di Jakarta
Ceritanya disampaikannya dalam Colliers Virtual Media Briefing Kuartal IV-2023 Rabu (10/1/2024).
“Kami melihat untuk sektor apartemen, ini saat yang tepat untuk membeli. Ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati.”
Baca juga: Minat Investasi di Sektor Apartemen Tak Tumbuh, Ini Alasannya
Alasan konsumen membeli apartemen yang pertama adalah karena insentif pajak pertambahan nilai (PPN DTP) yang diberikan pemerintah masih berlaku bagi masyarakat Indonesia dan asing.
“Secara keseluruhan, meski kami melihat potensi pembelian oleh asing, namun tidak besar,” jelasnya. Konsumen lokal juga mulai mengeluarkan uang untuk membeli apartemen.
Selain itu, menurut Ferry, harga apartemen yang belum naik menjadi pendorong nyata konsumen untuk membeli unit baru.
“Harga kemungkinan besar akan stabil,” jelas Ferry. “Ini momentum untuk meningkatkan penjualan, jadi harga bukan prioritas kenaikan karena pengembang menggunakan unit yang sudah ada.” Dengarkan berita terkini dan pilihan berita instan kami di ponsel perekrut Anda. Channel Berita Favorit Untuk mengakses Channel WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D Pastikan Anda sudah menginstal WhatsApp.
Artikel SP NEWS GLOBAL Tahun 2024, Saat Terbaik Beli Apartemen pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Beli Apartemen di Dekat Jalur LRT Jakarta Dianggap Lebih Menguntungkan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Di antara sekian banyak pilihan lokasi yang tersedia, Anda bisa membeli apartemen yang dekat dengan jalur LRT Jakarta.
Salah satu alasannya adalah apresiasi harga tahunan lebih tinggi dibandingkan apartemen yang terletak di kawasan yang tidak dilalui jalur LRT.
Baca juga: Apartemen Dekat Jalur LRT Jakarta Lebih Diminati Investor
“Setiap tahun, harga apartemen di dekat jalur LRT lebih tinggi dibandingkan di kawasan non-LRT,” kata Kepala Riset Colliers Indonesia Salanto, dalam media briefing Colliers Indonesia, Rabu (2/10/2024). ).
Dia mengatakan, harga apartemen di dekat jalur LRT akan naik 1,2 persen setiap tahunnya.
Sedangkan proyek apartemen di luar jalur LRT hanya 0,38 persen.
Baca Juga: Banyak Warga yang Bebaskan PPN 12 Persen Rusun dan Apartemen IPL
“Meski kenaikan harga tahunannya tidak signifikan, apartemen yang dekat dengan jalur LRT harganya lebih tinggi,” tambah Ferry.
Sebagai referensi, rata-rata unit apartemen dekat jalur LRT Jakarta ditawarkan di pasaran dengan harga antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar.
Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Beli Apartemen di Dekat Jalur LRT Jakarta Dianggap Lebih Menguntungkan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Apartemen di Dekat Jalur LRT Jakarta Lebih Diminati Investor pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Termasuk investor, apalagi kemungkinan re-letting sangat besar, kata kepala riset Colliers Indonesia Frei Salanto.
Oleh karena itu, apartemen yang dibeli cocok bagi para pekerja profesional yang mengandalkan LRT sebagai perjalanan sehari-harinya. Jadi potensi sewanya masih sangat kuat, kata Frei dalam konferensi pers pasar properti Jakarta, Rabu (10/2/2024).
Baca juga: Apartemen Dekat Jalur LRT Jakarta Tak Begitu Populer
Meski dibutuhkan investor, menurut analisis Colliers, hingga kuartal III 2024, permintaan kondominium dekat LRT masih rendah, menurut Frey.
Meski harga jual apartemen dekat jalur LRT sangat terjangkau, mulai dari Rp500 juta hingga Rp1 miliar.
Salah satu penyebab rendahnya permintaan pembelian apartemen adalah masih banyak pembeli yang belum yakin dengan keandalan proyek tersebut.
“Bahkan mereka masih ragu karena banyak proyek yang tertunda dan kekurangan unit,” jelas Frey.
Baca juga: Tren Apartemen Alam Sutra Seperti Pondok Indah yang Diminati Pembeli.
