Artikel Cara Mengecek Kelengkapan Dokumen Motor Bekas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Jakarta, Kompas.com – Membeli sepeda motor bekas adalah pilihan banyak orang karena harganya lebih terjangkau daripada unit baru.
Namun, calon pembeli harus memastikan integritas dokumen kendaraan untuk menghindari risiko hukum di masa depan.
Menurut Ivan, manajer mesin Babay, memeriksa dokumen adalah langkah pertama yang diambil sebelum Anda memutuskan untuk membeli sepeda motor bekas.
Baca Juga: BMW M4 CS Valentino Rossi Edition, hanya 46 unit
“Pertama, periksa keaslian BPKB dan STN.
Ivan menambahkan bahwa pelanggan potensial harus membawa dokumen ke Samsat atau menggunakan aplikasi resmi untuk memeriksa legalitas mobil.
Ini sangat penting untuk memastikan bahwa sepeda motor tidak dalam kondisi aneurisma atau termasuk dalam kasus kriminal.
Selain BPKB dan STN, Anda juga harus memeriksa akun untuk pembelian dan buku layanan. Dokumen ini dapat berupa informasi tambahan tentang riwayat pemilik dan pemeliharaan mobil sebelumnya.
“Jika ada faktur untuk dibeli, itu dapat membantu memastikan bahwa sepeda motor sebenarnya dibeli secara resmi dan tidak dicuri,” kata Ivan.
Baca Juga: BYD Akan Meluncurkan Mobil Baru, Byd Qin L EV
Memeriksa dokumen dengan cermat, pelanggan potensial mungkin lebih damai dan menghindari potensi masalah hukum di masa depan. Lihat berita dan berita tentang pilihan kami secara langsung di ponsel Anda. Pilih akses ke saluran utama Anda ke Trump.com Whatsapp: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafppbppzjzrk13ho3h. Pastikan untuk menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Cara Mengecek Kelengkapan Dokumen Motor Bekas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Cara Menghindari Membeli Motor Bekas Hasil Curian pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Jika tidak berhati-hati, pembeli bisa berakhir dengan kendaraan ilegal, yang tidak hanya menimbulkan masalah finansial tetapi juga masalah hukum.
Ivan, Manajer Babay Motor di Jakarta Barat, menekankan pentingnya berhati-hati dalam membeli sepeda motor bekas. Salah satu langkah awal adalah pemeriksaan detail kelengkapan dokumen.
Baca Juga: Video Kereta Menabrak Pembatas Sungguh Luar Biasa
“Cek BPKB dan STNK yang asli, bukan salinan. Pastikan juga nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan dokumen, kata Ivan kepada Kompas.com, pekan lalu.
Selain pemeriksaan dokumen, Ivan berpesan agar berhati-hati jika penjual menawarkan harga yang terlalu rendah dibandingkan harga pasar.
“Misalnya harganya terlalu murah, jauh di bawah harga pasar, ini pertanda. Anda harus berhati-hati. “Besar kemungkinan sepeda motor itu hasil curian,” imbuhnya.
Menurut Ivan, sepeda motor bekas murah seringkali menjadi tersangka dan pembeli harus mewaspadai potensi permasalahan di baliknya.
Langkah lain yang bisa dilakukan adalah dengan membawa sepeda motor ke bengkel resmi atau ahlinya untuk dilakukan pengecekan kondisi fisik kendaraan. Rangka atau mesin beberapa sepeda motor curian biasanya dimodifikasi untuk menghilangkan semua tanda keasliannya.
“Periksa apakah ada tanda-tanda perubahan nomor rangka atau mesin yang terlihat mencurigakan,” kata Ivan lagi.
Selain itu, pembeli diimbau untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan dan selalu menanyakan sejarah sepeda tersebut.
Baca juga: Daftar 28 Gerbang Tol Ganjil dan Genap di Jakarta
“Sebaiknya hindari sepeda yang tidak memiliki riwayat bersih atau dijual terburu-buru,” kata Ivan. Dengarkan berita terkini dan berita utama kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Cara Menghindari Membeli Motor Bekas Hasil Curian pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Cara Menilai Harga Pasaran Mobil Bekas Agar Tidak Tertipu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Agus, Pemilik Autohaus, spesialis bengkel penggunaan mobil, menjelaskan, calon pembeli sebaiknya memperhatikan tiga aspek utama, yakni riwayat perawatan mobil, kondisi bodi, dan kelengkapan dokumen.
