Artikel [UNIK GLOBAL] Avengers Dukung Harris | Buaya Penangkaran Terbesar Mati pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Sementara itu, seorang pria India diterima bekerja di Tesla setelah berjuang keras mengirimkan 300 lamaran pekerjaan selama lima tahun.
Berikut rangkuman artikel Unik Global pada Minggu (27/10/2024) hingga Sabtu (11/2/2024).
Baca juga: Tesla Bangun Pabrik Baterai di China, Apa Rencananya untuk Indonesia? 1. Banyak Warga Seoul Diely Lone, Pemkot siapkan program senilai Rp 5 juta juta.
Pemerintah ibu kota Korea Selatan, Seoul, pekan lalu mengumumkan rencana program senilai 451,3 miliar won (Rp 5 miliar) untuk menangani “epidemi kesepian”.
Setiap tahun, ribuan warga Korea Selatan, kebanyakan pria paruh baya, meninggal sendirian. Terkadang butuh waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk menemukan jenazah mereka karena terpisah dari keluarga dan teman.
Dalam bahasa Korea dikenal dengan godoksa atau kematian karena kesepian.
Baca lebih lanjut di sini. 2. Para bintang Avengers berkumpul lagi, bukan untuk mengalahkan Thanos, tapi untuk mendukung Kamala Harris
Menjelang pemilu Amerika, sejumlah aktor terkenal dari film Avengers bersatu kembali. Namun kali ini bukan untuk mengalahkan Thanos, melainkan untuk mendukung Kamala Harris, calon presiden dari Partai Demokrat.
Dengan aksi komik dan gaya khas pahlawan super Marvel, bintang-bintang seperti Robert Downey Jr, Scarlett Johansson dan Chris Evans menyerukan pentingnya peran pemilih dalam menentukan masa depan Amerika.
Seperti dilansir Guardian, kurang dari seminggu menjelang pemilihan presiden AS, banyak pemeran utama film Avengers berkumpul untuk mendukung kandidat Partai Demokrat, Kamala Harris.
Baca lebih lanjut di sini.
Baca juga: Pilpres AS 2024 Digelar Selasa 5 November, Berikut Kandidat dan Caranya 3. Cassius, Buaya Terbesar di Dunia yang Dikurung, Mati di Usia 110
Buaya terbesar di dunia yang dikurung di Australia telah mati pada usia lebih dari 110 tahun.
Reptil sepanjang 5,48 meter yang diberi nama Cassius ini memiliki berat lebih dari satu ton.
Cassius diketahui telah tinggal di cagar alam di Green Island dekat kota wisata Cairns di Queensland, Australia selama lebih dari 37 tahun, menurut postingan Facebook dari cagar alam tersebut, dikutip Sky News pada Sabtu (2/11) / 2024). ).
Baca lebih lanjut di sini.
Artikel [UNIK GLOBAL] Avengers Dukung Harris | Buaya Penangkaran Terbesar Mati pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Banyak Warga Seoul Mati Kesepian, Pemkot Siapkan Program Senilai Rp 5 Triliun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Setiap tahun, ribuan warga Korea Selatan, kebanyakan pria paruh baya, meninggal sendirian. Terkadang butuh waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk menemukan jenazah mereka karena terpisah dari keluarga dan teman-temannya.
Dalam bahasa Korea, fenomena ini dikenal dengan istilah godoxa, atau kematian karena kesepian.
Baca juga: Fenomena Kematian Soliter dalam Kesendirian
Dana Rp5 triliun yang akan dikucurkan Pemerintah Kota Seoul ini bertujuan untuk menciptakan suasana perkotaan agar warga tidak merasa sendirian.
Selama lima tahun ke depan, program ini akan menyediakan konselor kesepian 24 jam dan kegiatan lanjutan seperti kunjungan pribadi dan konsultasi.
“Kesepian dan kesepian bukan hanya masalah individu, tapi tugas yang harus dilakukan masyarakat secara bersama-sama,” kata Wali Kota Seoul Oh Se-hoon, seperti dikutip CNN, Kamis (24/10/2024).
Seoul juga berencana memberikan layanan psikologis dan memperluas ruang terbuka hijau (RTH) serta memberikan makanan bergizi kepada warga paruh baya dan lanjut usia.
Tak lupa, berbagai kegiatan yang mengedepankan jalan-jalan dan bersosialisasi, seperti berkebun, olah raga, klub buku, dan lain-lain juga akan digalakkan.
Kesepian telah menjadi masalah nasional di Korea Selatan selama dekade terakhir karena meningkatnya kasus terkait, termasuk orang-orang yang menarik diri dari dunia luar dan menghabiskan waktu berhari-hari di rumah selama berbulan-bulan.
Fenomena ini dikenal sebagai hikikomori di Jepang, dan kasusnya meningkat di Korea Selatan. Pada tahun 2022, diperkirakan 244.000 orang akan melakukan isolasi mandiri di Korea Selatan.
Akibatnya, jumlah kematian akibat kesepian pun meningkat hingga mencapai 3.661 kasus pada tahun lalu, dibandingkan 3.559 pada tahun 2022 dan 3.378 pada tahun 2021, menurut data Kementerian Kesehatan dan Perlindungan Sosial.
Lebih dari 84 persen kematian akibat kesepian yang tercatat tahun lalu melibatkan laki-laki, lima kali lebih banyak dibandingkan perempuan.
Pria berusia 50-an dan 60-an tahun kemungkinan besar meninggal karena kesepian.
Baca juga: 1,5 Juta Orang Jepang Alami Hikikomori dan Menarik Diri dari Pergaulan. Mengapa masyarakat Korea Selatan sangat kesepian?
Menurut para ahli, fenomena kesepian di Korea Selatan mungkin ada kaitannya dengan budaya tertentu di negara tersebut.
An Soo-jung, seorang profesor psikologi di Universitas Myongji, menjelaskan bahwa masyarakat di Korea Selatan bisa merasa kesepian ketika mereka merasa tidak cukup berharga bagi masyarakat atau tidak memiliki makna dalam hidup.
Artikel Banyak Warga Seoul Mati Kesepian, Pemkot Siapkan Program Senilai Rp 5 Triliun pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>