Artikel Layanan Finansial dan E-commerce Paling Rentan Serangan Siber, “Warning” buat Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Salah satu faktor yang meningkatkan serangan dunia maya di wilayah ini adalah percepatan digitalisasi di Asia, termasuk Asia Tenggara.
Layanan keuangan adalah sektor terbanyak yang mengalami serangan siber di daerah APJ. Jumlah total mencapai lebih dari 18 miliar serangan dari 1 Januari 2023 hingga 30 Juni 2024.
Sektor perdagangan elektronik adalah sektor kedua, yang paling fokus pada penjahat komputer dengan total sekitar 10 miliar serangan pada periode yang sama.
Baca juga: Strategi Demokratisasi Akamai Cloud dan Teknologi Komputer untuk Bisnis Kecil di Indonesia
Menurut Ruben Koch, Direktur, Keselamatan dan Strategi untuk Akamai untuk Wilayah Asia -Tihoetan dan Jepang (APJ), mereka memiliki layanan keuangan dan kesamaan komersial elektronik.
Layanan keuangan mencakup semua jenis transaksi, termasuk pinjaman, pembayaran, asuransi, dll., Yang termasuk keuangan.
Dengan cara yang sama, dalam e -commerce, di mana pengguna harus melakukan transaksi secara digital melalui kartu kredit atau portofolio digital (portofolio elektronik), yang mengarah pada omset uang.
“Ada uang di dua industri ini yang mengubah tangan mereka setiap detik,” kata Ruben dalam diskusi online dengan media pada hari Jumat (24.01.2025).
“Ini menguntungkan bagi peretas karena jika mereka memiliki akses ke data pembayaran, seperti nomor kartu kredit, mereka dapat memperoleh akses ke pembayaran sensitif dan data pribadi, dll. Secara umum, “uang” yang dapat diproduksi “uang” untuk penjahat, “jelasnya.
Baca juga: Akamai Penelitian: API Digital API Dukungan Dukungan untuk API untuk Peretas Peringatan Indonesia
Indonesia telah menjadi negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, menurut Google, Temasek dan Bain & Company Reports, November 2024.
Pada tahun 2024, nilai ekonomi digital di Indonesia diperkirakan $ 90 miliar atau sekitar $ 1420 triliun.
Sektor yang paling berkontribusi untuk ekonomi digital Indonesia adalah perdagangan elektronik dalam total GMV (nilai kotor barang) mencapai $ 65 miliar (sekitar $ 1,026,1 triliun)
Selain e -commerce, sektor jasa keuangan digital juga mendaftarkan pertumbuhan yang cepat. Menurut laporan Google, pembayaran digital telah meningkat sebesar 19 persen pada tahun 2024 dan diperkirakan akan mencapai nilai transaksi kasar (GTV) sebesar $ 404 miliar (sekitar $ 6.373,7 triliun).
Berkat keberhasilan ini, sektor ini adalah pasar pembayaran digital terbesar di Jeangengara. Sementara itu, pada tahun 2024, layanan kredit digital diperkirakan akan mencapai $ 9 miliar.
Saat melihat laporan Akamai, sektor -sektor ini relatif rentan terhadap serangan cyber.
Artikel Layanan Finansial dan E-commerce Paling Rentan Serangan Siber, “Warning” buat Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Bos ZTE Ungkap Faktor Utama Pendorong Ekonomi Digital di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Hal tersebut disampaikan oleh CEO ZTE Indonesia Richard Liang. Menurut Richard, salah satu faktor yang dapat mendorong ekonomi digital adalah tersedianya infrastruktur teknologi nirkabel yang mumpuni.
Saat ini, ZTE memiliki banyak teknologi nirkabel yang dapat digunakan untuk infrastruktur suatu negara atau perusahaan. Beberapa di antaranya termasuk 5G-Advanced, Edge Cloud, dan Artificial Intelligence (AI) berbasis Edge.
Teknologi-teknologi ini dapat diterapkan di Indonesia untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong ekonomi digital negara.
Richard mengatakan ZTE telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkenalkan teknologi nirkabel perusahaannya.
Baca juga: ZTE Nubia Music Resmi Asal Indonesia, Dilengkapi Dual Audio Jack 3.5mm HP
“ZTE telah bermitra dengan penyedia layanan di Indonesia untuk menilai, menguji, dan mengevaluasi kemampuan berbagai teknologi menarik yang kami miliki, seperti 5G-Advanced,” jelas Richard dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Minggu (15/9/2024). .
“Infrastruktur jaringan nirkabel ini bertujuan untuk membuka potensi penuh teknologi 5G dan memungkinkan berbagai inovasi layanan dalam ekonomi digital Indonesia,” tambah Richard. Pentingnya server dan penyimpanan
Faktor berikutnya yang sangat penting dalam perkembangan ekonomi digital adalah kebutuhan perangkat server, media penyimpanan, dan pusat data.
Menurut Richard, infrastruktur terkait database ini dapat mendorong perekonomian digital Indonesia di masa depan.
Seiring dengan terus berkembangnya preferensi konsumen dan kemajuan teknologi.
Dalam hal ini, infrastruktur terkait server dan pusat data yang mumpuni akan berperan penting dalam pengolahan data dengan lebih cepat dan customized atau berorientasi pada konsumen.
“Analisis big data dan algoritma AI (di pusat data atau server) memungkinkan pengalaman belanja yang lebih personal, memberikan rekomendasi produk dan promosi yang dipersonalisasi berdasarkan preferensi individu tertentu,” jelas Richard.
Baca Juga: Alasan ZTE Gunakan Chipset Lama di Nubia Music dan Blade A55
Saat ini, kata Richard, ZTE telah menjadi pemain utama di pasar server dan penyimpanan Indonesia, sehingga juga berperan dalam mendorong perkembangan ekonomi digital.
Ke depan, lanjut Richard, ZTE akan memantau pergerakan dan dinamika pasar terkait teknologi infrastruktur jaringan dan teknologi IT agar tetap relevan dan meningkatkan ekonomi digital.
Hal ini dinilai penting karena Indonesia memiliki peluang dan potensi besar untuk memanfaatkan berbagai jaringan dan server ZTE, terutama untuk mendorong inovasi, transformasi, dan ekonomi digital.
“ZTE akan terus menjadi bagian dari upaya membentuk masa depan ekonomi digital Indonesia yang cerah,” kata Richard. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Bos ZTE Ungkap Faktor Utama Pendorong Ekonomi Digital di Indonesia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>