Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

dakwaan harvey moeis Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/dakwaan-harvey-moeis/ Berita Seputar Global Indonesia Wed, 12 Mar 2025 18:51:04 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png dakwaan harvey moeis Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/dakwaan-harvey-moeis/ 32 32 Harvey Moeis Anggap Rp 100 Juta per Bulan dari Bos Smelter Timah Sebagai Uang Jajan https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-anggap-rp-100-juta-per-bulan-dari-bos-smelter-timah-sebagai-uang-jajan/ https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-anggap-rp-100-juta-per-bulan-dari-bos-smelter-timah-sebagai-uang-jajan/#respond Wed, 12 Mar 2025 18:51:04 +0000 https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-anggap-rp-100-juta-per-bulan-dari-bos-smelter-timah-sebagai-uang-jajan/ JAKARTA, COMPASS.COM – Terdakwa atas dugaan korupsi perdagangan di pasar terlebih dahulu, ia mengatakan RP. 50 juta kotoran Bangka Tin (RBT) Superceous sebagai Lowance. Perahu Pernyataan ini ketika Anda ditanyai oleh trotoar Pengadilan Pusat Pusat, berdasarkan aliran Dana Harvey. Hakim...

Artikel Harvey Moeis Anggap Rp 100 Juta per Bulan dari Bos Smelter Timah Sebagai Uang Jajan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, COMPASS.COM – Terdakwa atas dugaan korupsi perdagangan di pasar terlebih dahulu, ia mengatakan RP. 50 juta kotoran Bangka Tin (RBT) Superceous sebagai Lowance.

Perahu Pernyataan ini ketika Anda ditanyai oleh trotoar Pengadilan Pusat Pusat, berdasarkan aliran Dana Harvey.

Hakim bertanya kepada pangkalan itu, uang operasional yang diterima Harvey sebagai orang yang bekerja di Supera.

“Meskipun membantu mendapatkan uang operasional, sumbu apa yang Anda miliki atau Anda beli dari yang terbaik?” Dia meminta pesta yang tepat tentang korupsi korupsi Comon Comon Jakarta, Jumat (6/19/2024).

“Izin agung Anda, saya tidak pernah bekerja di Superarta Pak. Dia tidak ditanya, saya meminta untuk belajar apakah saya ingin membantu. Tetapi menolak Yang Mulia,” jawab Harvey.

Harap Baca: Harvey Moeis menyebut Sandhi Conwi hari kerja dan malam di hutan juga diblokir oleh para peneliti

Tidak puas dengan jawaban ini, Judgat Bash diucapkan dengan Rp 50 juta hingga Rp 100 juta yang diterima oleh Harvey.

“Faktanya mendapat uang, uang telah diberikan atau saudara RP. 50 juta RP meminta hakim yang ditetapkan di sebelah kanan.

Harvey kemudian melaporkan bahwa itu adalah seorang paman baginya.

Menurutnya, perusahaan smelder swasta baru saja memindahkan uang ke akun rahasia mereka tanpa menyadarinya.

“Jadi, Anda tidak memberi tahu saya, bermain,” kata hvvy

Harap Baca: Harvey Meeis mengakui dari USD USD melalui kepala aroma, tetapi tidak terdaftar

Hakim Bash dikonfirmasi apa pekerjaan Harvey adalah sumber penghasilan terpenting mereka.

Aktris penilaian Helden telah menyatakan bahwa ia memiliki dua perusahaan panggilan, layanan karbon dan layanan yang mendukung layanan karbon, termasuk perbaikan jejak keren.

Menurutnya, pada tahun 2018 hingga 2020 atau hukum Chigeldin ke Pt Torah TBK, dua perusahaan juga dioperasikan.

“Bahkan jalan mulia dibentuk pada tahun 2016, ini adalah salah satu alasan mengapa saya tidak bisa setuju untuk bekerja dengan Mr Supreva dalam kaleng Nobel,” Harvey.

“Jadi, Anda menganggapnya sebagai uang saku, itu hanya Rp. 50 hingga RP. Itu hanya untuk membantu ini?” Hakim Bashy berkata.

