Artikel Israel Tunda Pemungutan Suara untuk Menyetujui Perjanjian Gencatan Senjata di Gaza pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan “detail bagus” sedang dikerjakan dan dia yakin gencatan senjata akan dimulai pada hari Minggu sesuai rencana.
Meskipun perunding Israel menyetujui kesepakatan tersebut setelah berbulan-bulan melakukan negosiasi, kesepakatan tersebut tidak dapat dilaksanakan sampai disetujui oleh pemerintah Israel.
Baca juga: Bagaimana Detail Perjanjian Gencatan Senjata dan Pembebasan Sandera antara Hamas dan Israel?
Sementara itu, Hamas menyatakan berkomitmen untuk menghormati perjanjian tersebut. Namun, BBC melaporkan bahwa Hamas berupaya untuk menambahkan beberapa anggotanya ke dalam daftar tahanan Palestina yang akan dibebaskan Israel berdasarkan kesepakatan tersebut.
Pada hari Jumat, CNN melaporkan bahwa kantor perdana menteri Israel mengkonfirmasi bahwa kesepakatan telah dicapai dengan Hamas untuk membebaskan sandera yang ditahan di Gaza.
Menurut Kementerian Kesehatan yang dipimpin Hamas, penundaan rapat kabinet Israel terjadi setelah serangan Israel di Jalur Gaza menyusul pengumuman perjanjian tersebut pada Rabu lalu yang menewaskan lebih dari 80 orang. Memecahkan “detail halus”
Beberapa jam sebelum pertemuan yang dijadwalkan pada Kamis pagi, Netanyahu menuduh Hamas berusaha “membuat konsesi pada menit-menit terakhir.”
Kabinet Israel tidak akan bertemu sampai Hamas menerima “semua elemen perjanjian,” kata sebuah pernyataan dari kantor Netanyahu.
Blinken mengatakan penundaan seperti itu biasa terjadi dalam situasi “sulit” seperti ini.
“Tidak mengherankan bahwa dalam proses dan negosiasi yang sulit dan menegangkan ini, Anda mungkin menghadapi banyak masalah kecil yang belum terselesaikan,” kata Blinken pada konferensi pers di Washington.
“Kami sedang dalam proses menyelesaikan masalah ini.”
Dia mengatakan Amerika Serikat “yakin” perjanjian itu akan mulai berlaku pada hari Minggu sesuai rencana dan gencatan senjata akan terus berlanjut.
Artikel Israel Tunda Pemungutan Suara untuk Menyetujui Perjanjian Gencatan Senjata di Gaza pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Hamas Tolak Usulan Gencatan Senjata dari Mesir dan Qatar karena Bukan Permanen pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Seorang pejabat Hamas mengatakan pada Jumat (1/11/2024) bahwa Hamas telah menerima tuntutan pihak Mesir dan Qatar di Gaza namun untuk waktu yang singkat.
Oleh karena itu, kata dia, Hamas menolak usulan tersebut karena tembakan yang terus menerus tidak akan berhenti.
Baca Juga: Israel Sebut Bunuh Izz al-Din Kassab, Salah Satu Mendiang Pemimpin Hamas
“Usulan tersebut tidak mencakup penghentian permusuhan jangka panjang, atau penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza atau kembalinya pengungsi,” kata seorang anggota politik Hamas.
Pemimpin senior Hamas, Taher al-Nunu, pada Jumat (31/10/2024) mengatakan Hamas akan menolak menghentikan perang dalam kondisi apapun.
Namun, Nunu dikabarkan telah meninggal dunia dan sudah beberapa lama tidak menjadi penulisnya.
Sebuah sumber mengatakan kepada AFP, Rabu (30/10/2024) bahwa pertemuan antara pimpinan Mossad David Barnea, Direktur CIA Bill Burns dan Perdana Menteri Qatar di Doha hingga Senin (28/10/2024) dibahas secara “jangka pendek”. . kurang dari sebulan.
“Usulannya termasuk menukar tahanan Israel dengan warga Palestina di penjara Israel dan meningkatkan bantuan ke Gaza,” kata sumber itu.
Seorang pejabat Hamas yang berbicara kepada AFP pada hari Jumat mengatakan rencana bantuan sementara akan meningkatkan jumlah kendaraan bantuan dan pertukaran tahanan.
Baca Juga: Gencatan Senjata Gagal, Israel dan Hamas Terus Bertempur Hamas Tolak Gencatan Senjata di Gaza, Ini yang Dituntut Hamas
Dia mengatakan Hamas merespons dengan menegaskan kembali posisinya bahwa apa yang diinginkan Palestina adalah penghapusan total, menyeluruh dan permanen.
Dengarkan berita dan pilihan berita kami di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk bergabung dengan Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel Hamas Tolak Usulan Gencatan Senjata dari Mesir dan Qatar karena Bukan Permanen pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>