Artikel Musim Hujan, Jangan Malas Mencuci Kendaraan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Mesin cuci harus sering dilakukan di musim hujan. Secara khusus, ketika hujan setelah menggunakan mobil, segera menutupinya dengan air bersih dan mengering segera.
Baca juga: Apakah aman untuk mencuci mobil dengan sabun peralatan masak?
Jumlah garam dalam air hujan sangat tinggi, jika air jatuh ke interval sempit dan dapat menyebabkan karat.
GT menawarkan konsep swalayan terakhir kepada mereka yang ingin mencuci mesin cuci. Konsep ini terhubung dengan mudah, kecepatan dan teknologi terbaru untuk mengurus pemilik mobil mereka sendiri.
Secara umum, tidak seperti mencuci cuci mobil, mobil, pemilik mobil dan mobil harus mencuci. Konsep ini memprediksi tahun berikutnya dan tren berikutnya.
BACA: Mesin cuci mobil ini dapat merusak ECU
Manajer Pemasaran Indonesia, Aman Noorochman, Washing of GT Self -Service – Prestasi besar di dunia pencucian kendaraan, tetapi juga di Indonesia.
Dalam pernyataan resminya, ia mengatakan: “Konsep swalayan yang digunakan di sini adalah konsep” kendaraan pribadi bekas “, di mana pengguna dapat segera dicuci untuk menggunakan stasiun modern dan cuci,” kata dalam pernyataan resminya.
Setelah masuk ke area cuci, pemilik kendaraan akan mudah dan mudah digunakan deterjen. Kecanggihan dapat hilang dengan sampo, menyemprot sampo khusus dengan menyemprot sampo khusus. Berita yang Anda pilih dan berita yang Anda pilih langsung di ponsel Anda. Di kanal whatsapp kompas.com, pilih akses saluran utama. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Musim Hujan, Jangan Malas Mencuci Kendaraan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Selain Dicuci, Mobil Juga Perlu Servis Rem Usai Terjang Banjir pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal ini penting untuk menjaga penampilan dan mencegah karat pada bagian luar mobil, serta menghindari risiko rem tangan macet.
Iwan, Pemilik Klinik Mobil Iwan Motor Honda Solo, mengatakan kemungkinan rem macet pasca tertimpa banjir memang bisa terjadi sehingga harus ditangani dengan baik.
Baca Juga: Viral, Video Kap Mesin Pajera Terbuka Saat Berkendara di Jalan Tol
“Tidak selalu menyebabkan rem, tapi bisa saja terjadi. Jika mobil melewati air banjir, dan mobil diparkir dalam kondisi basah dan rem tangan hidup, biasanya setelah beberapa saat rem tangan akan lepas dan akan rem. stuck. ,” kata Ivan kepada Kompas.com baru-baru ini.
Ivan menjelaskan rem tangan menjadi lengket, hal ini juga bisa terjadi karena kotoran dan karat menempel pada kampas rem dan cakram atau tromol.
Oleh karena itu, solusinya tidak hanya mencuci saja, mobil juga perlu diservis rem belakangnya agar performa rem bisa kembali optimal.
Baca Juga: Ganjil-Genap minggu ini berlaku 4 hari saja
“Jadi tidak cukup hanya mencuci atau membilas sisa-sisa kotoran banjir, sebaiknya rem belakang diservis setelah melewati banjir,” ujarnya.
Membersihkan dan memeriksa kampas rem, cakram atau tromol sangat penting untuk menghilangkan kotoran, karat atau partikel yang menempel.
Ivan juga menyarankan, jika kondisi parkir aman dan wajar, sebaiknya tidak menginjak rem tangan saat berlari di tengah banjir. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp sudah terinstal.
Artikel Selain Dicuci, Mobil Juga Perlu Servis Rem Usai Terjang Banjir pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>