Artikel Antisipasi Cuaca Ekstrem Saat Libur Nataru, Cek Kondisi Ban Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, Polda Jateng dan Polda DIY memperkirakan cuaca ekstrem pada akhir tahun hingga awal tahun 2025 dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi.
Baca juga: Polri Siapkan Perlengkapan Jalan untuk Libur Natal 2025
“Untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrim pada akhir tahun dan awal tahun 2025 yang diperkirakan akan membawa hujan cukup lebat, Polda Jateng dan Polda DIY telah menyusun daftar wilayah rawan banjir dan menyiapkan alternatifnya. rute untuk menghindari daerah terdampak,” kata Aan dalam keterangan resmi.
Untuk itu, kehati-hatian diimbau bagi masyarakat yang ingin berlibur menggunakan kendaraan pribadi. Penting untuk memeriksa kondisi ban Anda sebelum berkendara.
Zulpata Zainal, Head of Product Planning and Technical Support GT Radial, mengatakan yang terpenting adalah memastikan ban tetap memiliki profil atau alur yang tinggi. Setidaknya belum mencapai batas Tread Wear Indicator (TWI).
Baca juga: Tol Ruas Fungsional Ini Akan Dibuka Saat Libur Natal 2025.
“Kedalaman tapak ban yang tersisa sekitar 1,4 mm karena merupakan batas minimal kedalaman tapak yang masih aman saat berkendara di jalan basah,” kata Zulpata saat dihubungi Kompas.com, Senin (12/02/2024).
Zulpata menambahkan: Pastikan juga semua ban dalam keadaan utuh. Misalnya ada yang bocor, pecah, dan lain sebagainya. Pastikan untuk memperbaiki atau menggantinya dengan yang baru jika ada kerusakan terlebih dahulu.
“Periksa apakah tekanan udara di semua posisi sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan. Jika berkendara di jalan tol besar, sebaiknya tekanan udara dinaikkan 1 hingga 3 psi untuk mengurangi kerusakan ban akibat deformasi dinding ban, kata Zulpata.
Pastikan beban pada kendaraan tidak melebihi berat yang diizinkan oleh produsen kendaraan, ujarnya. Selain itu, demi kenyamanan, pastikan semua roda seimbang. Oleh karena itu, tidak ada getaran atau kedipan yang membuat pengalaman berada di dalam mobil menjadi kurang nyaman.
“Bila perlu periksa keselarasan roda kendaraan, periksa permukaan atau keselarasan roda. Sebaiknya semua ukuran ban yang dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan,” kata Zulpata.
“Jika ban berbeda merk atau terdapat 2 ban baru dan 2 ban lama, pastikan ban tersebut dipasang pada poros yang sama dengan kondisi dan merek yang sama. Ban berperforma lebih tinggi atau ban baru dipasang di bagian belakang kendaraan. mobil. Lihat berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Ya, WhatsApp.
Artikel Antisipasi Cuaca Ekstrem Saat Libur Nataru, Cek Kondisi Ban Mobil pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel NEWS INDONESIA Biaya Konstruksi di Papua Turun Signifikan dalam Kurun Enam Tahun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sebelumnya, IQC Papua tercatat sebesar 227,9 pada tahun 2018, namun pada tahun 2023 akan turun menjadi 135,6 atau 92,34 poin persentase.
IKK merupakan indikator spasial yang mencakup rata-rata biaya dan digunakan untuk membandingkan biaya bahan bangunan/jasa bangunan suatu wilayah dibandingkan dengan kota acuan dengan indeks 100.
Data terbaru yang dikumpulkan PT Hotel Investasi Strategis dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap beberapa wawasan menarik mengenai evolusi biaya konstruksi selama enam tahun terakhir di seluruh provinsi di Indonesia.
Meski mengalami penurunan yang signifikan, namun IKK Papua patut dicermati. Karena pemekaran menghasilkan provinsi-provinsi baru.
Baca juga: Indonesia membangun hotel terbanyak di kawasan Asia-Pasifik, di belakang Vietnam
Selain Papua, pengolahan data yang paling menarik adalah DKI Jakarta yang menunjukkan peningkatan dari 109,1 pada tahun 2018 menjadi 116,7 pada tahun 2023 atau 7,59 poin persentase.
“DKI Jakarta kini menduduki peringkat ketiga ICC dibandingkan peringkat 11 pada tahun 2018. Kemungkinan besar biaya pengembangan lebih tinggi dan tingkat pengembangan lebih lambat,” kata CEO Strategic Investment Hotels Ross Woods dalam keterangannya kepada Kompas.com.
Sementara itu, IQC Kalimantan Timur tetap stabil dengan sedikit peningkatan dari 114,1 pada tahun 2018 menjadi 115,6 pada tahun 2023 atau 1,45 poin persentase.
Dampak MKS terhadap perkembangan hotel
Ross mengatakan ICC telah mempengaruhi perkembangan hotel, terutama di tempat-tempat yang menarik wisatawan.
Misalnya, destinasi wisata terkenal Bali justru turun 19,55 poin persentase pada periode tersebut.
Hal ini menunjukkan lingkungan konstruksi yang lebih menguntungkan bagi pengembang hotel. Tentu saja pusat wisata ternama dunia ini berpotensi menarik lebih banyak investasi di sektor perhotelan.
Sementara itu, Yogyakarta, tujuan populer lainnya bagi wisatawan untuk menikmati atraksi budaya, turun minimal 0,42 poin persentase.
“CPI yang konstan ini menunjukkan bahwa biaya pengembangan hotel relatif konsisten, sehingga memungkinkan calon investor memperkirakan biaya dengan lebih akurat,” kata Ross.
Kemudian Nusa Tenggara Barat (NTB), destinasi wisata baru, juga mengalami peningkatan IQC sebesar 1,3 poin persentase pada periode yang sama.
Ketiga provinsi tersebut merupakan bagian dari sepuluh provinsi tempat berkembangnya IKK dalam enam tahun terakhir.
Ross menyimpulkan bahwa pengembangan ICC menghadirkan tantangan dan peluang bagi para pemangku kepentingan.
“Penting bagi investor, khususnya di industri perhotelan, untuk mengikuti perubahan ini agar dapat mengambil keputusan yang tepat,” tutup Ross.
Berikut daftar IKK periode 2018-2023 berdasarkan data yang diperoleh dari Strategic Investment Hotel dan BPS:
Dengarkan berita terkini dan berita utama kami langsung dari ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel NEWS INDONESIA Biaya Konstruksi di Papua Turun Signifikan dalam Kurun Enam Tahun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>