Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Guinea Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/guinea/ Berita Seputar Global Indonesia Sun, 05 Jan 2025 23:00:52 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png Guinea Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/guinea/ 32 32 Tragedi Stadion Guinea, Kelompok HAM: Lebh dari 135 Orang Meninggal Dunia https://sp-globalindo.co.id/tragedi-stadion-guinea-kelompok-ham-lebh-dari-135-orang-meninggal-dunia/ https://sp-globalindo.co.id/tragedi-stadion-guinea-kelompok-ham-lebh-dari-135-orang-meninggal-dunia/#respond Sun, 05 Jan 2025 23:00:52 +0000 https://sp-globalindo.co.id/tragedi-stadion-guinea-kelompok-ham-lebh-dari-135-orang-meninggal-dunia/ KOMPAS.com – Organisasi hak asasi manusia di Guinea meyakini lebih dari 135 penggemar sepak bola, kebanyakan anak-anak, tewas dalam kerusuhan di stadion pada Minggu (12/2/2024). Mengutip BBC, angka tersebut, meski belum bisa dikonfirmasi, jauh di atas angka kematian resmi pemerintah...

Artikel Tragedi Stadion Guinea, Kelompok HAM: Lebh dari 135 Orang Meninggal Dunia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
KOMPAS.com – Organisasi hak asasi manusia di Guinea meyakini lebih dari 135 penggemar sepak bola, kebanyakan anak-anak, tewas dalam kerusuhan di stadion pada Minggu (12/2/2024).

Mengutip BBC, angka tersebut, meski belum bisa dikonfirmasi, jauh di atas angka kematian resmi pemerintah yang berjumlah 56 orang.

Sebuah kelompok hak asasi manusia yang disebut Kolektif Organisasi Hak Asasi Manusia mengatakan perkiraan tersebut didasarkan pada informasi dari rumah sakit, kuburan, saksi stadion, keluarga korban, masjid, gereja dan media lokal. 

Lebih dari 50 orang masih hilang, lanjut organisasi itu.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa alasan kerusuhan stadion di timur laut Guinea adalah keputusan wasit yang kontroversial.

Baca juga: Dua Tahun Pasca Tragedi Kanjuruhan, Perwakilan PT LIB Dengarkan Keluarga Korban

Tragedi itu terjadi pada putaran final turnamen yang diadakan untuk menghormati pemimpin militer Guinea Mamady Doumbouya di stadion di Nzerekore, salah satu kota terbesar di negara Afrika Barat.

Penonton melemparkan batu ke stadion, memicu kepanikan dan perkelahian, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan, dan menjanjikan penyelidikan.

Seorang saksi yang menyaksikan pertandingan mengatakan kartu merah kontroversial pada menit ke-82 memicu kekerasan di dalam stadion.

Pelemparan batu dimulai dan polisi turun tangan dengan menembakkan gas air mata. Dalam keributan itu, saya melihat orang-orang terjatuh dan menginjak-injak anak-anak. Mengerikan sekali,” kata Amara Conde kepada Reuters melalui telepon.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan terlalu banyak gas air mata yang digunakan di area yang ditutup, dan menambahkan bahwa kendaraan yang membawa petugas meninggalkan stadion juga menghantam warga yang mencoba melarikan diri.

Sementara itu, AL Jazeera mengutip pernyataan dari Guinean Life Forces (FVG), sebuah aliansi oposisi, yang mengatakan bahwa “sekitar 100 orang” tewas dalam serangan itu.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Dua Tahun Berlalu, Nilai-Nilai Kebangsaan yang Bertentangan Diabaikan Hingga Tuntaskan Penyelidikan

Dewan Tinggi Diaspora, sebuah organisasi warga Guinea yang tinggal di luar negeri, juga mengeluarkan pernyataan yang mengatakan “300 orang tewas, kebanyakan dari mereka adalah anak muda dan remaja, dan ratusan lainnya terluka, beberapa di antaranya luka parah.”

Seorang jurnalis bernama Paul Sakouvogi mengatakan kepada BBC bahwa stadion tersebut “hanya memiliki satu pintu keluar yang sangat kecil” yang menyebabkan orang-orang berkerumun ketika mereka mencoba melarikan diri dari stadion.

Namun seorang pejabat senior kesehatan regional yang dihubungi oleh AFP membantah jumlah korban tewas tersebut. Pejabat tersebut berbicara tanpa menyebut nama agar tidak mewakili pihak berwenang.

Dia mengatakan, indikator pemerintah harus diikuti.

“Mereka berbicara omong kosong,” katanya, mengacu pada angka-angka yang dipublikasikan di tempat lain.

AFP mencatat bahwa karena kurangnya informasi dan transparansi terpusat, baik disengaja maupun tidak, sulit untuk mendapatkan jumlah korban tewas yang akurat dalam tragedi serupa di Guinea.