Selain itu, harga pembelian unit diperkirakan akan rendah karena kenaikan harga rumah di dekat jalur LRT tidak signifikan, hanya 1,2% per tahun, tambah Frey. Dengarkan berita utama dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Apartemen di Dekat Jalur LRT Jakarta Lebih Diminati Investor pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Ini Alasan Surabaya Barat Jadi Lokasi Favorit Pengembang Apartemen pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dari 54.487 apartemen yang tersedia, 44 persen berlokasi di Surabaya Barat, menurut laporan Colliers Indonesia.
“Surabaya Barat menjadi kontributor utama pertumbuhan jumlah apartemen sejak tahun 2020, mencapai 44 persen dari total jumlah apartemen yang ada,” kata Colliers Indonesia dalam Laporan Pasar Real Estate Surabaya Semester II 2023.
Baca juga: Proyek Apartemen Baru Belum Dipublikasikan, Pengembang Tunggu Akhir Pemilu.
Hal ini bukan sekedar kebetulan, dipilihnya lokasi Surabaya Barat karena banyak konsumen luar negeri atau ekspatriat.
“Pembangunan apartemen di Surabaya Barat ditujukan untuk masyarakat menengah ke atas. “Itu karena terdapat banyak sekolah internasional, tempat tinggal ekspatriat, banyak pusat perbelanjaan kelas atas dan kompleks apartemen kelas atas,” jelas Colliers.
Di sisi lain, proyek tersebut dirancang untuk mengakomodasi segmen kelas menengah di Surabaya Timur.
“Surabaya Timur memiliki banyak pabrik dan universitas, sehingga banyak pengembang yang menawarkan apartemen untuk kelas menengah ke bawah,” kata Colliers.
Ia menambahkan, pada tahun 2026 akan muncul 7 apartemen baru dengan total luas 5.009 apartemen di Surabaya.
Baca Juga: Apartemen Pakuwon Jadi Favorit di Surabaya
“Surabaya Barat akan terus mempertahankan posisinya sebagai subpasar teraktif karena memiliki jumlah proyek dalam pembangunan terbanyak, yaitu sekitar 43 persen,” jelas Colliers.
Setelah Surabaya Barat, jumlah proyek perumahan terbanyak berikutnya ada di Surabaya Selatan (29 persen). Sedangkan masing-masing wilayah sisanya menyumbang total 14 persen dari total volume proyek. Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Ini Alasan Surabaya Barat Jadi Lokasi Favorit Pengembang Apartemen pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel GLOBAL NEWS Tak Hanya Ekspatriat, Apartemen Servis Juga Diminati Kelas Menengah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Berdasarkan Jakarta Property Market Quarter III-2024 yang diterbitkan Colliers Indonesia, terlihat perumahan jenis ini juga disukai oleh masyarakat kelas menengah.
Feri Salanto, Kepala Riset Colliers Indonesia, mengatakan pasokan unit apartemen berlayanan di Jakarta tidak besar, namun masih ada pasarnya sendiri.
“Apartemen berlayanan ini memiliki perspektif jangka panjang karena menarik ekspatriat dan juga diminati oleh kelas menengah,” ujarnya.
Baca juga: Pasar Perumahan Masih Suram, Pasokan Baru Hanya 156 Unit
Menurut dia, ada proyek service apartemen yang akan selesai pada kuartal III 2024, yakni Somerset Kenkana Jakarta.
Beroperasinya apartemen baru ini menambah total pasokan apartemen sebanyak 7.222 unit atau 2 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.
Umumnya jenis unit serviced apartement yang paling banyak diminati konsumen adalah unit dua kamar tidur.
“Tipe unit dua kamar tidur paling banyak diminati karena fleksibilitasnya. “Unit hunian jenis ini cocok untuk single living dan juga cocok bagi yang membawa pasangan,” jelas Ferri.
Ia menambahkan, tiga proyek sebanyak 571 unit akan beroperasi pada tahun 2025.
Baca juga: Beli Apartemen Dekat Jalur LRT Jakarta Dinilai Lebih Menguntungkan
Sementara harga sewa serviced apartemen di kawasan pusat bisnis Jakarta saat ini berada di angka Rp 464.453 per meter persegi per bulan.
Sementara harga sewa serviced apartemen di kawasan non-CBD turun menjadi Rp396.651 per meter persegi per bulan. Hal ini terjadi karena apartemen baru menawarkan harga promosi. Dengarkan berita terkini dan pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita pilihan Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel GLOBAL NEWS Tak Hanya Ekspatriat, Apartemen Servis Juga Diminati Kelas Menengah pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>