Artikel Harvey Moeis Anggap Rp 100 Juta per Bulan dari Bos Smelter Timah Sebagai Uang Jajan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-anggap-rp-100-juta-per-bulan-dari-bos-smelter-timah-sebagai-uang-jajan/feed/ 0
Hakim Singgung Harvey Moeis Tak Sebut Ke Mana Dana CSR Disalurkan https://sp-globalindo.co.id/hakim-singgung-harvey-moeis-tak-sebut-ke-mana-dana-csr-disalurkan/ https://sp-globalindo.co.id/hakim-singgung-harvey-moeis-tak-sebut-ke-mana-dana-csr-disalurkan/#respond Sun, 05 Jan 2025 02:10:52 +0000 https://sp-globalindo.co.id/hakim-singgung-harvey-moeis-tak-sebut-ke-mana-dana-csr-disalurkan/ JAKARTA, KOMPAS.com – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menyebut terdakwa kasus korupsi sistem perdagangan timah, Harvey Moeis, tidak menyebut penggunaan dana sosial atau tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pandemi covid-19. Hal itu diungkapkan...

Artikel Hakim Singgung Harvey Moeis Tak Sebut Ke Mana Dana CSR Disalurkan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menyebut terdakwa kasus korupsi sistem perdagangan timah, Harvey Moeis, tidak menyebut penggunaan dana sosial atau tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pandemi covid-19.

Hal itu diungkapkan Hakim Agung Sukartono saat membacakan pembahasan putusan kasus mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Amir Syahbana dan kawan-kawan.

Sukartono mengatakan Harvey Moeis meminta US$500 hingga US$750 per ton kepada beberapa pengelola smelter yang telah menandatangani perjanjian sewa dengan PT Timah yang diprakarsai olehnya.

Total nilai dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp420 miliar.

“Mengumpulkan dana jaminan seolah-olah merupakan biaya tanggung jawab sosial yang nilainya tinggi 500-750 AS per ton dihitung berdasarkan jumlah peleburan timah dengan PT Timah,” kata Hakim Sukartono di ruang sidang, Rabu (11/12). 2024).

Baca juga: Jaksa Sebut Harvey Moeis dkk. memperkaya mantan Kepala Sriwijaya Air Hendry Lie Rp 1 triliun

Beberapa pimpinan smelter swasta tersebut adalah pemilik CV Venus Inti Perkasa, Tamron alias Aon, Direktur PT Sariwiguna Binasentosa, Robert Indarto; pemilik PT Stanindo Inti Perkasa, Suwito Gunawan; dan pemasaran PT Tinindo Internusa, Fandy Lingga.

Hakim Sukartono mengatakan, uang tersebut diserahkan langsung kepada Harvey Moeis atau ditransfer ke rekening perusahaan penukaran uang milik pengusaha Helena Lim, PT Quantum Skyline Exchange.

Menurut Hakim Sukartono, Helena mengetahui uang tersebut bukan digunakan untuk tanggung jawab sosial, melainkan untuk kepentingan Harvey Moeis.

“Dalam persidangan, Harvey Moeis menyatakan tidak mencatat penggunaan uang yang diterimanya dan mengatakan uang tersebut digunakan untuk membantu bencana Covid-19 serta tidak bisa menyebutkan di daerah mana uang tersebut dibagikan,” kata hakim. Karton gula.

Baca juga: Objek Defensif Terkait Tuntutan Harvey Moei: Kerugian Negara Sangat Tinggi Rp 300 Triliun

Dalam persidangan, Harvey Moeis menolak pengumpulan dana CSR. Menurutnya, dia tidak pernah menyebut dana tanggung jawab sosial melainkan dana sosial.

Dia mengatakan, pengumpulan itu dilakukan setelah mendapat pesan dari Kapolda Bangka Belitung, Almarhum AKBP Syaiful Zachri, agar masyarakat dan lingkungan tidak boleh dilupakan.

Ia kemudian mengakhiri pesannya sebagai arisan.

Dalam penelitian terpisah, dokter anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Harvey Moeis memperkenalkan Rinawati.

