Live score

sekolah ternak

puskesmas sumberrejo

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

ormastoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

benihtoto

dagelan4d

benihtoto

advanced building ltd

7 brenovation

whatsapp marketing yusoftware

Projects | LJR28 Realty

dagelan4d

Featured Trips & Itineraries - Gulliver Trips

Import & Export of premium Beverages

limonuk

Alert Care Ltd

Professional Service for Your Assets

Best Drop and Scratch Protection

The Best Valentine’s Gifts 2026

Комплексные поставки промышленного сырья

Барс - Каталог прицепов

ZBM Collections

IT SOLUTIONS & SERVICES

TEKNAS

ormastoto

venus beauty spa

near to me

Rapid Oilfield Services

Physio Rehabilitation

KeyZone

Best Healthy Meal Plans Provider in Dubai

pomeri

Superior cuts

dagelan4d

dagelan4d

TryIt

fly premi air

Goldtrust Insurance

Jardin de Fleurs 13894 22

my running coach

araamu hotels

atrimoniales El Santuario

truth turtle

Công Thức Gia Đình

six cent press

IADOWR GIS

dagelan4d

dagelan4d

HorecaInsider.nl

patrimoniales El Santuario

Vidhani Bauunternehmen

ani motor

ani cars

concept house digital

un tech digital

Shera Car Rental

iadowr teams

Professional Back-end and Front-end Development Services

Trang Chủ - Khánh Ly Shop

Website học Laravel chất lượng cho lập trình viên

Suavis Technology

dagelan4d

dagelan4d

dagelan4d

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah

nonton bola

rebahan21

nonton bola

almuqlms.com

asnadres.com

bashairworks.com

Hari Gizi Nasional Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/hari-gizi-nasional/ Berita Seputar Global Indonesia Sun, 26 Jan 2025 14:40:54 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://sp-globalindo.co.id/wp-content/uploads/2024/10/cropped-sp-1-32x32.png Hari Gizi Nasional Arsip - SP NEWS GLOBAL INDONESIA https://sp-globalindo.co.id/tag/hari-gizi-nasional/ 32 32 Hari Gizi Nasional 2025: Momen Tingkatkan Kesadaran Konsumsi Makanan Sehat https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-momen-tingkatkan-kesadaran-konsumsi-makanan-sehat/ https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-momen-tingkatkan-kesadaran-konsumsi-makanan-sehat/#respond Sun, 26 Jan 2025 14:40:54 +0000 https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-momen-tingkatkan-kesadaran-konsumsi-makanan-sehat/ Kompas.com – Hari Gizi Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 Januari menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk lebih sadar memilih dan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Menurut ahli gizi komunitas Tan Shut Yen, peringatan ini harus digunakan untuk...

Artikel Hari Gizi Nasional 2025: Momen Tingkatkan Kesadaran Konsumsi Makanan Sehat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Kompas.com – Hari Gizi Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 Januari menjadi momentum penting bagi masyarakat Indonesia untuk lebih sadar memilih dan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Menurut ahli gizi komunitas Tan Shut Yen, peringatan ini harus digunakan untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya asupan makanan seimbang.

Makanan sehat semakin mendekati bentuk aslinya, kata Tan Shut Yen, seperti ditulis Antara, Jumat (24/1/2025).

Baca juga: Hari Gizi Nasional: Fokus pada makanan sehat untuk keluarga

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya memilih bahan pangan yang alami dan tidak banyak mengalami pengolahan yang dapat mengurangi kandungan gizi secara signifikan.

Tan Shoot Yen juga menegaskan, dalam mengolah makanan sebaiknya menghindari teknik pengolahan seperti menggoreng yang dapat merusak kandungan Omega 3 yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Sebagai alternatif, ia menyarankan beberapa cara pengolahan yang lebih sehat, seperti mengubah ikan menjadi PEPS, PANGEK, TAMARINDPADEH, ARSIK, bahkan ikan Tapanuli yang dikenal dengan nama Nanura.