Guinea adalah salah satu dari beberapa negara Afrika yang saat ini dilarang menjadi tuan rumah kompetisi sepak bola internasional karena tidak memenuhi standar internasional.

Perdana Menteri Mamadou Oury Bahah mengumumkan tiga hari berkabung nasional bagi para korban pada hari Selasa.

  Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung dari ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.

Artikel Tragedi Stadion Guinea, Kelompok HAM: Lebh dari 135 Orang Meninggal Dunia pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/tragedi-stadion-guinea-kelompok-ham-lebh-dari-135-orang-meninggal-dunia/feed/ 0
Tragedi Sepak Bola di Guinea: 56 Tewas akibat Kekacauan di Stadion https://sp-globalindo.co.id/tragedi-sepak-bola-di-guinea-56-tewas-akibat-kekacauan-di-stadion/ https://sp-globalindo.co.id/tragedi-sepak-bola-di-guinea-56-tewas-akibat-kekacauan-di-stadion/#respond Tue, 24 Dec 2024 16:11:13 +0000 https://sp-globalindo.co.id/tragedi-sepak-bola-di-guinea-56-tewas-akibat-kekacauan-di-stadion/ KOMPAS.com – Sebanyak 56 orang tewas pada final turnamen yang digelar untuk menghormati pemimpin militer Guinea, Mamady Doumbouya, di Stadion Nzerekore, Senin (2/12/2024).  Keputusan kontroversial wasit berujung pada kekerasan dan injak-injak yang mengakibatkan 56 kematian. Kejadian bermula pada menit ke-82...

Artikel Tragedi Sepak Bola di Guinea: 56 Tewas akibat Kekacauan di Stadion pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
KOMPAS.com – Sebanyak 56 orang tewas pada final turnamen yang digelar untuk menghormati pemimpin militer Guinea, Mamady Doumbouya, di Stadion Nzerekore, Senin (2/12/2024). 

Keputusan kontroversial wasit berujung pada kekerasan dan injak-injak yang mengakibatkan 56 kematian.

Kejadian bermula pada menit ke-82 saat wasit memberikan kartu merah yang menimbulkan kemarahan penonton.

Fans melemparkan batu, menyebabkan kepanikan dan banyak orang berusaha meninggalkan stadion.

“Saat pelemparan batu dimulai, polisi juga menembakkan gas air mata. Dalam keributan yang terjadi, saya melihat orang-orang berjatuhan ke tanah, anak-anak dan perempuan terinjak-injak. Sangat menakutkan,” kata Amara Conde, seorang saksi mata, kepada Reuters.

Baca juga: Edoardo Bove Bangun Usai Pingsan di Laga Fiorentina

Video asli menunjukkan orang-orang memanjat tembok tinggi untuk melarikan diri. Sumber polisi mengatakan kepanikan menyebabkan terjadinya penyerbuan berbahaya saat keluar dari stadion.

Banyak dari korban tewas adalah anak-anak dan remaja, kata seorang pejabat pemerintah kota yang tidak mau disebutkan namanya.

Bahkan para orang tua yang kaget terlihat membawa jenazah anaknya sebelum pendaftaran resmi dilakukan.

Gambar yang beredar di media sosial memperlihatkan deretan jenazah, termasuk anak-anak, tergeletak di tanah.

Presiden terguling, Alpha Conde, mengkritik diadakannya acara ini karena dianggap tidak bertanggung jawab.

“Dalam konteks negara yang ditandai dengan ketegangan dan pembatasan, tragedi ini menunjukkan bahayanya organisasi yang tidak bertanggung jawab,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Kelompok oposisi Aliansi Nasional untuk Perubahan dan Demokrasi menuduh pihak berwenang menggunakan kompetisi tersebut untuk mendukung agenda politik Doumbouya, melanggar piagam transisi yang seharusnya sudah ada sebelum pemilu.

Human Rights Watch (HRW) mengkritik junta militer Guinea karena menindas oposisi, media, dan protes damai, serta gagal memenuhi janjinya untuk memulihkan pemerintahan sipil pada Desember 2024. HRW juga melaporkan bahwa terdapat penggunaan kekerasan yang berlebihan, termasuk gas air mata. dan tembakan, terhadap pengunjuk rasa. .

Kecelakaan tersebut menambah catatan kelam kecelakaan di stadion sepak bola yang menarik perhatian Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) dan FIFA.

Kedua organisasi berupaya meningkatkan keselamatan dan mencegah kepadatan berlebih di stadion-stadion Afrika. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses Saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Tragedi Sepak Bola di Guinea: 56 Tewas akibat Kekacauan di Stadion pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/tragedi-sepak-bola-di-guinea-56-tewas-akibat-kekacauan-di-stadion/feed/ 0