Ia mengaku mendapat bantuan dana dari Harvey Moeis sebesar Rp15 miliar yang dicicil selama satu bulan untuk menambah kapasitas Intensive Care Unit (ICU) RSCM selama pandemi Covid-19 tidak dapat diatasi akibat ledakan tersebut. dalam jumlah pasien. Dengarkan berita dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Hakim Singgung Harvey Moeis Tak Sebut Ke Mana Dana CSR Disalurkan pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/hakim-singgung-harvey-moeis-tak-sebut-ke-mana-dana-csr-disalurkan/feed/ 0
Harvey Moeis Ungkap Awal Terlibat di Bisnis Timah, Mengaku Diundang Kapolda Babel https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-ungkap-awal-terlibat-di-bisnis-timah-mengaku-diundang-kapolda-babel/ https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-ungkap-awal-terlibat-di-bisnis-timah-mengaku-diundang-kapolda-babel/#respond Wed, 13 Nov 2024 21:51:22 +0000 https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-ungkap-awal-terlibat-di-bisnis-timah-mengaku-diundang-kapolda-babel/ JAKARTA, KOMPAS.com – Harvey Moise, suami aktris Sandra Davey, mengungkapkan kemitraannya dengan PT Timah Tbk dimulai pada 2017 atas permintaan Kapolres Banka Belitang (Babol), mendiang Irjen Siyaful Zakari. Pernyataan itu disampaikan Harvey saat diperiksa silang sebagai saksi Mahkota atas dugaan korupsi sistem...

Artikel Harvey Moeis Ungkap Awal Terlibat di Bisnis Timah, Mengaku Diundang Kapolda Babel pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Harvey Moise, suami aktris Sandra Davey, mengungkapkan kemitraannya dengan PT Timah Tbk dimulai pada 2017 atas permintaan Kapolres Banka Belitang (Babol), mendiang Irjen Siyaful Zakari.

Pernyataan itu disampaikan Harvey saat diperiksa silang sebagai saksi Mahkota atas dugaan korupsi sistem tata niaga komoditas timah bersama tergugat Helena Lim, mantan Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani dan lainnya.

Pertama, jaksa penuntut umum membuka penyidikan hubungannya dengan PT Refined Bangka Tin (RBT), perusahaan pertambangan dan smelter timah di Babol.

“Apakah kamu terlibat dengan perusahaan itu sebagai direktur atau semacamnya?” tanya jaksa Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2024).

“Saya tidak terlibat sebagai manajer,” jawab Harvey.

Baca juga: Sandra Davey mengaku tak tahu soal mobil mewah yang dibeli Harvey

Ia mengaku mengenal PT RBT karena berteman dengan pemiliknya, Suparta, yang keduanya sebelumnya menggeluti bisnis batu bara pada 2012 hingga 2013.

Pada tahun 2016, Suparta memberi tahu Harvey bahwa dia telah mengambil alih sebuah perusahaan timah di Babel.

Suparta mengajaknya terjun ke bisnis timah karena mengetahui Harvey akan menikah dengan Sandra Davey yang dikenal masyarakat Babilonia. Namun Harvey mengatakan dia akan belajar dulu.

Setelah melihat taman tersebut dan mempelajari seluk beluknya, Harvey memutuskan untuk tidak terjun ke bisnis tersebut.

Pada tahun 2017, Saiful Zachary mengundang Harvey Moyes pada upacara pemindahan Kapolsek Babol.

“Tahunya orang-orang RBT Pak Suparta, tolong suruh mereka membantu Tima, mereka kekurangan pasir,” ujarnya. Lalu saya lapor ke Pak Suparta, kata Harvey.

Baca juga: Mantan Dirut PT Timah Akui Harvey Moyes Ajak Rapat dengan Pimpinan Smelter Swasta.

Dalam persidangan, posisi Harvey di struktur PT RBT tidak diungkapkan secara jelas. Namun dalam pertemuan antara smelter swasta dengan PT Timah, Harvey hadir sebagai perwakilan PT RBT.

Saat itu, PT Timah disebut kesulitan mendapatkan bijih timah akibat penambangan timah ilegal.

Penambang lokal menjual tambang timahnya ke pabrik peleburan swasta.

PT Timah kemudian mengeluarkan kebijakan untuk mendapatkan tambang timah yang diambil dari wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) miliknya.

Artikel Harvey Moeis Ungkap Awal Terlibat di Bisnis Timah, Mengaku Diundang Kapolda Babel pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-ungkap-awal-terlibat-di-bisnis-timah-mengaku-diundang-kapolda-babel/feed/ 0
Sidang Harvey Moeis, Ahli Sebut Penggunaan Rekening Asisten untuk Tampung Uang Korupsi Modus TPPU https://sp-globalindo.co.id/sidang-harvey-moeis-ahli-sebut-penggunaan-rekening-asisten-untuk-tampung-uang-korupsi-modus-tppu/ https://sp-globalindo.co.id/sidang-harvey-moeis-ahli-sebut-penggunaan-rekening-asisten-untuk-tampung-uang-korupsi-modus-tppu/#respond Sat, 02 Nov 2024 12:01:07 +0000 https://sp-globalindo.co.id/sidang-harvey-moeis-ahli-sebut-penggunaan-rekening-asisten-untuk-tampung-uang-korupsi-modus-tppu/ Jakarta, kompas.com – Mantan Kepala Dinas Keuangan melaporkan bahwa penggunaan uang untuk menabung merupakan salah satu bentuk tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pernyataan itu disampaikan Yunus saat tampil sebagai ahli TPUPU atas dugaan korupsi tata niaga makanan kaleng bersama terdakwa...

