Artikel Trump: Gencatan Senjata Gaza berkat Kemenangan Saya di Pilpres AS pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>“Kami membuat kesepakatan untuk para tahanan di Timur Tengah. Mereka akan segera dibebaskan. Terima kasih!” Trump mengutarakan “Kebenarannya” di media sosial, diikuti dengan pengumuman resmi dari Presiden Joe Biden di Gedung Putih.
Trump sebelumnya telah memperingatkan bahwa dia akan membakar Gaza jika Hamas tidak membebaskan tahanannya pada 21 Januari 2025.
Baca juga: Gencatan Senjata Resmi Israel-Hamas di Gaza
“Perjanjian Gencatan Senjata ini hanya mungkin terjadi karena Kemenangan Bersejarah kita pada bulan November,” kata Trump dalam postingan panjangnya, seperti dikutip kantor berita AFP.
Politisi Partai Republik itu menambahkan, kemenangannya pada pemilu presiden AS 2024 memberikan sinyal kepada dunia bahwa pemerintahannya berkomitmen terhadap perdamaian.
“Dan buatlah kesepakatan untuk menjamin keselamatan seluruh warga Amerika, serta sekutu kita,” tambahnya.
Calon presiden Amerika Serikat ke-47 ini pun mengaku senang bisa melepaskan tahanan Hamas pasca penyerangan Israel pada 7 Oktober 2023.
Beberapa dari mereka yang ditangkap adalah warga negara Amerika.
Serangan Hamas terhadap Israel telah menewaskan 1.210 orang, sebagian besar warga sipil, menurut pejabat resmi Israel.
Hamas juga menangkap 251 orang dalam serangan itu. Menurut tentara Israel, 94 di antaranya masih ditahan di Gaza, dan 34 sisanya tewas.
Serangan Hamas memicu pembalasan Israel di Gaza dan menewaskan sedikitnya 46.707 orang, sebagian besar warga sipil.
Angka tersebut berasal dari Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. PBB mengatakan data tersebut dapat diandalkan.
Baca Juga: Ribuan Warga Gaza Rayakan Berakhirnya Perang Israel-Hamas
Trump resmi kembali bekerja di Gedung Putih pada Senin (21/1/2025) usai pelantikannya.
Ini berarti bahwa sebagian besar upaya untuk mengakhiri perang Gaza akan berada di bawah pengawasannya.
Selain itu, Trump mengisyaratkan dirinya menyerukan normalisasi hubungan antara Israel dan Arab Saudi.
Dia akan menggunakan gencatan senjata di Gaza untuk memperpanjang Perjanjian Abraham, yang menormalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Teluk, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain.
Baca juga: AS: Gaza dibekukan dan dibebaskan untuk ditangkap minggu ini Dengarkan berita ini dan berita pilihan kami di ponsel. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan aplikasi WhatsApp Anda sudah terinstal.
Artikel Trump: Gencatan Senjata Gaza berkat Kemenangan Saya di Pilpres AS pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Ribuan Warga Gaza Bersorak Rayakan Gencatan Senjata Israel-Hamas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Kesepakatan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari 15 bulan itu termasuk pembebasan sandera dari kedua belah pihak.
Meskipun Israel memperingatkan bahwa beberapa masalah belum terselesaikan, massa tetap turun ke jalan di Gaza.
Baca juga gencatan senjata Israel dan Hamas di Gaza
Wartawan AFP melihat orang-orang berpelukan dan mengambil foto untuk merayakan pengumuman tersebut.
“Saya tidak percaya mimpi buruk ini telah berakhir selama lebih dari setahun. Begitu banyak orang tewas dan semuanya hilang,” kata Randa Samih, 45, yang meninggalkan Kota Gaza ke kamp Nasirt.
“Kami memerlukan banyak waktu luang, setelah gencatan senjata kami pergi ke pemakaman untuk mengunjungi kerabat dan anggota keluarga.”
Sami melanjutkan: “Mereka dimakamkan di pemakaman yang tidak sesuai di Deir al-Bale. Kami akan membangun kuburan baru untuk mereka dan menuliskan nama mereka di sana.”
Ratusan warga Palestina meneriakkan slogan-slogan dan mengibarkan bendera di luar Rumah Sakit Martir al-Aqsa di Deir al-Balah, tempat banyak korban perang dirawat di rumah sakit.
Baca: Mediator Qatar: Putaran Terakhir Perundingan Gencatan Senjata Gaza
Anak-anak yang tampak bingung dengan keributan tersebut pun berkumpul di luar rumah sakit.
Mereka berbaur di antara orang dewasa dan memandang orang-orang yang diwawancarai oleh media.
Sekelompok anak muda memimpin nyanyian perlawanan rakyat, sementara orang dewasa merekam momen tersebut di ponsel mereka.
Kerumunan juga terlihat di Khan Yunis di Gaza selatan. Kaum muda menabuh genderang dan bersorak merayakan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Di salah satu bagian kota, massa bersorak ketika sebuah mobil milik kelompok bersenjata Palestina melaju perlahan di jalan.
Anggota tim melambaikan AK-47 di gerbang yang terbuka.
Baca: AS: Gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera akan sukses minggu ini. Dengarkan berita dan pilihan terbaru kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Ribuan Warga Gaza Bersorak Rayakan Gencatan Senjata Israel-Hamas pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>