Beberapa masakan lain yang juga direkomendasikan adalah Sayur Hijau, Kecap Ikan Asam, Kapur, Kare, Pindang, Kare, Singang, Otk-Otak dan Tekwan.

Selain itu, Tan menembak Yen menyayangkan masih adanya kesalahpahaman yang terus berkembang di masyarakat mengenai konsep makanan bergizi.

“Selama 80 tahun kita merdeka, masih banyak simpang siur mengenai istilah makanan bergizi, mulai dari bayi hingga lansia. Susu formula (susu formula) dinilai lebih unggul dibandingkan ASI. Bahkan beredar rumor di media sosial bahwa ASI itu untuk masyarakat miskin, orang yang punya uang pakai susu formula, ujarnya.

Baca Juga: Gratis Sanksi Dengan Aplikasi Satu Sehat, Ini Keuntungannya

Hari Nasional Kementerian Kesehatan (Kemenx) Tahun 2025 mengusung tema “Memilih makanan bergizi untuk keluarga sehat”.

Kami berharap topik ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya pola makan yang sehat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda yang cerdas dan sehat, serta sebagai sumber pencegahan terhadap penyakit tidak menular yang sering muncul akibat kemiskinan. diet. dalam keluarga.

Hari Gizi Nasional merupakan momen yang sangat penting untuk mengingatkan kita akan pentingnya konsumsi makanan yang cukup bergizi, terutama dalam mencegah gangguan kesehatan seperti terjatuh dan gizi buruk yang masih menjadi tantangan utama di Indonesia. Dengarkan berita terkini dan pilihan berita kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran Whatsapp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzjzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Hari Gizi Nasional 2025: Momen Tingkatkan Kesadaran Konsumsi Makanan Sehat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-momen-tingkatkan-kesadaran-konsumsi-makanan-sehat/feed/ 0
Hari Gizi Nasional 2025: Ajak Keluarga Ciptakan Kebiasaan Makan Sehat https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-ajak-keluarga-ciptakan-kebiasaan-makan-sehat/ https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-ajak-keluarga-ciptakan-kebiasaan-makan-sehat/#respond Sun, 26 Jan 2025 08:11:04 +0000 https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-ajak-keluarga-ciptakan-kebiasaan-makan-sehat/ Kompas.com – Raissa Edwina Dujanda, dokter spesialis pangan klinis, mengajak orang tua melibatkan anak dalam penyiapan makanan dalam rangka peringatan Hari Pangan Nasional. Menurutnya, cara ini dapat membantu anak mengevaluasi pentingnya makan sehat sejak dini. “Contohnya, kenalkan anak pada cara...

Artikel Hari Gizi Nasional 2025: Ajak Keluarga Ciptakan Kebiasaan Makan Sehat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
Kompas.com – Raissa Edwina Dujanda, dokter spesialis pangan klinis, mengajak orang tua melibatkan anak dalam penyiapan makanan dalam rangka peringatan Hari Pangan Nasional.

Menurutnya, cara ini dapat membantu anak mengevaluasi pentingnya makan sehat sejak dini.

“Contohnya, kenalkan anak pada cara menyiapkan makanan, misalnya membeli makanan, mengolah, mencuci, memasak, hingga lebih menghargai makanan,” kata Raissa saat didengar anggota, Sabtu (25/1/2025) dikutip.

Baca Juga: Hari Pangan Nasional 2025: Peningkatan Momen Kesadaran Konsumsi Makanan Sehat

Raissa pun berpesan kepada orang tuanya untuk rutin makan bersama keluarga.

Kegiatan ini tidak hanya mempererat keakraban keluarga, namun juga memberikan kesempatan edukasi mengenai gizi yang baik.

“AJARKAN mereka tentang makanan atau pola makan sehat sejak dini dan pujilah mereka jika mereka makan dengan baik,” imbuhnya.

Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan makan sehat dalam keluarga untuk mencegah risiko penyakit seperti obesitas, staggering dan penyakit tidak menular lainnya.

Menurut Raissa, pemberian contoh makanan sehat pada anak sangat penting, karena keluarga berperan penting dalam pendidikan anak sejak kecil.

“Orang tua perlu memberikan contoh makanan yang baik kepada anaknya karena keluarga sangat bermanfaat dalam membentuk kebiasaan makan pada anak sejak dini,” ujarnya.

Mencegah penyakit secara terus menerus jauh lebih mudah dibandingkan mengobati. Anak yang pola makannya baik akan tumbuh menjadi generasi yang sehat dan produktif.

Baca Juga: Hari Pangan Nasional: Fokus pada pilihan makanan sehat untuk keluarga

Memperingati Hari Pangan dan Sembako Nasional (HGN) yang jatuh setiap tanggal 25 Januari, tahun ini mengusung tema “Pilih Nutrisi untuk Keluarga Sehat”.

Permasalahan ini menjadi sangat penting mengingat tantangan global yang semakin serius seperti: Misalnya peningkatan obesitas, kesenjangan gizi dan gaya hidup yang berbeda.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Masyarakat Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi mencatat beberapa permasalahan gizi yang masih menjadi perhatian di Indonesia.

Stunting masih terjadi pada 21,5 persen anak kecil, gizi buruk pada remaja mencapai 8,5 persen, anemia pada remaja mencapai 16,3 persen, kelebihan berat badan pada remaja mencapai 12,1 persen, dan kelebihan berat badan pada dewasa mencapai 23,4 persen.

Dengan peringatan HGN ke-65 ini, Kementerian Kesehatan berharap masyarakat sadar akan pentingnya pilihan gizi untuk keluarga sehat dan mencegah permasalahan pangan yang lebih serius di kemudian hari. Lihat berita terhangat dan berita tentang pemilu kami langsung di ponsel Anda. Pilih entri Anda di saluran utama di saluran WhatsApp Komas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029vafpbedbpzjzrk13ho3d. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Hari Gizi Nasional 2025: Ajak Keluarga Ciptakan Kebiasaan Makan Sehat pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-2025-ajak-keluarga-ciptakan-kebiasaan-makan-sehat/feed/ 0
Hari Gizi Nasional: Fokus pada Pemilihan Makanan Sehat untuk Keluarga https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga-2/ https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga-2/#respond Thu, 23 Jan 2025 16:40:51 +0000 https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga-2/ KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan pentingnya menyadarkan masyarakat untuk memilih makanan bergizi untuk menjaga kesehatan keluarga dan mencegah masalah gizi antar generasi. Tiga permasalahan utama terkait gizi yang perlu diatasi adalah malnutrisi, defisiensi mikronutrien, serta kelebihan berat badan dan...

Artikel Hari Gizi Nasional: Fokus pada Pemilihan Makanan Sehat untuk Keluarga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan pentingnya menyadarkan masyarakat untuk memilih makanan bergizi untuk menjaga kesehatan keluarga dan mencegah masalah gizi antar generasi.

Tiga permasalahan utama terkait gizi yang perlu diatasi adalah malnutrisi, defisiensi mikronutrien, serta kelebihan berat badan dan obesitas.

Maria Endang Sumiwi, Direktur Jenderal Kesehatan Dasar dan Masyarakat Kementerian Kesehatan, mengatakan: “Jadi kami katakan bahwa masalah kami sudah berubah. Sebelumnya mungkin kami tidak bisa makan, sekarang mungkin ada lebih banyak pilihan.” , pada Selasa (21/1/2025).

Baca juga: Kecukupan Gizi Ibu Hamil: Kunci Utama Cegah Stunting Sejak Kecil

Maria menegaskan, pola makan sehat harus menjadi perubahan seumur hidup, karena permasalahan gizi yang dialami seseorang dapat berdampak pada generasi berikutnya.