Artikel Sidang Harvey Moeis, Ahli Sebut Penggunaan Rekening Asisten untuk Tampung Uang Korupsi Modus TPPU pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Jakarta, kompas.com – Mantan Kepala Dinas Keuangan melaporkan bahwa penggunaan uang untuk menabung merupakan salah satu bentuk tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Pernyataan itu disampaikan Yunus saat tampil sebagai ahli TPUPU atas dugaan korupsi tata niaga makanan kaleng bersama terdakwa Sandra Dewey, Harvey Moise dan kawan-kawan.

Dalam persidangan, jaksa penuntut umum menanyakan kepada Yunus soal ulah pelaku korupsi yang meminta pembantu rumah tangganya membuka rekening.

Kemudian uang hasil korupsi disetorkan ke rekening tersebut dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Apakah ini bagian atau metode TPUU?” tanya jaksa Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2024).

Baca Juga: Mantan Kepala PPATK Yunus Hussain jadi saksi ahli di persidangan Harvey Moise

Yunus kemudian berdalih, kejadian ini masuk dalam model TPPU kategori kelima, yakni penggunaan informasi palsu. Sebab, pelaku menggunakan identitas orang lain, perusahaan lain, atau KT orang lain.

Informasi pribadi dipastikan digunakan untuk menyembunyikan atau menyembunyikan identitas pemilik barang yang diduga merupakan hasil tindak pidana.

“Apakah ada cara untuk bersembunyi?” tanya jaksa.

“Dengan kata lain, kebanyakan orang melakukan hal seperti itu,” jawab Yunus.

Sekadar informasi, para ahli yang dihadirkan dalam kasus tersebut mungkin tidak dapat ditanyai secara langsung mengenai pokok permasalahannya.

Dalam kasus sebelumnya, Ratih, asisten Sandra Dewi, mengaku menyuruhnya membuka rekening dan menerima Rp 894 juta dari dua majikannya.

Ratih mengaku hanya dia yang bisa mengakses akun tersebut. Namun, tren ini berada pada kebijaksanaan Sandra Dewey.

“Dari mana uang itu berasal?” Kamis (10/10/2024) tanya terdakwa.

“Dari Pak Harvey dan Nona Sandra,” jawab Ratih.

Baca Juga: Harvey Moise Akui Ambil Uang dari Helena Lim di Rumah Rekannya

Saat Harvey ditetapkan sebagai tersangka, Sandra Dewey memerintahkan Ratih untuk mengambil seluruh uang yang ada di rekening tersebut. Sandra Dewey mengakui perbuatannya di pengadilan.

Menurut dia, penarikan uang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, seluruh catatan dirinya dan Harvey Moise telah diblokir oleh penyidik ​​Kejaksaan Agung.

Dalam kasus korupsi ini, pemerintah disebut merugi Rp300 triliun. 

Terdakwa lain dalam kasus tersebut, mantan CEO PT Timah Tbk Riza Pahlevi Tabrani, mantan direktur keuangan PT Timah Emil Ermindra dan rekannya didakwa melakukan korupsi bersama Harvey dan pemilik perusahaan penukaran mata uang Helena Lim. . Dengarkan berita terbaik dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Sidang Harvey Moeis, Ahli Sebut Penggunaan Rekening Asisten untuk Tampung Uang Korupsi Modus TPPU pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/sidang-harvey-moeis-ahli-sebut-penggunaan-rekening-asisten-untuk-tampung-uang-korupsi-modus-tppu/feed/ 0
Harvey Moeis Kumpulkan “Dana CSR” dari Smelter Swasta Setelah Dapat Pesan Kapolda Babel https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-kumpulkan-dana-csr-dari-smelter-swasta-setelah-dapat-pesan-kapolda-babel/ https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-kumpulkan-dana-csr-dari-smelter-swasta-setelah-dapat-pesan-kapolda-babel/#respond Wed, 30 Oct 2024 00:09:10 +0000 https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-kumpulkan-dana-csr-dari-smelter-swasta-setelah-dapat-pesan-kapolda-babel/ JAKARTA, KOMPAS.com – Terdakwa kasus dugaan korupsi sistem perdagangan timah, Harvey Moise mengaku mengumpulkan dana tanggung jawab sosial perusahaan setelah mendengar pesan Kapolda Bangka Belitung (Babel) pada 2017-2018. , mendiang Irjen (pol) Syaiful Zakri. Informasi itu disampaikan Harvey saat tampil...

