Artikel Apa yang Menyebabkan Terjadinya Gancet Saat Berhubungan? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Tentu saja ada kondisi medis yang bisa terjadi pada pasangan suami istri.
Dalam dunia medis, gancet disebut dengan penile captivus atau kondisi penis tersangkut di vagina dan sulit dikeluarkan.
Baca Juga: Bukan Karena Jiwa, Ini Penyebab Wanita Menderita Hubungan Seksual, Lalu Apa Penyebab Hubungan Seksual?
Saat berhubungan intim, pria mengalami peningkatan aliran darah ke penis sehingga alat kelamin membesar, mengencang dan mengeras sebelum ejakulasi.
Sebaliknya, dinding vagina yang berisi jaringan otot akan mengembang dan berkontraksi atau menendang saat berhubungan intim dan terminasi.
Menurut Healthline, kontraksi otot vagina bisa menjadi lebih kuat sehingga mempersempit bukaan vagina.
Ketegangan ini membuat pria kesulitan melepaskan penis, apalagi saat masih ereksi. Kondisi ini disebut dengan gancet atau penis captivus.
Selain kejang otot vagina, vaginismus juga menjadi penyebab terjadinya luka pada payudara. Vaginismus merupakan masalah kesehatan seksual yang menimbulkan rasa nyeri saat berhubungan intim akibat menegangnya otot-otot vagina.
Baca juga: Penetrasi Sulit, Apakah Vaginismus Bisa Disembuhkan?
Vaginismus sendiri bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya gangguan kecemasan, air mata kosong saat melahirkan, riwayat operasi, dan ketakutan atau trauma terhadap seks.
Penis yang tersangkut di vagina bisa menimbulkan kecemasan. Pasangan biasanya diimbau untuk tidak melakukan hubungan seks untuk menghindari sentuhan yang dapat melukai alat kelamin.
Tidak disarankan bagi peserta untuk memaksa pena mengeluarkan atau menggunakan minyak.
Sebaliknya, pasangan berusaha untuk lebih rileks dan menunggu otot-ototnya rileks agar bukaan vagina kembali ke ukuran normal dan penis bisa diambil dengan mudah
Namun jika otot vagina tidak juga mengendur dalam beberapa menit, sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung ke ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Apa yang Menyebabkan Terjadinya Gancet Saat Berhubungan? pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Dokter Seksologi: Fenomena Gancet Tidak Ada Dalam Dunia Medis pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Selain misterius, dalam dunia medis ada anggapan bahwa gemetar saat berhubungan intim bisa terjadi karena adanya kontraksi otot-otot di sekitar vagina.
Baca juga: Apa Akibat Wanita Lama Tak Berhubungan? Berikut 7 detailnya
Seorang seksolog medis dari Federation of Sexological Societies (FIAS), Dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS, menjelaskan jawaban atas fenomena kecepatan.
Menurut Dr Binsar, fenomena Gantt sebenarnya tidak ada dalam dunia kedokteran. Oleh karena itu, Gantt tidak terjadi pada manusia.
Dr Binsar mengatakan, pada wanita yang mengalami masalah vagina, penetrasi biasanya tidak terjadi karena ketegangan otot di sekitar vagina tidak memungkinkan penis melakukan penetrasi.
“Vaginismus tidak memungkinkan terjadinya penetrasi. Otot-otot di sekitar vagina sangat tegang dan tidak terbuka. Oleh karena itu, tidak ada kompresi medis,” kata dr. Binsar saat diwawancara Kompas.com, Selasa (29/10/2024).
Dimasukkan atau tidaknya penis ke dalam penis, kata Binsar, karena otot di sekitar area genital wanita bersifat fleksibel, maka penis pria bisa keluar atau lepas dengan sendirinya setelah penis dimasukkan atau tidak.
Baca Juga: Di Usia Berapa Minat Pria Meningkat? Berikut penjelasannya…
Binsar juga memberikan jawaban atas permasalahan psikologis yang mungkin dihadapi wanita, seringkali mempengaruhi kelembapan vagina, bukan pemukulan.
Apa jadinya bila ada masalah psikologis karena kelembapannya hilang, sensasinya hilang dan bukan penis yang terjepit oleh otot-otot penis. Jika wanita itu takut atau Anda memiliki masalah psikologis dan penisnya. masih ada. Pintunya juga keluar,” kata dr Binsar.
Binsar menambahkan, fenomena gannet dalam budaya Indonesia berada di luar jangkauan kedokteran.
“Bisa saja terjadi di luar praktik medis seperti santet atau perdukunan,” ujarnya.
Dengan mendengarkan penjelasan dr Binsar, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian Gant.
Namun, pasangan yang memiliki keluhan atau masalah kesehatan reproduksi sebaiknya berkonsultasi dengan profesional untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat. Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Dokter Seksologi: Fenomena Gancet Tidak Ada Dalam Dunia Medis pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>