“Riwayat servis lengkap menunjukkan bahwa pemilik sebelumnya merawat mobilnya dengan baik. Ini salah satu indikator utama wajar atau tidaknya harga yang ditawarkan,” kata Agus kepada KOMPAS.com, Rabu (27/11/2024).
Baca juga: Pertolongan Pertama Saat Mobil Anda Minum Oli Kotor
Riwayat servis yang terdokumentasi dengan baik menunjukkan bahwa kendaraan telah digunakan dengan benar, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya masalah di masa depan.
Agus juga berpesan kepada pembeli agar teliti memeriksa eksterior dan interior kendaraan. Adanya kerusakan seperti cat terkelupas, tergores atau material interior rusak dapat menjadi bahan negosiasi penurunan harga.
“Kondisi mobil bisa memberikan gambaran tentang harga yang ditawarkan,” ujarnya.
Selain itu, Agus mengingatkan pentingnya pemeriksaan kelengkapan dokumen seperti Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Segala dokumen dan aslinya tidak hanya menjamin legalitas, tetapi juga menjaga harga jual mobil. Jika dokumennya tidak mencukupi, pembeli harus berpikir dua kali, karena mengancam akan menimbulkan masalah di kemudian hari.
Faktor eksternal seperti kondisi pasar juga harus diperhitungkan. Menurut Agus, jenis kendaraan tertentu seperti SUV atau hybrid seringkali memiliki harga yang lebih tinggi di pasaran karena meningkatnya permintaan.
“Sebelum membeli, kenali dulu tren pasar. Misalnya, mobil hemat bahan bakar sering dicari karena efisiensi yang ditawarkannya,” kata Agus.
Untuk memastikan harga sesuai dengan kondisi pasar, Agus menyarankan pembeli melakukan riset menyeluruh.
Baca juga: Pelindung YLKI Setelah Isi Pertamax Bisa Dibeli di Casing Mobil Rusak
“Gunakan platform jual beli online untuk membandingkan harga dari berbagai dealer. Selain itu, jangan lupa untuk mengunjungi pameran atau dealer mobil bekas untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” kata Agus. Dengarkan berita dan cerita terpopuler yang kami pilih langsung di ponsel Anda. Pilih saluran favorit Anda dan bergabunglah dengan saluran WhatsApp Compass.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Cara Menilai Harga Pasaran Mobil Bekas Agar Tidak Tertipu pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Cermati Riwayat Servis Mobil Bekas agar Tidak Menyesal pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kehati-hatian dalam memilih mobil bekas bisa menyelamatkan pembeli dari kerugian besar di kemudian hari.
Menurut pemilik Autohaus Agus, kunci utama menghindari mobil bekas adalah dengan mengecek riwayat servis dan kondisi mesin secara cermat.
Baca Juga: IMOS 2024 Siap Digelar, Bocoran Motor Akan Terungkap
Kepada Kompas.com, Kamis (17/10/2024), ia mengatakan, “Mobil bekas yang rutin diservis di bengkel resmi biasanya kondisinya lebih baik.
Agus juga menekankan pentingnya pengecekan keabsahan dokumen seperti BPKB, STNK dan bukti pajak untuk memastikan keaslian mobil.
“Jangan tergiur dengan harga murah jika surat-surat mobil tidak lengkap atau tidak relevan. Bisa jadi itu pertanda mobil tersebut bermasalah secara hukum,” ujarnya.
Agus juga menyarankan agar calon pembeli melakukan test drive untuk merasakan sendiri performa kendaraan tersebut. Pada test drive, pembeli dapat lebih mudah menemukan masalah mesin, rem, atau suspensi yang mungkin tidak terlihat hanya melalui inspeksi visual.
Baca Juga: Sepeda Motor Listrik Royal Enfield Akan Meluncur Bulan Depan, Kutu Terbang
Pastikan untuk memperhatikan kelancaran perpindahan gigi, respon pedal gas dan rem, serta suara mesin saat kendaraan melaju. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Cermati Riwayat Servis Mobil Bekas agar Tidak Menyesal pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>