Artikel Harvey Moeis Kumpulkan “Dana CSR” dari Smelter Swasta Setelah Dapat Pesan Kapolda Babel pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
JAKARTA, KOMPAS.com – Terdakwa kasus dugaan korupsi sistem perdagangan timah, Harvey Moise mengaku mengumpulkan dana tanggung jawab sosial perusahaan setelah mendengar pesan Kapolda Bangka Belitung (Babel) pada 2017-2018. , mendiang Irjen (pol) Syaiful Zakri.

Informasi itu disampaikan Harvey saat tampil sebagai saksi Mahkota dalam persidangan kasus dugaan korupsi sistem tata niaga timah yang menjerat mantan Direktur Utama PT Timah Tbk Mokhtar Riza Pahlavi Tabrani, Helena Lim, dan kroni-kroninya.

Dalam persidangan, Harvey mengaku terlibat bisnis timah setelah diajak dan diminta Syaiful membantu P.T. Timachus yang kesulitan mendapatkan bijih timah.

“Jadi ketika ditemukan solusi untuk membantu P.T. Timah, saya kembali lapor ke yang memberi amanah kepada saya, almarhum Capolda,” kata Harvey di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2024).

Baca Juga: Harvey Moise Sebut Gubernur dan Kapolres Babel Pimpin Pertemuan PT Timah dengan Smelter Swasta di 2018

Solusinya adalah kerjasama sewa smelter timah antara PT Timah dengan PT Rafined Bangka Tin (RBT), PT Tinindo Internusa, CV Venus Inti Perkasa, PT Stanindo Inti Perkasa dan PT Sariwiguna Binasentosa.

Saat itu, Syaiful kemudian memuji penyelesaian tersebut dan berpesan kepada Harvey untuk tidak melupakan masyarakat.

“Dia bilang, ‘Iya, itu bagus, kerja bagus.’” “Jangan lupakan masyarakat dan lingkungan,” kata Harvey senada dengan pesan Syaiful.

Pesan Kapolda Babel kemudian ditutup dan disusul penarikan dari smelter, kecuali PT RBT yang diwakilinya dengan harga US$500 hingga US$750 per ton.

Baca Juga: Mantan CEO PT Timah Akui Diajak Bertemu Bos Smelter Swasta oleh Harvey Moyes

Namun uang tersebut ia buang bukan sebagai dana CSR melainkan sebagai uang sosial. Namun Harvey mengakui pihak yang mengupayakan pengembalian uang tersebut adalah dirinya sendiri.

“Kita ngobrol, lalu bagaimana kita peduli terhadap masyarakat dan lingkungan, makanya kita sepakat saat itu, kita coba pakai referensi pak, standarnya US$500 per ton. “Tetapi ini bersifat sukarela, tidak hitam-putih,” kata Harvey.

Penuntutan kasus utama

Dalam kasus korupsi ini, negara disinyalir mengalami kerugian finansial hingga 300 triliun.

Mochtar, mantan CFO PT Timah Ermindra dan kroni-kroninya dituding melakukan korupsi tersebut bersama wanita crazy rich, Helena Lim.

Kasus ini juga melibatkan suami aktris Sandra Devi, Harvey Moyes, yang merupakan sekuel PT RBT.

Bersama Mokhtar, Harvey diduga menjadi tuan rumah kegiatan penambangan liar di kawasan IUP PT Timah untuk mencari keuntungan.

Artikel Harvey Moeis Kumpulkan “Dana CSR” dari Smelter Swasta Setelah Dapat Pesan Kapolda Babel pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/harvey-moeis-kumpulkan-dana-csr-dari-smelter-swasta-setelah-dapat-pesan-kapolda-babel/feed/ 0