Misalnya saja seorang ibu hamil yang mendapat asupan gizi yang cukup maka dapat menunjang kesehatan gizi bayi yang akan dilahirkannya.

Berbagai permasalahan gizi di Indonesia juga perlu mendapat perhatian. Maria membeberkan beberapa data penting terkait permasalahan gizi tanah air, antara lain penurunan sebesar 21,5 persen, gizi buruk pada anak kecil sebesar 8,5 persen, anemia pada remaja sebesar 16,3 persen, obesitas pada remaja sebesar 12,1 persen, dan obesitas pada orang dewasa mencapai 23,4 persen.

Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-65, Kementerian Kesehatan mengangkat tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat”.

Topik ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar lebih memilih makanan bergizi demi kesehatan keluarga.

Maria juga mengatakan, cara masyarakat memanfaatkan masa kini perlu mendapat perhatian lebih.

Misalnya, konsumsi makanan pendamping ASI (MPASI) yang mengandung protein hewani pada anak kecil tercatat sebesar 21,6%.

Sementara konsumsi minuman manis pada kalangan muda mencapai 52 persen, dan konsumsi buah dan sayur pada masyarakat di atas 5 tahun masih jauh dari angka yang dianjurkan, yakni 21,96 persen.

Baca juga: Program MBG Cegah Gizi Buruk dan Stunting pada Anak

Pola konsumsi ini dipengaruhi oleh konsumsi rumah tangga, dimana makanan dan minuman jadi mempunyai porsi terbesar, baik pada kuintil bawah maupun atas.

“Makan makanan dan minuman jadi itu pengeluarannya paling besar setiap sennya. Jadi, dari tingkat ekonomi terendah hingga ekonomi tertinggi, semua orang memilih makanan dan minuman jadi,” ujarnya.

Menurut Maria, makanan utuh yang bergizi menjadi kunci mencegah masalah gizi.

Pola makan bergizi terdiri dari beragam makanan, termasuk sayur-sayuran dan buah-buahan, serta tinggi protein.

Artikel Hari Gizi Nasional: Fokus pada Pemilihan Makanan Sehat untuk Keluarga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga-2/feed/ 0
Pengeluaran Keluarga untuk Rokok Hampir Setara Biaya Protein Hewani https://sp-globalindo.co.id/pengeluaran-keluarga-untuk-rokok-hampir-setara-biaya-protein-hewani/ https://sp-globalindo.co.id/pengeluaran-keluarga-untuk-rokok-hampir-setara-biaya-protein-hewani/#respond Thu, 23 Jan 2025 15:10:54 +0000 https://sp-globalindo.co.id/pengeluaran-keluarga-untuk-rokok-hampir-setara-biaya-protein-hewani/ KOMPAS.com-Direktur Jenderal Kesehatan Dasar dan Masyarakat dr Maria Andang Sumiwi mengatakan pengeluaran rumah tangga untuk rokok dan tembakau setara dengan pengeluaran untuk protein hewani. Pernyataan tersebut merujuk pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2023. Berdasarkan data tersebut, persentase...

Artikel Pengeluaran Keluarga untuk Rokok Hampir Setara Biaya Protein Hewani pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
KOMPAS.com-Direktur Jenderal Kesehatan Dasar dan Masyarakat dr Maria Andang Sumiwi mengatakan pengeluaran rumah tangga untuk rokok dan tembakau setara dengan pengeluaran untuk protein hewani.

Pernyataan tersebut merujuk pada data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) tahun 2023.

Berdasarkan data tersebut, persentase pengeluaran rokok dan tembakau cukup signifikan di berbagai kelompok pengeluaran. Pada kelompok pengeluaran kuintil 1 angkanya mencapai 11,54 persen, kuintil 2 sebesar 13,39 persen, kuintil 3 sebesar 14,17 persen, kuintil 4 sebesar 14,30 persen, dan kuintil 5 sebesar 11,35 persen.

