Artikel LPS Monas Half Marathon 2024 Jadi Ajang Persiapan PON XXI pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Acara half marathon ini terselenggara atas kerja sama Harian Kompas (Kompas.id) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
PON XXI akan berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara dan berlangsung pada 8-20 September 2024.
“Ini salah satu acara yang menjadi ujian bagi saya, untuk melihat sejauh mana perkembangan latihan saya untuk Pon Sumut yang akan digelar September nanti,” kata Odekta kepada awak media, termasuk Kompas.com.
Baca juga: LPS Monas Half Marathon 2024: Ada Dukungan untuk Belanda di Piala Eropa
“Jadi ini momentum bagi saya untuk menjadikannya ajang untuk mengeksplorasi sejauh mana kemajuan latihan saya dan apa lagi yang perlu saya menangkan,” tambah Odecta.
Setelah Odecta, atlet maraton putra Indonesia Robi Sianturi juga mengikuti Half Marathon LPS Monas hari ini sebagai tolak ukur perkembangannya.
“Saat ini semuanya berjalan lancar dan piringan hitam menjadi tantangan sekaligus tolak ukur pencapaian saya di ajang half marathon,” kata Roby.
Mudah-mudahan berjalan lancar dan PON bisa menampilkan sisi terbaiknya, jelasnya.
Baca juga: Ini Rekayasa Lalu Lintas pada LPS Monas Half Marathon 2024
Kedua atlet tersebut berhasil mempertahankan status juaranya. Keduanya juga merupakan pemenang ajang ini tahun lalu.
Sebanyak lima ribu peserta mengikuti LPS Mona’s Half Marathon 2024. Mereka menempuh jarak 21,0975 km dari Gerbang Lintas Barat Daya Mona hingga Istora Seniyan.
Mereka mengikuti acara ini pada Minggu (30/6/2024) yang dimulai pukul 05.00 WIB.
Half Marathon LPS Monas menjadi puncak acara ‘Run the City’.
Run The City berlangsung di empat kota di Indonesia.
Medan, Makassar, Surabaya dan Jakarta menjadi kota penyelenggara acara Run The City.
Ajang Jakarta series memiliki antusiasme pelari paling besar dibandingkan tiga kota lainnya.
Dengarkan berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.
Artikel LPS Monas Half Marathon 2024 Jadi Ajang Persiapan PON XXI pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Artikel Robot Manusia Ikut Lari “Half Marathon”, Finish dengan Sekali Isi Baterai pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>Dengan tinggi 163cm dan berat 43kg, Tiangong disebut-sebut sebagai robot humanoid pertama yang mampu berlari setengah maraton tanpa kabel dan hanya menggunakan satu baterai.
Tiangong tidak menyebutkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan balapan tersebut. Namun robot humanoid saat ini dikatakan memiliki kecepatan 10 kilometer per jam.
Artinya, dengan kecepatan lari konstan 1 km per menit, Tiangong mampu menempuh jarak 21 km dalam waktu 126 menit atau sekitar dua jam.
Baca Juga: Robot AI Humanoid Buatan Pertama Dijual Seharga $17 Miliar
Robot Tiangong ini dapat berlari dengan kecepatan maksimal 12 km per jam atau 1 km per 5 menit, sehingga waktu robot humanoid untuk menyelesaikan half marathon akan lebih cepat.
Tugas Tiangong tidak hanya sekedar berlari, melainkan mengantarkan para atlet yang berlari sejauh 100 meter dari garis finis hingga mencapai garis finis.
Jika syarat tersebut terpenuhi, Tiangong akan menghampiri para pelari dan memberi semangat agar para pelari dapat menyelesaikan lomba yang diikutinya.
Selain menjadi asisten, robot humanoid ciptaan Pusat Inovasi Robot Cerdas Nasional dan Daerah ini disebut-sebut memiliki kemampuan lain seperti melambai, berjabat tangan, dan selfie sesuai aturan. Lebih banyak robot di sektor manufaktur Tiongkok
Selain Tiangong, robot lain juga telah berpartisipasi dalam berbagai acara lari di Tiongkok baru-baru ini.
Dalam “Hangzhou Marathon 2024” yang diadakan pada tanggal 3 November, robot berkaki empat (mirip dengan robot anjing) bernama B2 bertindak sebagai penghemat kecepatan, sehingga pelari dapat finis dalam waktu yang ditentukan (cut-off time/ZOT). .
Robot ini memiliki kecepatan konstan 9 menit 24 detik per kilometer.
Baca Juga: Google Jual Robot Android dan Segera Dijual
Dalam acara tersebut, robot lain bernama Go2, dengan otak berbentuk kelinci, berlari melewati kerumunan untuk menyemangati para pelari.
Go2 mendukung pelari dengan memberikan sinyal, isyarat tubuh, hiburan, musik, serta informasi dan peringatan keselamatan saat berlari.
Selain dua robot mirip anjing tersebut, ada juga robot humanoid yang terlibat, seperti dilansir KompasTekno dari GlobalTimes, Rabu (20/11/2024).
Robot tersebut juga diyakini dapat mendorong pelari untuk menggunakan berbagai ekspresi dan gerakan tangan, seperti melambaikan tangan, agar tetap pada jalurnya.
Oleh karena itu, seiring dengan meningkatnya penggunaan robot dalam jenis lari ini, kemungkinan besar banyak kompetisi lari di seluruh dunia, termasuk di Tiongkok, akan menggunakan keterampilan robot di masa depan. Dengarkan berita terbaru dan pilih berita di ponsel Anda. Untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com, pilih saluran berita favorit Anda: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda telah menginstal WhatsApp.
Artikel Robot Manusia Ikut Lari “Half Marathon”, Finish dengan Sekali Isi Baterai pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.
]]>