Baca juga: Hari Gizi Nasional: Fokus pada pilihan makanan sehat untuk keluarga

Di sisi lain, belanja protein hewani meliputi ikan, daging, telur, dan susu mencapai 14,83 persen pada kuintil 1, 16,27 persen pada kuintil 2, 17,26 persen pada kuintil 3, 18,41 persen pada kuintil 4, dan 18,41 persen pada kuintil 3. kuintil 5 .

Selain permasalahan rokok dan tembakau, Indonesia juga menghadapi tantangan besar di bidang gizi, antara lain gizi buruk, defisiensi mikronutrien, dan kelebihan berat badan atau obesitas.

“Indonesia menghadapi tiga masalah utama terkait gizi: malnutrisi, defisiensi mikronutrien, dan obesitas,” kata Dr. Mempengaruhi kualitasnya.” Endang, seperti ditulis dalam publikasi Kementerian Kesehatan.

Data menunjukkan gizi buruk pada anak sebesar 8,5 persen, anemia pada remaja sebesar 16,3 persen, dan anemia pada ibu hamil sebesar 27,7 persen.

Di sisi lain, kelebihan berat badan pada remaja mencapai 12,1 persen, sedangkan obesitas pada orang dewasa juga menjadi masalah yang patut mendapat perhatian.

Konsumsi pangan masyarakat Indonesia juga menimbulkan kekhawatiran, seperti rendahnya konsumsi protein hewani (hanya 21,6 persen), minuman manis (52 persen), makanan asin (32 persen), dan makanan instan (11 persen). Sekitar 65 persen orang bahkan tidak sarapan secara teratur.

Andang menekankan pentingnya perbaikan pola makan dengan mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak serta memperbanyak konsumsi makanan bergizi seimbang.

“Gizi seimbang penting untuk membantu tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara umum,” ujarnya.

Baca Juga: Malnutrisi Anak Picu Epidemi Campak Global

Ia juga menekankan pentingnya mengonsumsi makanan bergizi antara lain sayur, buah, dan protein, serta mengurangi makanan yang mengandung gula, asin, dan berlemak berlebihan. Masyarakat juga disarankan untuk sarapan secara teratur dan minum air putih yang cukup.

Kepala Staf Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) Ikue Tanziha mengatakan gizi yang baik menjadi landasan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Presiden Prabowo Subianto bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak lainnya membentuk BGN untuk menjamin tercapainya gizi nasional yang optimal.

Baca juga: Dokter: Makanan bergizi gratis untuk ibu hamil merupakan bonus pelengkap nutrisi harian

Ketua Umum Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Ir. Dodi Izwardy menekankan pentingnya program pangan bebas gizi (MBG) sebagai upaya memutus rantai stunting yang merupakan bagian dari visi Indonesia Emas 2045 dan SDG 2030.

Tema Hari Gizi Nasional (HGN) yang diperingati pada tanggal 25 Januari 2025 adalah “Pilihlah makanan bergizi untuk keluarga sehat”.

Kami berharap topik ini menjadi momentum untuk mengubah perilaku makan masyarakat menjadi lebih baik.

Andang mengimbau masyarakat untuk memilih makanan yang lebih sehat, seperti jus buah bebas gula dibandingkan minuman manis atau soda, serta camilan sehat seperti buah-buahan dibandingkan gorengan.

Sarapan juga dianjurkan untuk menunjang pola hidup sehat dan bergizi. Dengarkan pilihan berita dan headline terkini kami langsung di ponsel Anda. Pilih saluran berita favorit Anda untuk mengakses saluran WhatsApp Kompas.com: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp.

Artikel Pengeluaran Keluarga untuk Rokok Hampir Setara Biaya Protein Hewani pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/pengeluaran-keluarga-untuk-rokok-hampir-setara-biaya-protein-hewani/feed/ 0
Hari Gizi Nasional: Fokus pada Pemilihan Makanan Sehat untuk Keluarga https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga/ https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga/#respond Wed, 22 Jan 2025 06:50:52 +0000 https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga/ KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilih makanan bergizi untuk menjaga kesehatan keluarga dan mencegah masalah gizi antargenerasi. Tiga masalah utama terkait gizi yang perlu diatasi adalah kekurangan gizi, defisiensi mikronutrien, serta kelebihan berat badan dan...

Artikel Hari Gizi Nasional: Fokus pada Pemilihan Makanan Sehat untuk Keluarga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
KOMPAS.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilih makanan bergizi untuk menjaga kesehatan keluarga dan mencegah masalah gizi antargenerasi.

Tiga masalah utama terkait gizi yang perlu diatasi adalah kekurangan gizi, defisiensi mikronutrien, serta kelebihan berat badan dan obesitas.

“Jadi kami mengatakan tantangan kami telah berubah. Dulu kita mungkin tidak bisa makan, sekarang kita mungkin punya terlalu banyak pilihan,” kata Direktur Jenderal Kesehatan Dasar dan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi. mengutip Antara, Selasa (21/1/2025).

Baca juga: Kecukupan Gizi Ibu Hamil: Kunci Terpenting Cegah Stunting Sejak Dini

Maria menegaskan, kualitas gizi harus disesuaikan dengan siklus hidup, karena permasalahan gizi pada satu individu dapat berdampak pada generasi berikutnya.

Misalnya saja jika seorang ibu hamil mendapatkan nutrisi yang cukup maka hal tersebut dapat menunjang kesehatan anak yang dilahirkannya.

Beberapa permasalahan pangan di Indonesia juga perlu mendapat perhatian. Maria merilis beberapa data penting terkait permasalahan gizi tanah air, antara lain stunting yang masih berada pada angka 21,5 persen, gizi buruk pada anak kecil hingga 8,5 persen, anemia pada remaja sebesar 16,3 persen, kelebihan berat badan pada remaja – 12,1 persen, dan obesitas pada orang dewasa. yang mencapai 23,4 persen. persen

Menjelang Hari Gizi Nasional ke-65, Kementerian Kesehatan mengusung motto “Pilihlah makanan bergizi untuk keluarga sehat”.

Topik ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan bergizi guna mewujudkan keluarga sehat.

Maria juga menilai pola konsumsi masyarakat saat ini perlu mendapat perhatian lebih.

Misalnya, konsumsi susu formula bayi mengandung protein hewani (MPASI) pada anak kecil hanya tercatat sebesar 21,6 persen.

Sementara itu, konsumsi minuman berpemanis tinggi di kalangan remaja mencapai 52%, dan konsumsi buah dan sayur di kalangan usia di atas 5 tahun masih jauh dari angka yang dianjurkan, yaitu hanya 21,96%.

Baca juga: Program MBG diharapkan dapat mencegah gizi buruk dan stunting pada anak

Pola konsumsi ini mendukung pengeluaran rumah tangga, dimana makanan dan minuman siap saji mempunyai porsi terbesar baik pada kuintil ekonomi terendah maupun tertinggi.

“Konsumsi makanan dan minuman jadi menyumbang porsi pengeluaran terbesar di setiap kuintil. Baik dari kuintil ekonomi terbawah hingga kuintil ekonomi tertinggi, mereka semua lebih menyukai makanan dan minuman yang convenience,” ujarnya.

Menurut Maria, pola makan gizi seimbang menjadi kunci mencegah masalah gizi.

Pola makan bergizi seimbang terdiri dari beragam makanan, termasuk sayur-sayuran dan buah-buahan, serta tinggi protein.

Artikel Hari Gizi Nasional: Fokus pada Pemilihan Makanan Sehat untuk Keluarga pertama kali tampil pada SP NEWS GLOBAL INDONESIA.

]]>
https://sp-globalindo.co.id/hari-gizi-nasional-fokus-pada-pemilihan-makanan-sehat-untuk-keluarga/feed/ 0